Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Logitech Targetkan Penggunaan Plastik Daur Ulang Hingga 50% untuk Mouse dan Keyboard

1 79

Makin rajin pabrikan gawai memproduksi berbagai perangkat, makin menumpuk pula sampah elektronik. Sejumlah perusahaan global menyadari hal itu dengan menyiapkan produk ramah lingkungan hingga membuat dari bahan daur ulang. Salah satunya adalah Logitech.

Perusahaan pembuat produk periferal asal Swiss tersebut pekan ini mengumumkan komitmennya untuk memasukkan plastik daur ulang pasca-konsumen (post-consumer recycled) ke produknya dalam skala besar. Hal ini dilakukan dalam upaya mengurangi dampak karbon serta meningkatkan sirkularitas produk konsumen.

Selama tiga tahun terakhir, Logitech berfokus untuk semakin beralih ke plastik daur ulang pasca-konsumen di seluruh lini produknya yang  sebagai bagian dari upaya menjaga lingkungan secara berkelanjutan. Dan dalam waktu kurang dari satu tahun, perusahaan menargetjan untuk menyertakan plastik daur ulang pasca-konsumen pada lebih dari 50 persen mouse dan keyboard-nya.

Menurut Prakash Arunkundrum, Global Head of Operations and Sustainability di Logitech, ini merupakan langkah merancang produk untuk masa depan. Prioritasnya adalah dapat memberikan dampak signifikan dan jangka panjang untuk mengurangi karbon. Caranya dengan menerapkan desain untuk prinsip keberlanjutan di seluruh proses pengembangan produk.

“Karena plastik adalah salah satu bahan yang paling banyak digunakan di Logitech, kami berinvestasi dalam ekonomi sirkular dengan mendaur ulang dan menggunakan kembali produk konsumen untuk mendorong batasan dari apa yang saat ini dimungkinkan untuk plastik daur ulang,” kata Prakash.

Lebih dari 50 Juta Perangkat dari Plastik Daur Ulang

Sejak peluncuran program pemakaian plastik daur ulang, perusahaan akan mengirimkan lebih dari 50 juta perangkat yang dibuat dengan plastik daur ulang pada akhir tahun depan. Beberapa produk yang mengandung plastik daur ulang pasca-konsumen. Di antaranya termasuk keyboard Logitech K120 dan K400 PLUS yang terlaris, webcam C930e, mouse M100R dan M190, dan UE HYPERBOOM.

Baca juga: Mouse dan Keyboard Kombo Logitech MK295 Hadir dengan Versi Senyap

Produk terbaru Logitech yang dibuat dengan plastik daur ulang pasca-konsumen adalah mouse ERGO M575, yang dirancang dengan tujuan desain untuk memaksimalkan penggunaan plastik daur ulang dalam warna hitam, graphite, dan off-white.

Dimulai dengan ERGO M575, setiap produk yang mengandung plastik daur ulang pasca-konsuemn akan divalidasi oleh ahli atau pihak ketiga yang independen, serta secara transparan dibagikan di situs web resmi perusahaan. Persentase plastik daur ulang di setiap produk akan berbeda-beda tergantung pada jenis, warna dan bahan penyusun suatu produk.

Persentase komponen plastik produk yang terbuat dari plastik daur ulang pasca-konsumen saat ini berkisar dari 80% kandungan plastik daur ulang hingga tidak kurang dari 20% untuk produk yang berwarna lebih terang yang secara teknis lebih rumit. Target dari Logitech adalah terus memaksimalkan persentase kandungan plastik daur ulang di setiap produk.

Perusahaan berkomitmen bahwa pada akhir tahun 2021, lebih dari 50 persen mouse dan keyboard yang diproduksi dalam portofolio Logitech Creativity & Productivity (C&P), yang merupakan portofolio terbesar dari perusahaan, akan dibuat dengan plastik daur ulang pasca-konsumen – artinya menghilangkan sekitar 7.100 ton plastik murni dan 11.000 ton karbon per tahun.