Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Gandeng Paxel, Cakupan GoSend Intercity Delivery Diperluas ke Jateng

0 414

Layanan pengiriman barang kini semakin populer, terutama di masa pandemi dimana masyarakat memilih untuk tetap tinggal di dalam rumah. Banyak sekali dari mereka yang menggunakan jasa kirim barang untuk memesan makanan atau barang lainnya, terutama kepada pelaku usaha UMKM. Tentunya, adanya layanan tersebut permudah UMKM menjangkau pelanggannya.

GoSend telah menjadi salah satu layanan logistik yang cukup populer, dipercaya untuk kirim barang terlebih dengan fitur asuransi yang sudah tersedia dalam aplikasi Gojek. Tak hanya pengiriman dalam kota, GoSend juga telah melayani pengiriman antarkota lewat GoSend Intercity Delivery, dan kini dipermudah dengan hadirnya GoSend Web Portal.

Sesuai namanya, pelaku usaha UMKM akan dapat gunakan layanan GoSend hanya dengan mengakses melalui web. Keduanya telah hadir dan ditingkatkan cakupan areanya, ditujukan untuk permudah para pengguna dalam pengiriman barang, serta mempermudah pelaku usaha UMKM dalam mengembangkan pasar dan meningkatkan skala bisnis. Termasuk dalam masa adaptasi kebiasaan baru yang berlangsung saat ini.

Ini merupakan bagian dari inisiatif #MelajuBersamaGojek, keseluruhan upaya dan teknologi dalam ekosistem Gojek untuk bantu UMKM agar lebih mudah terapkan digitalisasi pada setiap Langkah operasionalnya sehari-hari. Mulai dari pemasaran, pemesanan, pembayaran, pengiriman hingga proses administrasi, untuk seluruh jenis UMKM dari skala makro hingga besar.

Baca juga: Riset LD FEB UI: Gojek Bantu UMKM Bertahan & Beradaptasi Selama Pandemi

Cakupan GoSend Intercity Delivery Diperluas ke Jawa Tengah

GoSend Intercity Delivery

Sebelumnya, layanan GoSend Intercity Delivery telah melayani pengiriman ke/dari Jakarta, Depok, Tangerang, Bekasi (Jadetabek) dan Bandung. Kini berkolaborasi dengan Paxel, jangkauannya diperluas hingga ke Jawa Tengah. Membuat layanan ini juga hadir di Yogyakarta, Solo dan Semarang.

Dalam sebuah rilis yang diterima Gizmologi di Jakarta (26/8), Head of Logistics Gojek Group, Junaidi mengatakan bila pandemi telah berikan dampak signifikan di hampir setiap lini kehidupan. Tren belanja daring menjadi meningkat seiring dengan kebutuhan untuk layanan pengiriman barang.

“Perubahan tersebut mendorong kami untuk meluncurkan inovasi, agar dapat mengakomodir kebutuhan para pengguna terhadap layanan logistik yang mudah, cepat dan aman melalui perluasan jangkauan layanan GoSend Intercity Delivery, serta penambahan fitur baru GoSend Web Portal,” jelas Junaidi.

Untuk menikmati layanan GoSend Intercity Delivery, pengguna dapat menikmati tarif flat untuk seluruh dimensi barang dengan berat maksimal 5kg. GoSend memastikan barang diterima satu hari setelah pengiriman (next day), atau maksimal 24 jam. Berikut adalah tarifnya:

  • Dari Jadetabek ke Bandung (atau sebaliknya): Rp20.000.
  • Dari Jadetabek dan Bandung Ke Yogyakarta, Solo & Semarang (atau sebaliknya): Rp30.000.
  • Antarkota Yogyakarta, Solo dan Semarang: Rp15.000.

Menurut informasi yang diberikan Gojek, sejak diluncurkan pada April 2020, layanan GoSend Intercity Delivery untuk area Jadetabek dan Bandung telah meningkat tiga kali lipat. 70% transaksi pada layanan tersebut berasal dari pengiriman untuk kategori makanan dan minuman.

Permudah Akses Layanan Lewat GoSend Web Portal

GoSend Web Portal

Lewat portal web baru ini, pengguna seperti social sellers dapat mengirim barang dengan jumlah banyak sekaligus tanpa perlu khawatir dengan selisih harga atau surge price. GoSend Web Portal dapat diakses secara mudah di portal.gosend.id, dan pengguna bisa langsung menginput informasi pengiriman seperti alamat lengkap serta jenis barang.

Untuk menjamin kualitas pengiriman, pengguna dapat memantau lokasi mitra driver Gojek lewat fitur live tracking, yang dilengkapi bukti pengantar dan pengiriman. Pengguna juga bisa mendapatkan perlindungan asuransi hingga Rp10 juta, bergantung nilai barang, untuk risiko barang rusak/hilang selama perjalanan.

UMKM adalah prioritas untuk memastikan terus berputarnya roda perekonomian. Dalam empat bulan terakhir, tercatat 120 ribu UMKM baru sudah go digital & bergabung ke dalam ekosistem Gojek. “Kami berharap inovasi terbaru kami dapat membantu para UMKM untuk tetap produktif mempertahankan bisnis sekaligus mengembangkan skala usaha, tetapi tetap menjaga keamanan,” tutup Junaidi.