Google Rayakan Ultah ke 23 Berdirinya Perusahaan

Jakarta, Gizmologi – Tepat hari ini Google berulang tahun ke-23. Di momen ini, Google menghadirkan ilustrasi doodle spesial berbentuk kue cokelat dengan lilin di atasnya sebagai pemanis di halaman pencarian Google.

Secara singkat, raksasa teknologi ini juga menceritakan kembali pertemuan Sergey Brin dan Larry Page yang kemudian melahirkan Google Inc. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk refleksi perusahaan di umur ke-23 tahun.

“Setiap hari, ada miliaran pencarian di Google dengan0 lebih dari 150 bahasa di seluruh dunia. Meskipun banyak yang telah berubah dari masa-masa awal Google, dari server pertamanya bertempat di lemari yang terbuat dari balok mainan ke servernya yang sekarang ditempatkan di lebih dari 20 pusat data secara global, Google memiliki misi untuk membuat informasi dunia dapat diakses oleh semua orang tetap sama,” tulis Google, Senin (27/9/2021).

Tanggal ulang tahun Google sebenarnya sempat beberapa kali berubah. Namun menurut laman Wikipedia, Google resmi didirikan sebagai sebuah perusahaan pada 4 September 1998.

Hanya saja, pada ulang tahunnya yang kelima atau lebih tepatnya di tahun 2003, Google merayakan hari jadinya di tanggal yang berbeda, yakni 8 September. Bahkan setahun kemudian, ulang tahun keenam Google kembali dirayakan pada tanggal yang berbeda, yakni pada 7 September.

“Namun pada 2006, tanggal ulang tahun Google resmi ditetapkan menjadi 27 September.”

Kilas Balik Terbentuknya Google

Google Doogle

Dalam laman keterangan Google Doodle hari ini, Google menceritakan sejarah singkat tentang pertemuan dua penemu peramban tersebut yaitu Larry Page dan Sergey Brin. Pertemua keduanya jadi titik awal yang mengubah arah internet secara global.

“Dikatakan bahwa satu pertemuan kebetulan dapat mengubah jalan hidup Anda. Dalam kasus Google, pertemuan kebetulan antara dua ilmuwan komputer mengubah arah Internet dan kehidupan jutaan orang,” tulis mereka.

Dilansir 9to5Google, nama “Google” tercipta secara tidak sengaja. Mulanya, Page dan Brin ingin memberi nama “Googol”, istilah matematika untuk angka “1” yang diikuti oleh 100 angka nol atau bisa diartikan sebagai hitungan informasi web yang tak terhitung jumlahnya.

Namun sayang, nama itu dinilai kurang cocok oleh para investor. Bahkan mereka secara tidak sengaja mengeja “Googol” menjadi “Google”, dan telanjur menuliskannya dalam cek dan berbagai dokumen. Alhasil, nama itulah yang digunakan Page dan Brin untuk nama teknologi mesin pencari mereka hingga sekarang.

Tinggalkan komen