Mahasiswa ini Sukses Modifikasi Konektor Lightning iPhone X dengan USB Type-C

Jakarta, Gizmologi – Meski telah lama dirumorkan, Apple belum ada rencana untuk mengganti port lightning di iPhone dengan USB type-C. Terbaru otoritas dagang Uni Eropa bahkan memaksa Apple untuk segera mengganti adapter dengan jenis perangkat yang lebih universal.

Hal tersebut mendorong, seorang mahasiswa teknik robotika dari Swiss Federal Institute of Technology, Ken Pillonel, untuk menggantikan konektor lightning di iPhone X menjadi USB Type-C. Lewat kanal YouTube pribadinya, Pillonel memamerkan iPhone X hasil modifikasinya dengan judul ‘World’s First USB-C iPhone’.

Dalam video berdurasi sekitar 40 detik itu, terlihat bahwa Pillonel menggunakan alat khusus untuk merombak bagian port USB Lightning di iPhone X miliknya. Pillonel mengatakan ia sudah melakukan proyek ini selama berbulan-bulan.

Mulanya, Pillonel membuat prototipe sederhana yang memungkinkan baterai iPhone untuk diisi ulang lewat port USB-C. Setelah semua tahapan selesai, Pillonel kemudian mencoba untuk mengisi daya ponsel melalui port USB-C.

Hasilnya, proses pengisian daya baterai pun bisa dilakukan. Bahkan, iPhone X tersebut tetap terdeteksi ketika dicolokkan ke laptop, sehingga bisa melakukan proses transfer data melalui port USB-C.

“Motivasi di balik proyek ini sederhana. Saya hanya ingin iPhone dengan USB Type-C. Kenapa? Karena semua perangkat yang saya punya memiliki USB Type-C sehingga akan cukup keren untuk mengubah iPhone,” kata Pillonel dalam blognya, seperti dikutip dari The Verge.

Lewat postingan blognya, Pillonel mengatakan ia merekayasa balik konektor C94 custom milik Apple, dan menciptakan desain PCB fleksibel yang bisa dimasukkan ke dalam iPhone. Pilonel mengatakan ia akan mengunggah video kedua yang menjelaskan proses modifikasinya dengan lebih detail.

Belum diketahui apakah Pillonel akan merilis detail PCB custom-nya, sehingga pengguna iPhone lain bisa melakukan DIY (Do it Yourself) modifikasi. Namun perlu diingat, jika modifikasi yang dilakukan Pillonel juga bisa membatalkan garansi resmi iPhone.

Secara garis besar, modifikasi yang dilakukan Pillonel menunjukkan bahwa iPhone sebenarnya memungkinkan untuk menggunakan port USB Type-C. Mengingat Apple juga sudah menghadirkan iPad dan MacBook dengan USB-C, tapi fitur ini belum juga merambah iPhone.

Baca Juga: Apple Dipaksa Uni Eropa untuk Ganti Adapter USB Type-C

Desakan Uni Eropa

USB Type C

Sekadar informasi, Apple sedang dipaksa oleh otoritas Uni Eropa untuk merilis iPhone dengan USB Type-C. Pasalnya, komisi Uni Eropa baru-baru ini berencana menggulirkan aturan baru yang mewajibkan semua pabrikan smartphone dan elektronik, termasuk Apple, melengkapi produk mereka dengan konektor pengisi daya USB-C.

Aturan itu dimaksudkan untuk membantu mengurangi limbah elektronik dan memudahkan konsumen tanpa harus memiliki banyak charger. Secara teori, jika semua smartphone menggunakan port USB yang sama, konsumen hanya membutuhkan minimal satu buah charger untuk dipergunakan sekaligus ke beberapa perangkat.

Terkait isu lingkungan yang jadi alasan Komisi Uni Eropa itu, Apple mengklaim telah berkomitmen untuk mengurangi emisi karbon di seluruh dunia. Di sisi lain Apple berargumen jika penggantian konektor dari Lightning ke USB-C hanya akan menambah jumlah sampah elektronik, karena pengguna baru iPhone diharuskan membeli kabel data baru.

Tinggalkan komen


Bagi 10 responden terpilih, berhak mendapatkan
saldo e-wallet masing-masing senilai Rp100 ribu.