Setelah merilis iQOO 15, nampaknya vivo iQOO ini masih ingin memberikan gebrakan lewat iQOO 15R. Sejatinya, ini merupakan sebuah smartphone yang berfokus pada pasar yang lebih menengah, sehingga berbeda dari saudaranya yang bermain di pasar flagship. Namun, terdapat sesuatu yang membuat smartphone ini istimewa.
iQOO 15R sudah menggunakan Snapdragon 8 Gen 5, menjadikannya yang pertama di Indonesia, walau smartphone ini bermain di pasar mid-premium. Maka dari itu, para konsumen sudah bisa mendapatkan smartphone dengan prosesor kelas atas. Kemudian, dari segi desain iQOO 15R juga dibuat sedikit menyerupai kakaknya yang sudah rilis per Februari lalu.
Nah, kami mendapatkan kesempatan untuk mengulas smartphone ini lebih lengkap, dan kami mendapatkan unit iQOO 15R dengan varian warna Carbon Black. Berikut adalah review yang kami lakukan.
Baca Juga: Review iQOO 15: Performa Gaming Andalan, Kamera Juga Maksimal
Desain

Melihat dari segi desain, iQOO 15R ini memiliki desain yang sangat mirip dengan kakaknya, yakni iQOO 15. Namun, yang membedakan adalah smartphone ini memiliki kamera yang menurut saya cukup mirip dengan karakter robot dari Disney Pixar, Wall-e.
Peletakkan flash dan modul kamera memang 100% mirip dengan iQOO 15. Kemarin kami mendapatkan warna Alpha untuk menguji sang kakak, yakni warna hitam. Namun, untuk iQOO 15R ini kami mendapatkan warna Carbon Black yang menurut saya pribadi cukup gahar untuk sebuah smartphone.
Material yang digunakan untuk back plate dari iQOO 15R adalah logam. Nah, penggunaan warna matte ini justru menjadi nilai minus, karena memang adanya beberapa bekas bercak tangan atau minyak ketika kamu tidak menggunakan case. Selain dari itu, kesan dari smartphone 7 jutaan ini memang terkesan elegan dan mewah.



Smartphone ini sudah memiliki IP68/IP69 yang membuatnya sudah tahan debu dan tahan air yang bertekanan. Misalnya kamu menggunakan smartphone untuk keperluan maps saat berkendara motor dan kondisi cuaca sedang hujan. Nah, kemampuan IP ini bekerja untuk melindungi smartphone dari air hujan sekalipun.
iQOO 15R ini memiliki bobot 202g yang membuatnya menjadi salah satu smartphone yang cukup ringan di pasaran. Mengingat, iQOO 15R ini memang diperuntukkan dalam kebutuhan gaming yang intens. Jadi, ketika kamu memegang handphone ini dengan durasi yang lama memang tidak terlalu mengganggu akibat pegal.

Kami pribadi menggunakan smartphone ini untuk keperluan hiburan seperti bermain game atau menonton film sekalipun, dan saya pribadi masih bisa memegang smartphone dengan jangka waktu yang panjang. Salah satu yang membuatnya nyaman adalah form factor dari smartphone ini cukup tipis dan rounded corner, sehingga pas di tangan. Memang iQOO merancang khusus smartphone agar lebih nyaman dan pas untuk para pengguna.
Untuk penempatan speaker sendiri memang iQOO 15R mirip dengan iQOO 15. Smartphone ini memiliki dua buah speaker yang berada pada bagian bawah tepat sebelah kanan dari microphone dan Port Type-C. Kemudian, speaker satunya terletak di bagian atas. Jadi, iQOO 15R menampilkan suara yang surround walau kamu tidak menggunakan TWS atau headphone gaming sekalipun.
Layar

Layar yang dibawa adalah tergolong layar berkualitas maksimal. iQOO 15R ini menggunakan layar AMOLED berukuran 6,59” dengan kecepatan respon 144Hz, serta sudah dibekali HDR10+. Puncak kecerahan dari layar iQOO 15R ini juga sudah mampu mencapai 5000nits, sehingga bisa kamu operasikan walau tepat di bawah sinar matahari sekalipun.
Pengalaman saya menggunakan smartphone ini untuk bermain game dan juga menonton film memang tergolong imersif. Saya pribadi bisa bermain game dengan cukup nyaman dan game yang dimainkan sebagian besar merupakan game kompetitif layaknya Delta Force, dan semua pergerakkan yang ada dalam game bisa terlihat cukup mulus, ini bisa tercipta karena layar yang mampu mencapai 144Hz.

