Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Resmi Pamit, Inilah Alasan Nikon Indonesia Menutup Bisnisnya

0 181

Kabar yang cukup menyedihkan datang dari salah satu produsen kamera terkemuka asal Jepang. Ya, mungkin Gizmo friends sudah mendengar kabar sejak beberapa hari lalu, apabila Nikon baru saja pamit. Bukan, bukan secara global, namun pamit untuk berjualan maupun melayani pelanggannya di Tanah Air.

Informasi tersebut tentu hadir cukup mengagetkan. Pasalnya, Nikon cukup populer di Indonesia, memiliki komunitas fotografi eksklusif yang juga tidak main-main cakupannya. Pun produk-produknya juga tak kalah menjanjikan dibandingkan brand lainnya, dan masih terus merilis produk baru sepanjang tahun 2020. Sembari berikan layanan ekstra seperti kelas fotografi daring secara gratis sampai fitur untuk ubah kameranya menjadi webcam.

Pengumuman akan mundurnya Nikon Indonesia dari pasar kamera Tanah Air datang langsung dari akun Instagram resminya. Lewat sebuah postingan yang dibuat pada 21 Oktober kemarin, Nikon berikan informasi akan pemberhentiannya beroperasi di Indonesia. Yaitu sejak 22 Oktober 2020 kemarin, alias satu hari tepat setelah pengumuman.

Berhenti Beroperasi Satu Hari Setelah Pengumuman

Dalam keterangan foto di unggahan di atas, tertulis bila mereka telah berjalan hampir 8 tahun di Indonesia, dan di hari itu, Imaging Division PT. Nikon Indonesia secara resmi berhenti beroperasi. “Kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas dukungan dan kerjasamanya yang membuat Nikon menjadi salah satu brand fotografi terpercaya di Indonesia.”

Tak lama kemudian, beberapa fotografer Nikon maupun figur publik ikut mengunggah sebuah foto bersama. Caption foto mereka juga kurang lebih serupa, menyatakan bila di tanggal 21 Oktober, adalah hari terakhir Nikon Official Photographer, Nikon Icon dan Nikon Squad terafiliasi dengan brand secara resmi.

Dua di antaranya adalah seorang fotografer, Christina Tan serta Didiet Maulana. Unggah foto yang sama, keduanya berpamitan secara resmi, sembari mengatakan bila akan teap berkontribusi di dunia fotografi Indonesia. “Sebuah kebanggaan bisa menjadi bagian dari keluarga besar Nikon Indonesia. Di Nikon, kami tak hanya bekerja sama sebagai profesional, tapi sebagai keluarga,” tulis Christina dalam unggahan fotonya.

Lalu bagaimana dengan konsumen atau fotografer yang saat ini masih menggunakan kamera Nikon? Tidak perlu khawatir, karena Nikon Indonesia tidak pergi dan menyetop layanan penjualan dan purnajual begitu saja. Layanan dan dukungan untuk seluruh pengguna Nikon di Indonesia akan dialihkan ke PT. Alta Nikindo, selaku distributor resmi Nikon di Indonesia.

Pelayanan Akan Dialihkan Sepenuhnya ke PT. Alta Nikindo

PT. Alta Nikindo akan mengambil alih dan integrasikan seluruh kegiatan baik penjualan, marketing dan layanan servis. Sementara untuk alasan pamitnya sendiri, dikutip dari Medcom.id, karena pandemi Covid-19 yang berdampak ke bisnis, yang kemudian mendapat instruksi dari kantor pusat.

“Ini adalah instruksi dari kantor pusat kami untuk menggabungkan seluruh kegiatan sales, marketing dan service agar lebih maksimal dalam support ke konsumen,” kata General Manager Nikon Indonesia, Sukimin Thio kepada Medcom.id. Beberapa pengamat memprediksikan apabila ini adalah hasil dari melemahnya permintaan pasar Indonesia. Belum lagi dengan terus berkembangnya teknologi kamera smartphone.

Dengan pamitnya pihak resmi Nikon Indonesia, bukan berarti tak akan ada lagi produk Nikon baru yang diboyong ke Tanah Air. Seperti yang kita ketahui, Canon sendiri hadir di Indonesia lewat distributor resmi yaitu PT Datascrip. Terdapat kemungkinan bila mulai saat ini, kamera Nikon akan hadir dengan ‘jalur’ yang sama.