Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Kontroversi Iklan Vivo V20 yang Dituding Pakai Lagu ‘Dream Girl’ Tanpa Izin

3 521

Sejak akhir pekan lalu, warganet dihebohkan oleh iklan Vivo V20 series. Bukan karena memuji berbagai fitur yang ditawarkan, melainkan hujan kritik yang mendera produsen smartphone asal Tiongkok tersebut.

Adalah Anna Lotterud, penyanyi asal Norwegia yang mengusung nama panggung Anna of The North itu mengungkapkan kekecewaannya terhadap Vivo Indonesia. Melalui akun Instagram, ia menuduh Vivo Indonesia menggunakan lagunya tanpa izin untuk iklan Vivo V20.

Sebagai bukti, Anna melalui akun @annaofthenorth mengunggah video screenshot Vivo V20 dan V20 SE berdurasi satu menit yang dibintangi oleh aktris/penyanyi cantik Maudy Ayunda. ”Ini ekspresi saya ketika ada orang mencuri lagu saya. Lagu itu digunakan di iklan yang sangat besar dan mendapat bayaran mahal, tanpa menyebut saya. Mereka benar-benar mencuri semuanya,” tulis Anna dengan posting foto mimik kesal.

Lantunan nada yang dikeluarkan memang terdengar mirip dengan lagu Anna yang berjudul “Dream Girl”, namun dengan lirik yang berbeda. “Ini gila, sangat tidak adil, mereka (pembuat iklan) sebenarnya tahu apa yang telah mereka lakukan,” ujarnya pada kolom komentar.

Reaksi Netizen terhadap Iklan Vivo V20

Keluhan Anna mendapat dukungan dari netizen. Sebagian besar memberikan dukungan kepadanya. Di kolom komentar, pemilik akun Instagram @haalang menuliskan kalau sudah mengklik tombol downvote dan berkomentar di akun Instagram dan YouTube Vivo Indonesia, untuk menegaskan bahwa hal ini tidak boleh dilakukan.

Sementara itu pemilik akun elijahahmed1005 mengatakan melodi dan instrumental lagu itu benar-benar sama persis dengan lagu Dream Girl. Menurutnya Vivo Indonesia tidak berupaya untuk menyembunyikannya dan berharap Anna mendapatkan kredit dari kejadian ini. ”Ya, ini sangat menyedihkan dan tidak adil. Rasanya mereka (Vivo Indonesia-red) seperti sengaja melakukan hal ini,” jawab Anna di akun Instagramnya.

Saya adalah salah satu yang membagikan informasi tersebut melalui platfrom media sosial Twitter dan menuai viral. Twit dengan caption “TVC Vivo V20 Indonesia tercyduck pakai lagu orang tanpa izin” saat ini telah direspon sebanyak lebih dari 3.000 retweet, 390 quote twit, dan 9000 likes.

iklan vivo v20 mencuri tanpa izin

Meski banyak yang mendukung Anna dan mengkritik Vivo, tak sedikit pula yang sinis dengan kejadian ini dan menganggap sekadar strategi marketing belaka. Salah satunya adalah pemilik akun @YuditiaD di Twitter yang berkomentar masa iya sekelas brand besar dengan sengaja pakai lagu tanpa izin. Ia menganggap ini sebagai strategi marketing agar orang penasaran dan melihat dua-duanya. “S3 periklanan,” ujarnya.

Begitupun akun  @_erbudiman yang menganggap janggal jika sekelas Vivo bikin promosi iklan yang asal. Menurutnya, klien akan sangat detail dalam proyek sebesar ini. Meski mungkin saja kesalahan yang benar-benar luput dari semua pihak terutama PH atau agency yang mendesain iklannya. “Entahlah, blunder atau memang strategi,” timpalnya.

Lagu Dream Girl dari Anna of the North Dipakai untuk Iklan iPad Pro

Pendapat netizen yang menganggap bahwa ini hanyalah trik marketing mungkin akan terpatahkan oleh iklan iPad Pro di atas. Betapa tidak, lagu Dream Girl yang nada lagunya mirip dengan iklan di Vivo V20 tersebut sudah dipakai menjadi iklan komersial iPad Pro.

Ini adalah produk yang baru dirilis oleh Apple pada April yang lalu. Sehingga secara etika bisnis, tidak mungkin Anna memberikan lisensi penggunaan lagunya untuk dipakai oleh produk lain dari industri yang masih sama.

Kabar terbaru, sebagaimana dibagikan di Instagram Stories, Anna telah mendapatkan email dari pihak Vivo. “Hai teman-teman. Hanya muncul kembali untuk mengucapkan terima kasih karena telah mendukung saya dan menekan orang-orang di balik ini. Saya baru saja menerima email dari Vivo. Dan itu semua berkat kamu. Jangan biarkan ini pergi sampai aku mendapatkan laguku kembali,” tulis Anna.

Baca juga: Daftar Harga Resmi iPad Pro 2020 & MacBook Air 2020 di Indonesia

Pendapat praktisi Terkait iklan Vivo V20

Menurut Lucky Nugroho, pemilik akun @silucky yang saat ini menjadi Head of Production Support Division at MNC Pictures, ada prosedur yang perlu dilalui kalau klien minta pakai sebuah lagu sebagai iklan komersial. Salah satu di antara PH (production house), agency, atau klien harusnya sudah clearance penggunaan lagunya sebelum dipakai. Tinggal bagaimana pengaturan di mereka. Tapi biasanya yang dituntut adalah PH pembuat iklannya. “Tanpa clearance gak boleh lagunya dipakai,” ujarnya.

“Kalau penciptanya (atau diwakili publishernya) merasa itu lagunya (atau jiplakan lagunya), mereka bisa ajukan tuntutan. Pelanggarannya ada dua: 1. Gak minta ijin synchronization rights. 2. Mengubah lirik tanpa ijin penciptanya,” imbuh Lucky.

Sementara itu Wendi Putranto, pengamat musik/personal manager Seringai sebagaimana dilansir dari Sindonews menduga, agensi iklan yang membuat pariwara tersebut belum mengurus lisensi atau belum selesai mengurus ke publisher terkait lisensi musik “synchronization rights” atau “sync”.

Hak sinkronisasi musik tersebut adalah hak ijin penggunaan lagu yang sudah disetujui oleh pemilik dari lagu/penyanyi untuk melakukan sinkronisasi musik dengan media visual seperti film, tayangan TV, iklan, video gim, trailer film, dan lainnya. ”Tidak mungkin mereka (Vivo Indonesia) tidak paham tentang hal ini. Apalagi ini terkait dengan produk dari sebuah brand besar yang menampilkan talent nama besar pula,” ujar Wendi.

Update: Respon Vivo Indonesia

Gizmologi sudah menghubungi pihak Vivo Indonesia menanyakan kontroversi iklan Vivo V20 tersebut pada 27 September. Namun belum mendapat jawaban yang jelas. Smartphone Vivo V20 yang iklannya menuai polemik tersebut akan dirilis pada tanggal 29 September 2020.

Vivo sudah membuat klarifikasi. Baca selengkapnya di sini:

Kasus Iklan Vivo V20 Pakai Lagu Milik Anna, Vivo Akui Terjadi Kesalahpahaman