Laptop Pertama Infinix INBook X1 Masuk Indonesia, Core i7 Tak Sampai Rp10 Juta

Sekitar akhir bulan Mei kemarin, pabrikan smartphone yang umumnya rilis produk berspesifikasi tinggi harga murah, Infinix baru saja perkenalkan perangkat jenis baru. Tidak membutuhkan waktu lama, Infinix INBook X1 Series akhirnya diresmikan di Tanah Air. Berikan unggulan yang serupa dengan smartphone, dalam desain ramping nan stylish.

Laptop pertama Infinix ini hadir bersamaan dengan peluncuran seri smartphone terbarunya, Infinix Note 10 Series, di mana salah satu variannya jadi yang pertama dengan sensor NFC. Dalam acara peluncurannya yang diadakan dari Tebing Breksi, Sergio Ticoalu, Country Marketing Manager Infinix Indonesia menegaskan bila Infinix INBook X1 Series hadir khusus Gen Z.

Varian yang disediakan untuk konsumen di Tanah Air pun cukup lengkap, sehingga bisa menyasar banyak segmen harga untuk mereka yang sedang cari perangkat untuk WFH maupun SFH dalam rentang kurang dari Rp10 juta. Mengusung tema “A little weight, a lot of power”, perangkat ini unggulkan desain premium tipis nan powerful.

Baca juga: Review Infinix Hot 10S: Smartphone Gaming Sejutaan Paling Pas

Infinix INBook X1 Punya Mekanisme Layar 180 Derajat

Infinix INBook X1

Bobot dari Infinix X1 Series hanya dikisaran 1,48 kilogram saja, dengan ketebalan sekitar 16mm. Membuat laptop ini sudah masuk ke kategori ultrabook, alias mudah untuk dibawa ke mana saja. Material yang digunakan pun tak main-main, dengan bodi terbuat dari metal serta desain yang terinspirasi dari pesawat terbang.

Meski tipis, tak membuat laptop ini menjadi kurang fleksibel. Mekanisme layarnya bisa dibuka hingga 180 derajat, sehingga kemiringannya dapat benar-benar disesuaikan oleh pengguna. Layarnya sendiri belum mendukung input sentuh, namun standarnya sendiri cukup tinggi, terutama untuk laptop Windows di kelasnya.

Dimensinya 14 inci dengan bezel yang tergolong tipis. Panel yang digunakan tak lagi TN, namun sudah IPS beresolusi full HD. Selain memiliki tingkat kecerahan sampai 300 nits, cakupan warnanya pun cukup lebar, hingga 100% sRGB. Sehingga bisa dimanfaatkan untuk para kreator konten visual.

Mendukung Fast Charging Plus Empat Speaker

Infinix INBook X1

Salah satu fitur penting untuk laptop portabel adalah baterai serta pengisian dayanya. Infinix INBook X1 Series pun tak melupakan bagian ini, di mana Infinix sudah menyiapkan mekanisme pengisian daya USB PD 65 watt. Dengan begitu, proses isi dayanya menjadi cepat—70% dalam waktu satu jam saja.

Kapasitas baterainya sendiri sudah cukup oke untuk ukuran laptop tipis, yaitu 55WHr yang diklaim sudah memenuhi penggunaan seharian penuh baik online maupun offline. Klaim dari Infinix, dapat digunakan untuk berselancar hingga 13 jam non-stop.

Bagi yang mengincar performa, juga bisa melirik penawaran laptop pertama dari Infinix satu ini. Pasalnya, varian prosesor dari Infinix INBook X1 cukup lengkap. Mulai dari Intel core-i3 hingga core-i7. Meski memang, generasinya bukan yang terbaru alias generasi ke-10. Dengan kartu grafis bawaan Intel Iris Plus.

Sementara untuk penyimpanannya sendiri sudah gunakan jenis PCIe SSD dengan kecepatan read/write mencapai 2400Mbps/1900Mbps. Agar performa terjaga, dibenamkan sistem pendingin Ice Storm 1.0, memastikan proses bermain gim atau multitasking lancar sembali mesin tetap dibuat senyap.

Ada webcam 720p di bagian atas layar, lengkap dengan dua mikrofon dan empat speaker untuk pengalaman audio yang memukau. Selain dua port USB-C, USB-A, microSD dan HDMI, juga tersedia sensor sidik jari untuk sistem keamanan Windows Hello. Setiap paket pembeliannya, sudah termasuk Microsoft Office 2019 Home & Student, selain Windows 10 orisinil.

Harga Infinix INBoox X1 Series Varian Lengkap

Infinix INBook X1
Acara peluncuran Infinix INBook X1 & Note 10 Series Rabu (16/6).

Tertarik untuk mencoba laptop dari Infinix? Selain tiga varian warna yang bisa dipilih, Infinix INBook X1 juga hadir dalam tiga opsi prosesor Intel yang berbeda. Varian termurah dengan Intel Core-i3 (8/256GB) dibanderol Rp5,499 juta, sementara versi Core-i5 (8/512GB) Rp8,399 juta.

Keduanya sama-sama menggunakan arsitektur CPU dual-core. Sementara untuk konsumen yang inginkan performa paling tinggi dengan CPU quad-core dan memori lega (16/512GB), versi Core-i7 dijual seharga Rp9,999 juta. Tergolong murah untuk sebuah laptop yang, setidaknya, punya spesifikasi layaknya ultrabook belasan juta.

Tinggalkan komen