Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Kamera DSLR Canon EOS 800D Hadir dengan Auto Focus Tercepat di Mode Live View

Canon melakukan pengujian di antara kamera DSLR dengan sensor APS-C, hasilnya kecepatan AF pada mode live view dari Canon EOS 800D merupakan yang tercepat saat ini.

0 2.717

Gizmolovers, kalau Anda memotret dengan kamera DSLR biasanya membidik melalui viewfinder atau live view? Bagi yang ingin mendapatkan hasil lebih cepat dan akurat, viewfinder tentu pilihan. Namun pada beberapa kondisi, pengambilan gambar dengan mode live view di layar LCR lebih leluasa dilakukan. Masalahnya, pada mode live view, kecepatan auto focus (AF) tidak secepat saat menggunakan viewfinder. Canon menjawab persoalan tersebut dengan meluncurkan produk terbarunya Canon EOS 800D yang juga dirilis berbarengan dengan EOS 77D.

Canon EOS 800D diklaim hadir dengan teknologi AF tercepat, yaitu 0,03 detik saat pengambilan gambar dengan mode live view. Kamera tersebut menggabungkan teknologi mutakhir Dual Pixel CMOS AF (DAF) dan prosesor gambar DIGIC 7.

Menurut Merry Harun, Canon Division Director pt. Datascrip, Canon EOS 800D dengan model dan user interface-nya yang sederhana menjadi pilihan tepat bagi para pengguna yang menginginkan kamera ringkas dengan fitur profesional.

Untuk mendeteksi dan menjaga fokus pada subjek dengan tepat, sistem DAF bekerja efektif  saat pengguna memotret dengan mode live view. Teknologi DAF bekerja dengan begitu cepat karena setiap piksel pada sensor CMOS mencakup dua fotodioda yang menerima sinyal cahaya masing-masing secara terpisah.

Dengan membandingkan perbedaan sinyal antara kedua fotodioda, DAF mencari fokus dengan presisi tinggi dan dengan cepat berpindah fokus sesuai kehendak pengguna. Inilah yang membuat kinerja AF  secepat 0,03 detik bisa dihasilkan pada saat pengguna memotret dengan mode live view. Canon melakukan pengujian di antara kamera DSLR dengan sensor APS-C, hasilnya kecepatan AF pada mode live view dari Canon EOS 800D dan EOS 77D merupakan yang tercepat saat ini.

Kamera tersebut memiliki sensor CMOS APS-C 24,2 megapiksel  yang menghasilkan gambar tajam dan detail, bahkan saat foto harus melalui proses cropping ketat atau dicetak dalam format berukuran besar. Prosesor gambar DIGIC 7 tidak hanya  menghadirkan kecepatan ISO hingga 25.600 pada Canon EOS 77D dan EOS 800D, tetapi juga menjadikan kamera ini andal  dalam memotret objek bergerak dengan noise yang minim.

Ditambah lagi, Canon EOS 800D juga memiliki kecepatan continuous shooting hingga 6 frame per second (fps) dengan hasil foto yang tajam.  Mode Zone AF memudahkan pengguna mencari subjek bergerak melalui area AF yang lebih luas. Kedua kamera ini dibekali 45 titik AF berjenis cross-type yang mengusung deteksi fokus akurat, termasuk pada subjek yang bergerak cepat. Colour detection AF dengan sensor metering 7560-pixel RGB + IR mendeteksi dan mengatur white balance bidikan secara tepat dan akurat.

Canon EOS 800D juga andal untuk menghasilkan video dengan kualitas sinematik berkelas profesional. Dengan format Full HD 60p, kamera ini juga mengusung teknologi baru yaitu Movie Digital IS yang menjamin rekaman video tetap stabil. Teknologi ini memiliki sensor gyro elektrik internal yang menjaga gambar tetap stabil pada saat posisi kamera bergerak. Fitur Movie Digital IS ini menyediakan dua pilihan mode, yaitu mode normal untuk situasi perekaman gambar dengan panjang fokus (focal length) yang konstan, dan mode maksimal yaitu pada saat perekaman gambar dengan lensa panjang yang lebih rentan terhadap guncangan.

Fitur Movie Digital IS ini menyediakan dua pilihan mode, yaitu mode normal untuk situasi perekaman gambar dengan panjang fokus (focal length) yang konstan, dan mode maksimal yaitu pada saat perekaman gambar dengan lensa panjang yang lebih rentan terhadap guncangan.

Teknologi DAF juga membantu videografer untuk terus mengunci fokus pada subjek bidikan saat latar belakangnya bergerak. Pengguna Canon EOS 800D tak akan mengalami kesulitan ketika harus merekam video di kondisi pencahayaan kontras tinggi berkat fitur High Dynamic Range (HDR) movie yang canggih. Selain itu, pengguna bisa lebih berkreasi dengan fitur Time-lapse yang menggabungkan pengambilan gambar dengan interval waktu tertentu menjadi karya video yang menarik.

Canon EOS 800D memiliki skema tombol pengaturan yang lebih familiar bagi pengguna yang sering menggunakan kamera entry-level. Mode Panduan lengkap dengan tips membidik dan penjelasan sangat membantu untuk para fotografer pemula. Panduan ini dapat dinon-aktifkan bila tidak diperlukan.

Kamera ini telah dilengkapi dengan koneksi Wi-Fi dan NFC untuk memudahkan pengguna berbagi foto dan video ke media sosial, atau memindahkan file foto ke smartphone ataupun mencetak langsung ke printer yang mendukung koneksi NFC. Koneksi nirkabel ini juga membantu fotografer untuk mengoperasikan kamera jarak jauh, hingga radius 5 meter. Fitur Bluetooth juga dapat digunakan untuk menghubungkan kamera ke Wireless Remote Control BR-E1 yang bisa didapatkan secara terpisah.

Di Indonesia, Datascrip yang merupakan distributor tunggal memasarkan Canon EOS 800D dengan harga IDR 10.475.000 untuk kameranya saja (body only). Sedangkan jika ingin memiliki kit dengan dengan lensa EF-S 18-55mm, harganya menjadi IDR 12.000.000. Sementara itu untuk pilihan dengan lensa kit EF-S 18-135mm sebesarRp 15.700.000.