Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Jenius Adopsi Pembayaran Digital Melalui QRIS

1 496

Kemudahan metode pembayaran merupakan salah satu fungsi yang diutamakan oleh masyarakat. Terutama di dalam masa pandemi seperti sekarang ini, dimana lebih banyak masyarakat memilih untuk gunakan cara pembayaran lain selain menggunakan uang fisik. Tujuannya? Supaya kita tidak perlu berkontak fisik dengan penjual atau pemilik toko baik secara langsung maupun tidak.

Beberapa tenant makanan bahkan sampai warung pun sudah mulai menerapkan pembayaran lewat QR. Jenius, solusi life finance dari Bank BTPN, ingin mendukung kenyamanan bertransaksi para digital savvy di Indonesia, dengan meluncurkan Jenius QR. Ini adalah fitur terbaru yang diluncurkan untuk mendukung program Bank Indonesia, guna mendorong peningkatan pembayaran non-tunai.

Dengan Jenius QR, pasa nasabah atau pengguna Jenius bisa melakukan transaksi tanpa menggunakan uang tunai atau kartu debit, langsung memotong saldo aktif, dan tidak perlu berpindah aplikasi. Untuk saat ini, fitur Jenius QR baru akan hadir untuk smartphone dengan sistem operasi Android. Tentunya juga bakal hadir untuk pengguna perangkat iOS di masa mendatang.

Baca juga: Jenius Rilis Moneytory, Fitur untuk Catat Cash Flow Secara Otomatis

Jenius QR Hadir Saat Tren Pembayaran Non-Tunai Meningkat

Waasi Sumintardja, Digital Banking Business Product Head Bank BTPN
Waasi Sumintardja, Digital Banking Business Product Head Bank BTPN dalam konferensi virtual Jenius QR (27/7).

Jenius meluncurkan fitur tersebut lewat sebuah konferensi virtual daring, Senin (27/7) kemarin. Dalam acara tersebut, Waasi Sumintardja selaku Digital Banking Business Product Head Bank BTPN berikan fakta-fakta khusus yang ditemukan selama masa adaptasi kebiasaan baru, selain jelaskan fitur Jenius QR sendiri.

Berdasarkan studi yang dilaksanakan oleh Jenius kepada 307 masyarakat digital savvy di Indonesia, ditemukan bahwa sebesar 52% responden masih jalankan working from home (WFH), sementara 48% sisanya sudah ke kantor atau working from office (WFO). Sementara aktivitas yang paling sering dilakukan di luar rumah adalah ke minimarket (61%), disusul dengan berbelanja di supermarket, pasar, beribadah dan olah raga.

Berkaitan dengan pembayaran, tiga jenis transaksi luring yang paling sering dilakukan adalah berbelanja bahan-bahan makanan (72%), membeli kudapan (62%) dan barang elektronik (62%). Dan yang cukup menarik, meski banyak masyarakat berkegiatan di dalam rumah, berbelanja fashion adalah transaksi daring yang paling sering dilakukan. Mengalahkan gadget dan suplemen di posisi kedua dan ketiga.

Seiring dengan tren digital savvy di Jabodetabek yang mulai beralih menggunakan pembayaran non-tunai, Jenius QR hadir untuk membantu permudah transaksi. Jenius membuat fitur ini sesuai dengan standar jaringan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di seluruh Indonesia, termasuk jaringan e-wallet lain seperti GoPay, OVO dan DANA. Jadi nggak perlu QR khusus baik untuk penjual dan pembeli.
Baca: Mengenal QRIS, Standar Baru Pembayaran Digital dengan QR Code di Indonesia

Transaksi Minimum Jenius QR Mulai Seribu Rupiah

Jenius QR

Pengguna Jenius QR hanya perlu memindai (scan) QRIS dengan aplikasi Jenius untuk melakukan pembayaran dengan nominal mininum Rp1.000,- di semua merchant yang sudah gunakan QRIS, dengan limit pembayaran hingga Rp2 juta. Setiap transaksi juga akan tercatat di Moneytory, jadi pengeluaran akan mudah dilacak.

Pengguna Jenius bisa mengaktifkan fitur biometrik sidik jari, sensor wajah atau PIN, bahkan mengaktifkan otentikasi untuk menuliskan password setiap melakukan pembayaran. “Jenius ingin terus hadir memberikan solusi life finance yang semakin simpel, cerdas, dan aman melalui proses kokreasi dan kolaborasi. Semoga fitur baru ini dapat bermanfaat dan mendukung ekosistem pembayaran non-tunai dan integrasi ekonomi digital di Indonesia,” tutup Waasi.