Jakarta, Gizmologi – Telkomsel Enterprise bersama BPJS Ketenagakerjaan resmi meluncurkan paket benefit Jamsostek Poin (21/5) untuk mempermudah pendaftaran jaminan sosial bagi pekerja informal melalui aplikasi MyTelkomsel. Kolaborasi strategis ini diresmikan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berlangsung di Plaza BPJamsostek, Jakarta. Langkah tersebut dirancang untuk memperluas jangkauan perlindungan kepada jutaan pekerja mandiri seperti pengemudi ride-hailing, kurir, dan pelaku usaha mikro.
Inovasi terintegrasi ini menyederhanakan alur pendaftaran dan pembayaran jaminan sosial yang sebelumnya harus dilakukan secara terpisah oleh calon peserta. Melalui aplikasi MyTelkomsel, pelanggan kini dapat memperoleh konektivitas paket data internet sekaligus mendapatkan kepastian proteksi ketenagakerjaan dalam satu akses mudah. Kriteria penerima manfaat dari paket khusus ini akan diatur bersama oleh Telkomsel Enterprise dan BPJS Ketenagakerjaan sesuai target sasaran industri.
“Melalui kolaborasi ini, kami ingin menghadirkan solusi yang benar-benar relevan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya para pekerja informal. Melalui inovasi seperti Jamsostek Poin dan pemanfaatan ekosistem digital Telkomsel, kami berupaya menyederhanakan akses terhadap perlindungan ketenagakerjaan, mulai dari pendaftaran hingga pembayaran, agar dapat dilakukan dengan lebih praktis dalam satu layanan. Ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus melayani sepenuh hati.” ujar Stanislaus Susatyo, Direktur Sales Telkomsel.
Sosialisasi dan distribusi layanan Jamsostek Poin akan diperkuat menggunakan berbagai kanal digital milik Telkomsel termasuk kampanye berbasis WhatsApp serta SMS. Infrastruktur digital operator seluler ini didukung oleh jaringan 4G kuat yang telah menjangkau hingga 97% wilayah populasi di Indonesia. Pemanfaatan jangkauan yang luas ini sangat krusial bagi ekosistem digital nasional untuk mempercepat inklusi jaminan sosial ke berbagai daerah terpencil.
Telkomsel Bantu BPJS Implementasikan Strategi Digital Berbasis Pilar 3C

BPJS Ketenagakerjaan melihat kemitraan ini sebagai peluang besar untuk menjaring segmen Bukan Penerima Upah (BPU) yang selama ini belum terproteksi secara maksimal. Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Agung Nugroho, menyampaikan, “Saat ini masih banyak peserta BPU yang belum terdaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, melalui kerjasama dalam paket benefit Jamsostek Poin dengan Telkomsel Enterprise ini kami ingin menghadirkan kemudahan akses pendaftaran untuk mendapat perlindungan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan agar semakin banyak pekerja yang mendapatkan perlindungan kerja secara massive dan berkelanjutan.”
Sinergi teknologi ini dijalankan secara beriringan dengan mengacu pada pilar utama yang menjadi pedoman operasional dari BPJS Ketenagakerjaan. Kerja sama ini hadir untuk memperluas Coverage atau cakupan kepesertaan pekerja informal melalui ekosistem digital yang dekat di masyarakat. Agung juga menjelaskan tentang kehadira Care untuk kemudahan layanan pendaftaran dan perlindungan kepesertaan BPJS.
“Sementara Credibility kami bangun dengan memastikan seluruh layanan dan pengelolaan data peserta dilakukan secara profesional, transparan, dan terpercaya,” pungkas Agung
Tiga aspek esensial tersebut diaplikasikan guna menjamin transparansi pengelolaan data dan kenyamanan para pengguna selama masa kepesertaan aktif.
Perlindungan yang ditawarkan oleh badan hukum publik ini mencakup program jaminan sosial yang dirancang komprehensif untuk mengantisipasi berbagai risiko kecelakaan kerja. Secara regulasi, BPJS Ketenagakerjaan memiliki tugas menyelenggarakan lima program utama yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP), dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP). Skema proteksi ini menjadi jaring pengaman ekonomi yang sangat krusial bagi keberlangsungan hidup para pekerja mandiri di Indonesia.
Selanjutnya, kedua institusi berkomitmen untuk terus mengeksplorasi berbagai peluang inovasi teknologi lanjutan demi mewujudkan target universal coverage. Pengembangan sistem berkala akan difokuskan pada perluasan fitur pendaftaran berbasis digital agar layanan ini semakin inklusif dan mudah diakses. Sinergi berkelanjutan ini membuktikan bahwa integrasi teknologi mampu mendorong transformasi jaminan sosial yang lebih adil dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