Jika dibandingkan dengan iQOO 15, memang layar yang dibawakan oleh iQOO 15R belum satu tingkat. Kakaknya menggunakan layar Samsung 2K LEAD OLED Display, sedangkan iQOO 15R menggunakan layar AMOLED pada umumnya. Hanya saja, ketika kamu gunakan untuk keperluan gaming sudah sangat cukup dan layak mendapatkan kategori imersif.
Dengan resolusi 1260 x 2750 piksel membuat smartphone ini memiliki layar yang jernih dan mulus untuk memunculkan berbagai aspek yang ada dalam layar. 19,5:9 ratio juga menjadi salah satu alasan mengapa iQOO 15R memiliki layar yang bisa dikatakan cukup terbaik dikelasnya.
Resolusi 1,5K membuat iQOO 15R memang sangat pantas jika kamu manfaatkan untuk bermain game berat, contohnya dengan bermain Where Winds Meet. Pengalaman saya dalam menggunakan iQOO 15R untuk bermain game memang cukup berkesan.
Kamera

Nampaknya, iQOO memang tidak begitu memprioritaskan segmen kamera pada iQOO 15R. Untuk ukuran smartphone mid-premium memiliki kamera tanpa adanya telefoto memang terkesan cukup kurang. Bahkan, jika kamu bandingkan dengan kamera iQOO 15, sangat jauh.
Setup kamera iQOO 15R sendiri diperkuat sensor 50MP OIS dan 8MP ultrawide, sehingga kualitas yang dibawa sudah masuk ke kategori “oke”. Misalnya, kamu ingin mengabadikan momen-momen dengan angle atau jarak yang tidak terlalu jauh, kamera iQOO 15R masih bisa kamu andalkan.
Untuk melihat foto lebih lengkap, bisa kunjungi album ini.






Hasil portrait dari iQOO 15R, secara mengejutkan mampu memberikan kualitas yang cukup memukau. Memang bukan yang terbaik, tetapi hasil dari portrait bisa cukup diacungi jempol untuk ukuran smartphone yang tidak memiliki periskop telefoto.

Masuk pada kamera depan, iQOO 15R ini memiliki lensa 32MP dengan perekaman video 4K 30fps. Jadi, ketika kamu ingin melakukan video conference atau membuat konten-konten ringan masih bisa diandalkan. Bahkan, untuk selfie sendiri iQOO 15R mampu memberikan warna yang tidak terlalu berlebihan dari hasil enhancement-nya, sehingga hasil foto bisa terbilang cukup bagus.
Walau iQOO tidak memprioritaskan kamera, tetapi nampaknya mereka tetap memberikan segudang fitur ada camera family. Mulai dari fitur Snapshot, Ultra HD Document, Pano, 50MP, Pro, Slo-Mo, Long Exposure, Supermoon, dan Fisheye. Jadi, kamu bisa bebas berkreasi menggunakan berbagai fitur kamera iQOO 15R.
Fitur
Berbicara tentang fitur, iQOO 15R ini memiliki fitur-fitur gaming yang cukup melimpah, dan bisa dikatakan cukup mendekati fitur yang dimiliki oleh iQOO 15. Salah satu yang langsung terlihat adalah Performance Panel yang bisa kamu akses pada bagian kiri atas layar ketika kamu bermain game.
Pada Performance Panel, kamu bisa mengatur performa dari iQOO 15R ini. Kamu sebagai pengguna juga sudah ditawarkan dengan pilihan preset performa, mulai dari battery Saver, Balanced, dan Monster. Nah, semakin tinggi preset yang kamu gunakan, maka semakin besar juga performa yang dihasilkan oleh iQOO 15R.
Lewat Performance Panel juga kamu bisa mengatur Refresh Rate pada layar. Ini membuat kamu sebagai gamer leluasa dalam mengatur kualitas dan performa layar. Smart Switch hingga High bisa kamu dapatkan dengan sekali geser. Menurut saya, ini menjadi salah satu fitur yang membantu ketika kamu ingin mendapatkan pengalaman gaming yang tinggi.
Jika pada iQOO 15 menggunakan Supercomputing Chip Q3, maka iQOO 15R ini menggunakan Supercomputing Chip Q2. Ya, bisa dikatakan peran sama, tetapi tidak sekencang Q3. Sederhananya, Supercomputing Chip Q2 ini merupakan sebuah chipset pendamping yang bersifat independen dan didesain khusus untuk meningkatkan performa grafis ketika bermain game.
Selain itu, game tools juga tersedia pada iQOO 15R. Nah, Game Tools ini menyediakan berbagai kebutuhan kamu untuk bermain game. Misalnya, Motion Control, hingga Record Screen yang memungkinkan kamu untuk mengambil clip ketika bermain game. Bisa dikatakan, iQOO sangat memerhatikan para penggunannya agar bisa mendapatkan pengalaman bermain game yang sama dengan menggunakan iQOO 15 atau smartphone gaming.

