Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Huawei Gandeng BPPT Dorong Perkembangan AI, Cloud & 5G di Indonesia

0 138

Tidak hanya merilis smartphone dan perangkat Internet of Things (IoT) saja, Huawei juga hadir sebagai pemberi solusi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) terkemuka secara global. Tak hanya di wilayah luar, Huawei juga berperan aktif untuk dukung perkembangan teknologi di Indonesia.

Salah satunya dengan bekerja sama dengan pihak pemerintah. Dalam hal ini, Huawei baru saja menandatangani Nota Kesepahaman dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), untuk berkolaborasi dalam alih pengetahuan dan teknologi, serta pengembangan ekosistem digital di Indonesia.

Dilaksanakan pada 12 Oktober 2020 kemarin, proses penandatanganan tersebut dilakukan oleh Jacky Chen selaku CEO Huawei Indonesia serta Dr. Ir. Hammam Riza, M.Sc. selaku Kepala BPPT. Prosesnya disaksikan oleh Menteri Riset dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, S.E., M.U.P., Ph.D secara daring.

Baca juga: Huawei Dorong Kemajuan Kelola Data & Cloud di Indonesia

Kerjasama dengan Huawei Dukung Revolusi Industri 4.0

Foto Webinar Transformasi Digital
Dr. Ir. Hammam Riza, M.Sc., Kepala BPPT (kiri atas) dan Jacky Chen, CEO Huawei Indonesia (kanan atas) disaksikan oleh Prof. Bambang P.S. Brodjonegoro, Menteri Riset dan Teknologi RI memperlihatkan dokumen Nota Kesepahaman antara Huawei dengan BPPT yang sudah ditandatangani di sela webinar Transformasi Digital: Peran Audit Teknologi dalam Revolusi Industri 4.0.

Prof Bambang menambahkan, kolaborasi triple helix antara pihak akademisi, pemerintah dan industri yang telah terjalin, diharapkan dapat mendukung tercapainya tujuan ekonomi kreatif dan digital pada tahun 2035 mendatang. Sebagai tahapan dalam mewujudkan visi Indonesia menjadi negara maju pada 2045.

Nantinya, BPPT sebagai lembaga penelitian akan mendapat informasi teraktual dari Huawei terkait kebutuhan industri. Sementara Huawei akan mendapat pemahaman tentang penelitian-penelitian yang dikembangkan di Indonesia. “Kami berharap kerja sama ini dapat menjadi cikal bakal upaya Indonesia untuk makin berdayasaing dalam Revolusi Industri 4.0,” tambahnya.

Sementara menurut Kepada BPPT, pihaknya bakal dapat menerima manfaat dari alih pengetahuan dan teknologi yang dilakukan Huawei pada bidang AI, cloud dan 5G. Pengalaman Huawei secara global bisa dimanfaatkan sebagai acuan dalam melakukan adopsi teknologi terdepan, untuk mendukung kepentingan strategis.

“Selain akan berbagi pengalaman globalnya, Huawei juga akan terlibat dalam pengembangan kompetensi SDM di bidang kecerdasan artifisial, cloud dan 5G, serta terlibat dalam pembangunan ekosistem berbasis teknologi-teknologi tersebut untuk mendukung pertumbuhan industri digital Indonesia menuju pengembangan Indonesia Cloud System,” tambah Hammam Riza.

Kerja Sama dengan BPPT Mendukung Komitmen Huawei

Dukungan alih pengetahuan dan teknologi terdepan merupakan bagian dari komitmen jangka panjang Huawei, secara konsisten mulai dikontribusikan sejak kehadirannya di Indonesia 20 tahun lalu. Bagi Huawei, kerja sama dengan BPPT merupakan bentuk kepercayaan yang diberikan Indonesia terhadap kepemimpinan kami di bidang pengembangan teknologi-teknologi terdepan, khususnya kecerdasan artifisial, cloud dan 5G.

Kerja sama ini juga menjadi penegasan kesiapan Huawei dalam mendukung sinergi triple-helix yang telah menjadi misi serta komitmen BPPT untuk membangun Indonesia sebagai bangsa dan negara maju berbasis Inovasi, serta dalam membentuk ekosistem Industri Teknologi Digital Nasional, melalui kerja sama alih pengetahuan dan teknologi.

“Lebih dari tiga dekade, Huawei telah melakukan investasi jangka panjang di bidang ini, dan menjadi fondasi kuat bagi keberhasilan Huawei sebagai pemimpin teknologi dunia. Huawei tahun ini menempati peringkat keenam perusahaan paling inovatif di dunia, telah menjalin kemitraan global dengan lebih dari 300 perguruan tinggi dan lebih dari 900 lembaga riset di seluruh dunia,” tutup Jacky Chen.