Jakarta, Gizmologi โ Persaingan antara Google dan Apple memang tak pernah berhenti, tetapi satu hal menarik justru muncul dari laporan terbaru,ย kedua raksasa teknologi ini dikabarkan sedang bekerja sama untuk mempermudah proses berpindah antara Android dan iOS. Langkah ini cukup mengejutkan mengingat keduanya selama ini punya ekosistem yang cenderung tertutup, terutama Apple. Namun rupanya, dorongan regulasi dan tuntutan pengguna membuat keduanya meninjau ulang pengalaman migrasi yang selama ini cukup merepotkan.
Saat ini, proses berpindah perangkat masih bergantung pada aplikasi tambahan seperti Move to iOS atau Android Switch. Meski berfungsi, pengalaman pengguna tidak selalu mulus, data tidak selalu lengkap, beberapa jenis file tidak ikut berpindah, dan prosesnya bisa memakan waktu. Kerja sama baru ini diharapkan bisa mengubah itu semua. Baik Android maupun iOS nantinya akan memiliki fitur bawaan untuk migrasi dua arah yang diklaim lebih cepat, lebih lengkap, dan lebih stabil.
Hal ini juga mencerminkan pola baru di industri smartphone: perusahaan tidak lagi hanya menjual perangkat, tetapi pengalaman pengguna. Jika migrasi OS menjadi lebih mudah, keputusan membeli smartphone bisa lebih bebas tanpa takut โterkunciโ di satu ekosistem saja. Tentu ini menguntungkan pengguna, meski di sisi lain bisa mengurangi eksklusivitas yang menjadi kekuatan Apple selama ini.
Baca Juga: iPhone 17 Pro Max Siap Jadi Kamera Utama Major League Soccer!
Fitur Migrasi Baru Akan Hadir di Android dan iOS

Laporan menyebutkan bahwa fondasi fitur baru ini sudah terlihat di Android Canary build terbaru. Meski masih diperuntukkan bagi developer, kehadirannya menandai bahwa Google sudah mulai mengintegrasikan migrasi OS langsung di level sistem. Artinya, kelak proses pindah OS tidak lagi memerlukan aplikasi terpisah, melainkan berjalan langsung dari menu pengaturan perangkat.
Apple juga disebut akan menghadirkan fungsi serupa melalui pembaruan iOS 26. Yang menarik, lebih banyak jenis data akan dapat dipindahkan, termasuk yang sebelumnya sulit ditransfer. Jika benar, ini bisa menjadi pembaruan terbesar untuk migrasi data lintas sistem dalam satu dekade terakhir.
Menuju Pengalaman Lintas Platform yang Lebih Terbuka
Meski tujuannya baik, ada beberapa hal yang patut dicermati. Pertama, integrasi ini mungkin butuh waktu panjang sebelum benar-benar stabil. Pembaruan besar seperti ini sering membutuhkan fase beta berbulan-bulan. Kedua, belum jelas apakah fitur migrasi ini akan berlaku penuh di semua region, mengingat Apple dan Google kadang menerapkan batasan tertentu tergantung kebijakan negara.
Tetap saja, bagi pengguna, kabar ini jelas menggembirakan. Jika benar terealisasi, pindah dari iPhone ke Android atau sebaliknya memang akan terasa lebih natural, tanpa drama kehilangan chat atau foto yang tidak ikut tersalin. Tinggal berharap saja kemitraan langka antara dua rival ini tidak memakan waktu terlalu lama sampai siap dirilis ke publik.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