Kemudian, iQOO 15R ini sudah menggunakan OriginOS 6 yang merupakan OS yang sama dengan iQOO 15 atau vivo X300 Series. Jadi, fitur-fitur intuitif yang ada dalam OS tersebut sudah terintegrasi pada iQOO 15R yang satu ini. Kemudian, kamu juga bisa mendapatkan Origini Island yang membuat smartphone ini terasa lebih mewah.
AI? iQOO 15R sudah memiliki berbagai fitur AI, terkhusus ketika kamu hendak melakukan ekspansi foto atau menghapus objek yang ada dalam frame foto. Jadi, selain dari performa yang menjadi prioritas iQOO, nampaknya mereka juga memberikan kebutuhan fotografi dan AI yang sama seperti smartphone premium iQOO dan vivo sekalipun.
Performa

iQOO 15R ini sudah menggunakan cipset dari Snapdragon 8 Gen 5, dan ini merupakan salah satu cipset yang premium di pasaran. Maka dari itu, iQOO Indonesia berani menjamin bahwa smartphone ini bisa menghadirkan pengalaman yang kencang dan cocok untuk para konsumen yang mengincar smartphone dengan performa tinggi.
Ketika mengulas iQOO 15R, kami menggunakan beberapa tolok ukur seperti AnTuTu V11 dan juga game berat layaknya Where Winds Meet. Kami menguji smartphone ini dengan bermain game lewat preset rata kanan, dalam artian semua visual dari game Where Winds Meet terlihat cukup imersif untuk ukuran game mobile.
Nah, pengalaman saya bermain Where Winds Meet menggunakan iQOO 15R ini cukup imersif dan lancar. Berkat adanya Snapdragon 8 Gen 5, dipadukan dengan Supercomputing Chip Q2, serta GPU dari Adreno 829 bisa memberikan saya pengalaman gaming yang mulus dan imersif. Visual dan warna yang ada dalam Qinghe dan Kaifeng terlihat cukup memukau. Bahkan, ketika saya tengah bertarung melawan beberapa bandit, efek yang dikeluarkan game juga terlihat cukup bagus, sehingga ini bisa membuktikan bahwa kemampuan cipset dan co-processor bekerja dengan baik.
Kemudian, ketika saya menguji smartphone dengan AnTuTu V11, saya mendapatkan skor 3.108.226. Dari hasil tersebut memang ini menjadi salah satu bukti bahwa iQOO 15R ini memiliki performa yang bisa menjawab kebutuhan para gamer mobile di Indonesia. Belum sama kencangnya dengan sang kakak, namun dalam segmen harga yang disasar, sudah tergolong kencang.
Walau begitu, iQOO 15R sudah bisa memberikan performa yang sangat maksimal. Bahkan, kamu bisa mendapatkan visual yang juga imersif serta suhu yang stabil. Mengapa? Karena iQOO 15R ini juga mengadopsi teknologi Thermal System VC 6,5K IceCore, dan ini juga cukup berperan ketika bermain game dengan jangka waktu yang panjang dan berhasil untuk mengoptimalkan temperatur ketika sedang bermain.
Baterai

Selain dari performa, segmen baterai juga menjadi tonjolan dari iQOO 15R. Smartphone ini memiliki kapasitas baterai sebesar 7600mAh dan merupakan salah satu smartphone dengan kapasitas baterai terbesar di kelasnya. Bahkan, kamu juga bisa mengoperasikan iQOO 15R lebih dari 2 hari ketika kamu hanya memanfaatkan untuk kebutuhan harian biasa (bukan kegiatan yang berat seperti bermain game).
Baterai iQOO 15R menggunakan Sillicon Anode generasi ke-4, membuatnya menjadi smartphone dengan tingkat keawetan daya yang cukup maksimal. Tipe baterai ini memiliki densitas energi yang besar, kapasitas yang juga besar, hingga masa pakai yang panjang. Nah, bisa dikatakan Silicon Anode merupakan salah satu tipe baterai yang tergolong “sweet spot” dalam dunia smartphone.
Fitur Bypass Charging sudah disematkan, sehingga ketika kamu bermain game maka kamu bisa tanpa khawatir kesehatan baterai. Mudahnya adalah fitur ini memungkinkan kamu untuk bermain game sambil mencolok smartphone dengan charger, tetapi daya dialokasi untuk memberikan performa ke cipset dan komponen lainnya, dan bukan memberikan daya ke baterai. Ini yang membuat kesehatan baterai menjadi lebih panjang.
Kemudian, Reverse Charging juga sudah dimiliki oleh iQOO 15R, sehingga kamu bisa mengisi daya TWS atau aksesoris kecil lainnya ketika sedang darurat. Ini menjadi fitur yang biasanya dimiliki oleh smartphone dengan kapasitas baterai yang besar, cukup membantu ketika sedang dibutuhkan. Wireless charging memang belum ada, namun masih bisa “terobati” dengan daya yang sangat awet.
Kesimpulan

