Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Huawei Akan Jaring Tenaga Unggulan Nasional Melalui Kompetisi Teknologi

0 34

Era Revolusi Industri 4.0 mewajibkan Indonesia menyiapkan tenaga andal di bidang IT seiring dengan prediksi negara ini akan menjadi kekuatan ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara. Raksasa teknologi asal Tiongkok, Huawei pun, ingin mengambil bagian mempersiapkan tenaga muda nasional. Kompetisi teknologi Huawei siap menjaring generasi milenial dari universitas top mulai November mendatang.

Pesatnya perkembangan dunia IT membuat Indonesia harus meningkatkan mutu sumber daya manusianya agar bisa bersaing di tengah tantangan sektor ini. Kompetisi teknologi siap menggelar ajang bergengsi pertama ini yang merupakan bagian dari kemitraan Huawei ICT Academy (HAINA) dengan delapan perguruan tinggi terkemuka di Indonesia.

Kedelapan kampus yang bergabung dalam jaringan kemitraan Huawei dan berbagai perguruan tinggi di seluruh dunia yang disebut Huawei ICT Academy (HAINA) itu adalah Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Padjajaran (Unpad), Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Telkom (Tel-U) and Universitas Multimedia Nusantara (UMN).

Kompetisi teknologi Huawei tersebut merupakan bagian dari program SmartGen 2018 yang mulai berlangsung November 2018 dengan final nasional pada Desember 2018. Pemenang di tingkat nasional akan bersaing dalam final wilayah Asia Pasifik pada Maret 2019 guna meraih tiket final Kompetisi Global TK Huawei di Tiongkok dua bulan kemudian.

Baca juga: Huawei Mate 20 Pro Siap Menggebrak dengan 3 Kamera Belakang Leica

Kompetisi teknologi HuaweiLewat program SmartGen 2018, Huawei dan kampus unggulan tersebut akan menggelar serangkaian kegiatan yang meliputi program transfer pengetahuan yang dikemas dalam gelaran bertajuk Technology Day (TechDay) di masing-masing kampus, sertifikasi dalam kerangka Huawei Authorized Information Network Academy (HAINA), gelaran kompetisi nasional ICT 2019, pengikutsertaan mahasiswa dalam program Seeds for The Future 2018, serta merekrut mahasiswa untuk magang di Huawei.

Untuk gelaran TechDay, Huawei dan masing-masing kampus telah menentukan topik terkini dalam industri TIK untuk dibahas bersama para pakar di bidangnya. Program SmartGen 2018 akan memfokuskan terhadap topik-topik terkini dalam dunia teknologi dan informasi, seperti 5G, big data, artificial intelligence (AI), komputasi awan, IoT (Internet of Things) dan blockchain.

“Kami ingin membantu perguruan tinggi di Indonesia dalam menentukan sistem kompetensi akademik agar mahasiswa lulusannya dapat memenuhi standar kebutuhan industri,” kata Vice President Public Affair & Communications Huawei Indonesia, Selina Wen.

Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kementrian Ristekdikti Republik Indonesia, Dr. Muhammad Dimyati mengatakan dia berharap kompetisi teknologi Huawei tersebut dapat menghasilkan anak muda yang nantinya tertarik mengikuti perlombaan serupa di skala internasional.

Di Indonesia, program Smart Generation (SmartGen) yang diinisiasi oleh Huawei pada 2017 telah diperluas tahun ini. Secara spesifik, penerima manfaat dari program ini kini mencakup 1.000 siswa SMK dari 12 SMK di 10 kota di Indonesia melalui Program SmartGen Penyelarasan SMK dan Dunia Kerja, 300 siswa di satuan lingkungan pendidikan LP Ma’arif NU melalui Program SmartGen : Smart Community, serta setidaknya 1.500 mahasiswa di delapan universitas terkemuka di Indonesia.