Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Investor Grabtoko Gelapkan Dana, Janji Bakal Refund Pembelian Konsumen

0 3.166

Bagi Gizmo friends yang selalu memantau akun media sosial lokal, terutama seputar teknologi dan e-commerce, pasti sudah tidak asing dengan nama toko daring baru yang saat hadir langsung bikin ramai. Ya, sekitar akhir tahun 2020 kemarin, kita diramaikan dengan keberadaan Grabtoko, sebuah situs yang menjual produk smartphone harga miring.

Dengan menawarkan diskon puluhan persen, tentunya membuat masyarakat lebih skeptis untuk membeli barang di Grabtoko, terutama karena masih baru sehingga belum ada reputasi kepercayaan. Namun di sisi lain, Grabtoko juga telah memasang iklan secara luring di banner sekitar pusat perbelanjaan ibukota, hingga memasang iklan televisi.

Pemilihan nama tokonya juga bisa dibilang cukup cerdas, karena sebenarnya tidak ada keterkaitan sama sekali antara Grab dengan Grabtoko. Meski belum bisa dipercaya seutuhnya, tak sedikit masyarakat yang mencoba nekat untuk membeli barang di Grabtoko. Namun informasi terbaru yang ada membuat konsumen harus gigit jari.

Pihak Grabtoko Mengaku Ada Penggelapan Dana

Permohonan Maaf Grabtoko
Klarifikasi dari pihak Grabtoko yang diunggah lewat akun Instagram @grabtokoid.

Lewat akun media sosial Instagramnya, Grabtoko baru saja memberikan informasi seputar status penjualan barang serta dana yang ada di perusahaan. Yudha Manggala Putra, Managing Director Grab Toko Indonesia mengaku dalam sebuah postingan Instagram Stories, bila telah terjadi penggelapan uang konsumen yang dilakukan oleh seorang investor di Grabtoko.

Di postingan yang seutuhnya berupa teks tersebut, ia menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan respon dari pihak Grabtoko. Yudha juga mengaku bila pihaknya telah laporkan investor tersebut atas penggelapan uang ke Mabes Polri di wilayah Jakarta. Serta melakukan penyitaan aset investor dan pembekuan seluruh rekening.

Bagian penutupnya menjadi kabar yang kurang baik bagi para konsumen. “Kami akan mengembalikan uang konsumen secepatnya, setelah melalui proses penyidikan oleh kepolisian,” tambah Yudha. Dengan kata lain, barang yang sudah dibeli tidak mungkin sampai ke konsumen. Padahal mereka sudah menunggu lama, karena sistem pemesanan berbasis pre-order.

Dikutip dari CNBC Indonesia, bahkan kantor Grabtoko yang berlokasi di sebuah coworking space di Jakarta tersebut sudah kosong. Informasi ini didapat dari seorang pembeli di Grabtoko, Rabu (6/1) kemarin. Konsumen lainnya juga keluhkan barang yang tak kunjung dikirim, meski sudah melakukan pembayaran sejak akhir tahun kemarin.

Grabtoko Muncul dengan Promo Fantastis

Situs Grabtoko

Saat awal-awal muncul, Grabtoko benar-benar berikan promo harga smartphone yang sangat fantastis. Tak hanya smartphone yang memang sudah ada di pasaran, smartphone yang masih tergolong sangat baru seperti iPhone 12 pun juga didiskon, mulai dari Rp12 jutaan.

Bahkan sempat mengadakan promo iPhone 11 di harga Rp5 jutaan, serta Poco X3 NFC di harga Rp1 jutaan. Sejumlah KOL maupun YouTuber tekno juga sempat mencoba untuk melakukan proses pembelian, bahkan melakukan sesi interview oleh sang Managing Director sendiri. Namun pada sesi tersebut, memang belum terbukti pesanan barang telah sampai. Hanya sekadar bentuk wawancara atau tanya jawab saja.

Tak sedikit juga masyarakat yang skeptis dengan keberadaan Grabtoko, seperti domainnya yang tergolong baru, hingga akun media sosial Instagramnya yang sebelumnya telah mengganti username sebanyak belasan kali. Kejadian ini bisa menjadi pelajaran untuk kita semua agar lebih hati-hati dalam bertransaksi.

Promo harga smartphone murah memang sangat menggiurkan, namun kalau promonya too good to be true alias terlalu baik, ada baiknya untuk cari tahun lebih dalam sebelum memutuskan untuk membeli. Ada yang sudah membeli smartphone lewat Grabtoko? Semoga dana segera dikembalikan ya!