Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Gartner: Alibaba Raih Posisi Ketiga Sebagai Penyedia Layanan IaaS Terbesar

0 168

Sebagai perusahaan e-commerce raksasa asal China yang juga unggul sebagai penyedia teknologi, ritel serta internet, Alibaba memiliki layanan cloud computing, Alibaba Cloud yang bisa dibilang cukup membanggakan. Layanan tersebut kini berhasil menempati posisi pangsa pasar ketiga terbesar di pasar global Infrastruktur sebagai Layanan (IaaS) di kawasan Asia Pasifik, tiga tahun berturut-turut pada tahun 2019.

Pangsa pasar Alibaba di pasar IaaS global meningkat dari 7,7% pada tahun 2018, menjadi 9,1% di tahun 2019. Pengumuman ini berdasarkan laporan terbaru dari perusahaan riset dan penasehat global terkemuka, Gartner, dari laporan mereka yang berjudul “Market Share: IT Services, 2019”. Laporan tersebut juga menunjukkan pangsa pasar Alibaba yang meningkat menjadi 28,2% pada tahun 2019 untuk kawasan Asia Pasifik.

Alibaba Cloud Ungguli Pasar Cloud Computing Asia Pasifik

Laporan Gartner IaaS

Alibaba Cloud juga telah mengungguli pasar Asia Pasifik dengan market share 19,6% di 2018, dan unggul di China dengan keuntungan cloud sebesar 66% dari tahun ke tahun (YoY). Dibandingkan dengan layanan AWS milik Amazon, Google Cloud dan Microsoft Azure, Alibaba Cloud unggul mendominasi pasar wilayah Asia dengan market share 28,2% pada tahun 2019, membuat Alibaba sebagai penyedia layanan cloud computing paling unggul dalam wilayah tersebut.

Jeff Zhang, presiden dari Alibaba Cloud Intelligence mengatakan jika pihaknya percaya bahwa pertumbuhan yang kuat serta kepemimpinan pada pangsa pasar adalah bukti kerja keras dari tim, serta dukungan dari banyak pelanggan dan mitranya di seluruh dunia yang mereka sangat hargai. “Bagi kami, laporan Gartner ini sekali lagi menunjukkan komitmen Alibaba Cloud terhadap strategi global perusahaan untuk memperluas kehadiran di seluruh dunia dengan meningkatkan infrastruktur dan jaringan global kami,” tambah Zhang.

Saat ini, layanan cloud computing Alibaba Cloud telah memiliki 63 zona ketersediaan di 21 wilayah, dan telah melayani jutaan pelanggan dengan lebih dari 70 akreditasi keamanan dan kepatuhan di seluruh dunia. Ke depannya, mereka akan terus melanjutkan usaha untuk memungkinkan pelanggan dan mitra global agar dapat mempercepat perjalanan transformasi digital, lewat infrastruktur yang terukur, kuat dan aman, kemampuan analisis canggih, serta ekosistem berkembang.

Baca juga: Alibaba Hadirkan Platform untuk Bantu Tenaga Medis Tangani Covid-19

Alibaba Cloud adalah platform teknologi dan cloud publik yang juga menopang ekosistem Alibaba yang kaya serta beragam, mulai e-commerce dan pembayaran sampai solusi logistik serta manajemen rantai pasok, mendukung USD38,4 miliar transaksi dalam satu hari selama perhelatan 11.11, Festival Belanja Global Alibaba tahun lalu.

Alibaba Cloud berkomitmen untuk tawarkan layanan yang ditingkatkan kepada lebih banyak klien. Pekan lalu, organisasi tersebut mengumumkan investasi tambahan sejumlah RMB200 miliar dalam tiga tahun ke depan, fokus pada teknologi infrastruktur cloud termasuk sistem operasi, server, chip dan jaringan. Saat ini, Alibaba Cloud beroperasi di 15 data center lokal di luar wilayah China, termasuk Singapore, Malaysia, Indonesia, India, Australia dan Hong Kong.