Jakarta, Gizmologi – Team RRQ dan ONIC Esports resmi terpilih dalam Esports Foundation Club Partner Program (CPP) 2026. Program ini merupakan inisiatif global dari Esports Foundation dengan total pendanaan mencapai $20 juta untuk tahun ini.
Kedua tim Indonesia tersebut bergabung bersama 40 klub esports dari berbagai belahan dunia, mencerminkan semakin besarnya peran Asia Tenggara dalam ekosistem esports global. Program ini juga menjadi bagian dari rangkaian menuju Esports World Cup 2026 yang akan digelar di Riyadh.
Secara garis besar, CPP bukan hanya soal pendanaan. Program ini juga mencakup dukungan strategis, pengembangan brand, hingga aktivasi komunitas yang dirancang untuk memperluas jangkauan global masing-masing klub.
Pendanaan dan Ekspansi Global Jadi Fokus

Melalui program ini, setiap klub berpotensi mendapatkan pendanaan hingga $1 juta, serta akses ke berbagai peluang kolaborasi dan eksposur internasional. Bagi RRQ dan ONIC, ini menjadi kesempatan untuk memperkuat posisi mereka di level global.
RRQ sendiri sebelumnya sudah menunjukkan performa kompetitif di panggung internasional, termasuk di ajang Esports World Cup. Sementara ONIC dikenal sebagai organisasi multi-title yang konsisten tampil di berbagai game kompetitif.
Namun, pendanaan besar bukan jaminan kesuksesan instan. Tantangan tetap ada, mulai dari menjaga performa tim hingga memastikan strategi ekspansi brand benar-benar efektif di pasar global yang sangat kompetitif.
Ekosistem Berkembang, Tapi Persaingan Semakin Ketat
CPP juga menunjukkan bagaimana industri esports semakin mengarah ke model berbasis klub, mirip dengan olahraga tradisional. Fokusnya tidak hanya pada kompetisi, tetapi juga pada engagement dengan penggemar melalui konten, event, dan aktivasi komunitas.
Data dari penyelenggara menunjukkan bahwa klub dalam program ini menjangkau lebih dari 300 juta penggemar secara global. Ini memperlihatkan potensi besar dari pendekatan berbasis komunitas dalam membangun ekosistem esports.
Namun, dengan semakin banyaknya klub besar yang terlibat, persaingan juga semakin ketat. RRQ dan ONIC tidak hanya bersaing secara kompetitif, tetapi juga dalam membangun brand dan mempertahankan relevansi di mata penggemar global.
Pada akhirnya, keikutsertaan dalam program ini menjadi peluang sekaligus ujian. Jika dimanfaatkan dengan tepat, RRQ dan ONIC bisa semakin mengukuhkan posisi Indonesia di peta esports dunia. Tapi tanpa eksekusi yang konsisten, momentum ini juga bisa berlalu begitu saja.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