Pada akhirnya, iQOO 15R menjadi salah satu smartphone mid-premium yang cukup menarik di kelasnya. Penggunaan Snapdragon 8 Gen 5 menjadi nilai jual utama yang membuat perangkat ini mampu menghadirkan performa tinggi, terutama untuk kebutuhan gaming. Pengalaman bermain game terasa mulus berkat kombinasi chipset tersebut dengan Supercomputing Chip Q2, layar 144Hz yang responsif, serta sistem pendingin yang mampu menjaga suhu tetap stabil. Ditambah dengan baterai berkapasitas besar 7600mAh, smartphone ini juga mampu menemani aktivitas harian maupun sesi gaming dalam waktu yang panjang.
Namun, tentu ada beberapa kompromi yang perlu diperhatikan. Sektor kamera memang bukan menjadi prioritas utama pada iQOO 15R, dan absennya fitur seperti sensor telefoto serta wireless charging mungkin terasa sedikit disayangkan di rentang harga yang mendekati kelas premium. Meski begitu, jika kamu mencari smartphone dengan performa kencang, layar imersif, serta daya tahan baterai yang kuat untuk gaming dan hiburan, iQOO 15R tetap menjadi salah satu opsi yang layak dipertimbangkan di kelasnya. Tidak hanya untuk para gamer, dan juga dikemas dalam desain yang tergolong stylish.
Spesifikasi iQOO 15R

General
| Device Type | Smartphone |
| Model / Series | iQOO 15R |
| Released | 25 Februari, 2026 |
| Status | Available |
| Price | Rp8.999.000 |
Platform
| Chipset | Snapdragon® 8 Gen 5 Mobile Platform |
| CPU | Octa-core (2x3.8 GHz Oryon V3 Phoenix L + 6x3.32 GHz Oryon V3 Phoenix M) |
| GPU | Adreno 829 |
| RAM (Memory) | 12GB LPDDR5X Ultra |
| Storage | 512GB UFS 4.1 |
| External Storage | - |
| Operating System | Android 16 |
| User Interface | OriginOS 6 |
Design
| Dimensions | 157.61 mm × 74.42 mm × 7.90 mm |
| Weight | 202g |
| Design Features |
Glass fiber Corning Gorilla Glass Victus 2 IP68/IP69 |
| Battery |
Si/C Li-Ion 7600 mAh Bypass Charging Reverse Charging 100W |
Display
| Screen Type | AMOLED |
| Size and Resolution | 6,59 inci, 1.5K, 144Hz, |
| Touch Screen | multi-touch capacitive screen |
| Features |
144Hz 5000nits P3 wide color gamut P3 wide color gamut AMOLED |
Network
| Network Frequency | GSM / HSPA / LTE / 5G |
| SIM | Nano-SIM + Nano-SIM |
| Data Speed | HSPA, LTE, 5G |
Camera
| Multi Camera | Yes (Rear) |
| Rear | 50 MP, f/1.8, (wide), 1/1.56", PDAF, OIS 8 MP, f/2.2, (ultrawide), 1/4.0" |
| Front | 32 MP, f/2.2, (wide) |
| Flash | Yes |
| Video | 4K@30/60fps, 1080p@30/60/120/240fps, gyro-EIS, OIS, HDR |
| Camera Features | Snapshot, Ultra HD Document, Pano, 50MP, Pro, Slo-Mo, Long Exposure, Supermoon, dan Fisheye |
Connectivity
| Wi-fi | Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac/6/7, dual-band |
| Bluetooth | 6.0, A2DP, LE |
| USB | USB Type-C 2.0, OTG |
| GPS | GPS (L1+L5), BDS, GALILEO, QZSS, GLONASS, NavIC |
| HDMI | No |
| Wireless Charging | No |
| NFC | |
| Infrared | Yes |
Smartphone Features
| FM Radio | No |
| Web Browser | HTML 5 |
| Messaging | SMS, MMS, Online |
| Sensors | Fingerprint (under display, optical), accelerometer, gyro, compass, proximity |
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.





