Jakarta, Gizmologi – Meski hadir relatif belakangan dibanding Open AI ChatGPT ataupun Microsoft Copilot (dulu Bing Chat), namun Google Bard makin menunjukkan ambisinya untuk bertarung di ranah layanan AI Generative. Awal bulan ini, Google membuka layanan Gemini Pro di Bard secara luas, ke lebih banyak bahasa dan tempat.
Google juga patut berbangga, karena mendapat pengakuan dari Large Model Systems Organization, sebuah evaluator terkemuka model bahasa dan chatbots lintas bahasa. Mereka belum lama ini menyampaikan bahwa Bard dengan Gemini Pro adalah salah satu chatbots paling disukai yang tersedia (dengan atau tanpa biaya), dan mencatat bahwa mereka telah membuat “lompatan menakjubkan” ke depan .
“Evaluasi dengan penilai pihak ketiga kami mengidentifikasi Bard dengan Gemini Pro sebagai salah satu AI percakapan dengan kinerja terbaik, dibandingkan dengan alternatif gratis dan berbayar terkemuka,” tulis Jack Krawczyk, Pimpinan Produk Bard di laman blog Google.
Selain itu, Google juga memperkenalkan pembuatan gambar untuk membantu lebih banyak ide menjadi nyata dengan diintegrasikannya Imagen 2 ke Bard.
Baca juga: Bard, Andalan Google Mengarungi Persaingan AI Masa Depan!
Gemini Pro Mendukung Bahasa Indonesia
Desember lalu, Google menghadirkan Gemini Pro ke Bard dalam bahasa Inggris, memberikan Bard kemampuan pemahaman, penalaran, ringkasan, dan pengkodean yang lebih maju. “Saat ini Gemini Pro di Bard tersedia dalam lebih dari 40 bahasa dan lebih dari 230 negara dan wilayah , sehingga lebih banyak orang dapat berkolaborasi dengan versi Bard yang lebih cepat dan lebih mumpuni ini,” imbuh Jack.
Hal ini tak lepas dari banyaknya pengguna yang menginginkan kemampuan untuk menguatkan tanggapan Bard. Selain itu, Google memperluas fitur periksa ulang, yang telah digunakan oleh jutaan orang dalam bahasa Inggris, ke lebih dari 40 bahasa. Kabar baiknya, Indonesia termasuk bahasa yang didukung pada pembaruan Google Bard dengan Gemini Pro ini.
Saat kita mengklik ikon “G”, Bard akan mengevaluasi apakah ada konten di seluruh web untuk mendukung tanggapannya. Jika dapat dievaluasi, kita dapat mengeklik frasa yang disorot dan mempelajari lebih lanjut tentang informasi yang mendukung atau bertentangan yang ditemukan oleh Penelusuran.
Baca juga: Mengenal Circle to Search with Google, Fitur Pencarian Berbasis AI di Galaxy S24 Series
Imagen 2 di Google Bard Pastikan Perbedaan Karya AI dan Manusia

Untuk mendorong kreativitas, kini kita dapat menghasilkan gambar dalam Bard dalam bahasa Inggris di sebagian besar negara di dunia, tanpa biaya. Kemampuan baru ini didukung oleh model Imagen 2 yang diperbarui. Model AI ini dirancang untuk menyeimbangkan kualitas dan kecepatan, menghasilkan keluaran fotorealistik berkualitas tinggi. Cukup ketik deskripsi — seperti “ “create an image of a dog riding a surfboard” — dan Bard akan menghasilkan visual khusus dan luas untuk membantu mewujudkan ide kamu.
Sebagai catatan, untuk generate gambar ini baru bisa mengenali perintah bahasa Inggris ya.
Catatan selanjutnya, sesuai dengan Prinsip AI, pembuatan gambar dirancang dengan mempertimbangkan tanggung jawab. Misalnya, untuk memastikan ada perbedaan yang jelas antara visual yang dibuat dengan Bard dan karya seni asli manusia, Bard menggunakan SynthID untuk menyematkan tanda air yang dapat diidentifikasi secara digital ke dalam piksel gambar yang dihasilkan.
Batasan teknis dan investasi dalam keamanan data pelatihan berupaya membatasi konten kekerasan, ofensif, atau seksual vulgar. Selain itu, Google juga menerapkan filter yang dirancang untuk menghindari pembuatan gambar orang yang disebutkan namanya. “Kami akan terus berinvestasi pada teknik baru untuk meningkatkan keamanan dan perlindungan privasi model kami,” pungkas Jack.
Temukan konten gadget dan teknologi terbaru dari Gizmologi di Google News, Instagram, dan TikTok serta versi bahasa Inggris di Gizmologi.com. Kunjungi juga sister media kami Gadgetdiva, Traveldiva, dan Otodiva.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.





