Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Facebook Luncurkan Fitur Pelacak Lokasi dan Informasi Vaksinasi Covid-19

0 497

Saat ini berbagai negara di seluruh dunia, termasuk Indonesia sedang gencar melakukan vaksinasi untuk penanggulakan Covid-19. Facebook pun ingin berperan dengan mengumumkan peluncuran layanan pendeteksi lokasi vaksinasi.

Fitur tersebut akan menunjukkan kapan dan di mana pengguna bisa mendapatkan vaksinasi untuk Covid-19. Selain itu, Facebook juga akan menyediakan tautan untuk membantu pengguna membuat janji dengan tempat vaksin terdekat. Fitur ini akan langsung dapat temui di halaman beranda pengguna.

Baca juga: Facebook Kembangkan Jam Tangan Pintar Pendeteksi Kesehatan

Rencananya, fitur baru ini akan ditampilkan di Pusat Informasi Covid-19 dan baru tersedia di AS yang segera memulai proses vaksinasi orang dewasa. “Hari ini kami meluncurkan kampanye global untuk membantu membawa 50 juta orang selangkah lebih dekat untuk mendapatkan vaksin Covid-19,” ujar CEO Facebook Mark Zuckerberg.

Bekerja Sama dengan Berbagai Pihak, Termasuk Pemerintah Indonesia

Facebook
Tampilan fitur pelacakan tempat dan informasi seputar vaksinasi (Engadget)

Facebook telah bermitra dengan Rumah Sakit Anak di Boston yang menjalankan situs web VaccineFinder.org. Pada fitur itu, telah tersedia informasi yang akan memberitahu seputar jam operasi, info kontak, dan tautan untuk membuat janji vaksinasi. Dengan dukungan 71 bahasa yang berbeda, Facebook berencana untuk memperluasnya ke negara lain termasuk Indonesia.

Di Indonesia sendiri, Facebook telah bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan memulai Tahap II dari saluran bantuan pendaftaran vaksin melalui WhatsApp. Juga memperluas pendaftaran vaksin dari pekerja garis depan hingga lansia.

Perusahaan mengungkapkan, mereka juga akan membawa Pusat Informasi Covid-19 ke Instagram dan menampilkannya dengan tampilan khusus. Menurut Blog Instagram, layanan tersebut akan menampilkan informasi virus terbaru dari pemerintah daerah dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO),  Pengguna juga akan mendapatkan stiker baru di Stories, yang dapat menginspirasi orang lain untuk mendapatkan vaksin disekitar mereka.

Selain itu, bekerja sama dengan otoritas medis di chatbots WhatsApp berupaya membantu orang-orang mendaftar serta mendapatkan vaksin. “Lebih dari 3 miliar pesan terkait Covid telah dikirim oleh pemerintah, organisasi nirlaba, dan organisasi internasional kepada warga melalui chatbot WhatsApp resmi, jadi pembaruan ini juga akan membantu upaya vaksinasi,” tulis Zuckerberg.

Mempromosikan Kegiatan Vaksinasi Melalui Facebook

Facebook
Ilustrasi facebook (Tech Crunch)

Melalui layanan ini dapat membuat tren baru hidup sehat melalui kegiatan vaksinasi. Hal ini juga akan memberikan data dan wawasan tentang menyikapi adanya vaksin yang akan tersedia di dasbor Facebook “Data For Good”. Sementara itu, jurnalis, organisasi bantuan, dan pejabat publik akan dapat melacak bagaimana informasi vaksin tersebar di media sosial melalui Live Displays Covid-19 CrowdTangle.

Baca juga: Pembaruan Facebook Messenger, Tangkal Pesan yang Tidak Diinginkan

Berdasarkan laporan Kementerian Kesehatan RI per 13 Maret 2021, ada sebanyak 3.985.596 orang yang sudah menerima suntikan vaksin Covid-19 dosis 1, mencakup tenaga kesehatan, petugas publik, serta lansia. Melalui alat baru ini, pengguna Facebook dapat lebih mudah menemukan lokasi serta membuat janji untuk melakukan vaksin. Melalui langkah ini, dapat memungkinkan jutaan orang mengajak yang lainnya untuk mengkampanyekan kegiatan vaksinasi massal yang diadakan oleh pemerintah.

Tinggalkan komen