Jakarta, Gizmologi – Masalah tumpukan pakaian kotor sering kali menjadi drama tersendiri bagi keluarga besar atau mereka yang memiliki jadwal harian sangat padat. Menyadari kebutuhan tersebut, LG Electronics Indonesia secara resmi memperkenalkan jajaran mesin cuci terbaru yang menggabungkan kecerdasan buatan (AI) dengan kapasitas ekstra besar. Peluncuran LG WashTower ini sekaligus memperkuat posisi perusahaan sebagai pionir dalam menghadirkan solusi perawatan pakaian yang canggih dan relevan bagi masyarakat modern di tanah air.
Hadir melalui dua kategori utama, yakni LG WashTower dan mesin cuci bukaan atas (top loading), LG menawarkan kapasitas jumbo yang mencapai lebih dari 20 kilogram. Fokus utama dari pengembangan produk ini terletak pada efisiensi waktu dan hasil pencucian yang optimal berkat dukungan teknologi Artificial Intelligence.
President of LG Electronics Indonesia, Ha Sang-chul, menyatakan bahwa inovasi ini dirancang agar pengguna bisa memiliki lebih banyak waktu luang. “Kolaborasi inovasi ini, kecerdasan buatan dan kapasitas besar, memberikan pengalaman mencuci yang lebih praktis, efisien sekaligus optimal,” ujar Ha Sang-chul. Ia menambahkan bahwa rancangan ini membuka peluang bagi pengguna untuk mengalokasikan waktu berkualitas bagi aktivitas lainnya karena proses mencuci dapat diselesaikan lebih cepat.
Dua Solusi untuk Kebutuhan Berbeda
LG menghadirkan dua format mesin cuci untuk memenuhi preferensi pasar yang beragam di Indonesia. LG WashTower menjadi jawaban bagi mereka yang menginginkan estetika hunian modern dan penghematan ruang. Perangkat ini mengintegrasikan mesin cuci (washer) dan mesin pengering (dryer) dalam satu tumpukan vertikal yang sangat ringkas.
Di sisi lain, LG juga tidak melupakan kategori mesin cuci top loading yang hingga kini masih menjadi primadona di pasar lokal. “Menyediakan inovasi ini pada keduanya menjadi cerminan komitmen kami dalam memastikan solusi terkini menyentuh masyarakat luas,” jelas Ha Sang-chul.
Tiga Pilar Utama AI Appliances
Dalam hal kecerdasan, LG menyematkan tiga pilar teknologi utama yang disebut AI Appliances, yaitu AI Core-Tech, AI Features, dan dukungan aplikasi ThinQ. Teknologi ini memungkinkan perangkat beroperasi secara lebih intuitif dalam memahami kebutuhan pengguna.
AI Core-Tech menjadi fondasi perangkat keras yang dibangun berdasarkan kepakaran rekayasa LG selama lebih dari 27 tahun. Melalui arsitektur ini, mesin cuci LG diklaim memiliki ketahanan jangka panjang, pengoperasian yang lebih senyap, serta efisiensi energi yang lebih baik. Ha Sang-chul menegaskan, “AI Core-Tech bukan sekadar komponen hardware, tetapi komitmen terhadap performa yang mampu bertahan melampaui waktu”.
Selanjutnya, pilar AI Features diwakili oleh teknologi Artificial Intelligence Direct Drive™ (AI DD™). Teknologi ini memungkinkan mesin mendeteksi berat beban sekaligus karakteristik kain secara otomatis untuk menentukan pola pencucian yang paling tepat. Dengan bantuan fitur AI Wash, mesin dapat mengatur gerakan drum, suhu air, dan durasi pencucian secara optimal sehingga serat pakaian tetap terjaga kelembutannya.
LG WashTower: Kapasitas Jumbo Hingga 25 Kilogram
Bintang utama dalam peluncuran kali ini adalah LG WashTower WT2520NHBA. Perangkat ini hadir dengan kapasitas washer sebesar 25 kilogram dan dryer sebesar 20 kilogram. Meskipun memiliki kapasitas yang sangat besar, desainnya tetap dibuat ramping agar cocok diletakkan di berbagai sudut ruangan.
Kemudahan penggunaan menjadi daya tarik utama WashTower melalui fitur Center Control. Panel kendali ini diletakkan tepat di tengah perangkat, sehingga pengguna dapat mengontrol washer maupun dryer dari satu titik yang mudah dijangkau. Selain itu, terdapat fitur Smart Pairing yang secara otomatis menyesuaikan siklus pengeringan berdasarkan data dari proses pencucian yang baru selesai.
Kim Nack Sun, Product Director Living Home Appliance Solution at LG Electronics Indonesia, menjelaskan bahwa sinergi ini adalah masa depan perawatan pakaian. “Inilah sebuah model tentang integrasi yang mungkin dilakukan dari inovasi berbasis kecerdasan buatan. Model yang menghasilkan perawatan pakaian lebih optimal dengan kemudahan lebih bagi penggunanya,” ungkap Kim Nack Sun.
Mesin Cuci Top Loading LG TX2522ST5G yang Lebih Cerdas
Untuk kategori bukaan atas, LG menghadirkan seri TX2522ST5G dengan kapasitas pencucian 22 kilogram. Mesin ini hadir dengan balutan warna hitam elegan dan panel kontrol sentuh digital yang modern. Desain pintunya menggunakan mekanisme penutup lembut (soft closing door) untuk kenyamanan penggunaan sehari-hari.
Salah satu fitur unggulan pada model ini adalah TurboWash, yang menggunakan semprotan air multi-arah untuk mempercepat proses pencucian tanpa merusak kain. Ratih Nadiah, Head of Product Marketing Living Home Appliance Solution at LG Electronics Indonesia, menyebutkan bahwa desain ini sangat memperhatikan aspek efisiensi. “Dengan rancangan semprotan air dari berbagai arah dalam tabungnya saat proses pencucian berlangsung, membuat pencucian berjalan lebih cepat sekaligus menjaga kelembutan kain serta efisiensi penggunaan air dan listrik,” tutur Ratih Nadiah.
Kemudahan Ekosistem Digital ThinQ
Menutup rangkaian fiturnya, kedua lini produk ini sudah terhubung dengan aplikasi LG ThinQ. Melalui aplikasi ini, pengguna dapat memantau status cucian, memulai siklus pencucian dari jarak jauh, hingga mengatur penggunaan energi hanya melalui smartphone. Fleksibilitas ini sangat mendukung gaya hidup masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi.
Peluncuran ini menjadi bukti upaya LG dalam menghadirkan teknologi yang relevan dengan kebutuhan konsumen. Dengan mengusung filosofi “Life’s Good”, LG berharap solusi cerdas ini dapat memberikan nilai tambah nyata bagi kualitas hidup masyarakat di Indonesia.
Tentu saja, kehadiran mesin cuci berkapasitas hingga 25kg ini menjadi standar baru bagi industri home appliances di tanah air, terutama dalam mengawinkan kapasitas jumbo dengan kecerdasan buatan yang presisi.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.






