Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Nokia Jadi Brand Smartphone Tepercaya Versi Counterpoint

0 904

Selain berikan informasi mengenai market share brand smartphone dari tiap kuartal masing-masing tahun, lembaga riset Counterpoint Research juga menerbitkan laporan terkait “Trust Rankings”. Laporan tersebut khusus membandingkan produsen perangkat elektronik berdasarkan empat pilar utama; pembaruan perangkat lunak, pembaruan keamanan, build quality serta rekomendasi untuk kelas enterprise (organisasi).

Hingga kini, mulai banyak smartphone yang rutin mendapatkan pembaruan perangkat lunak atau software update. Mulai dari peningkatan versi Android, hingga keamanan bulanan, tak hanya lini Google Pixel saja. Salah satu yang dikenal paling rajin akan kedua hal ini adalah HMD Global, lewat smartphone Nokia Android mereka yang selalu unggulkan pembaruan & keamanan.

Dua hal tersebut adalah diferensiasi yang ditawarkan oleh HMD sejak peluncuran Nokia 2, 5 & 6 di 2017 lalu, memasukkan smartphone-nya ke dalam program Android One milik Google. Artinya, setiap kali ada pembaruan software maupun security patch, smartphone Nokia dijamin bakal mendapatkannya tak lama setelah perangkat Google sendiri.

Baca juga: Counterpoint: Huawei Geser Samsung, Kuasai Pangsa Pasar Smartphone Global Q2 2020

Nokia Paling Unggul dalam Pembaruan Perangkat Lunak

Counterpoint - Android OS version Q3 '19 - Q2 '20
Smartphone Nokia baru sudah menggunakan Android 10, disusul OnePlus dan beberapa brand lain yang masih gunakan Android 9 Pie.

Hal tersebut membuat Nokia merajai berbagai chart yang ada di laporan terbaru Counterpoint Research. Salah satunya, chart di atas yang membandingkan masing-masing brand dengan smartphone mereka yang sudah menjalankan versi Android terbaru yang sudah umum (dalam hal ini, Android 10). Yang masuk ke dalam variabel adalah perangkat yang rilis dalam rentang 3 tahun.

Terhitung semua alias 100% dari 20 perangkat Nokia terbitan HMD, sudah mendapat pembaruan ke Android 10. OnePlus juga sama, namun jumlah perangkatnya jauh lebih sedikit, hanya 7 saja. Sementara berurutan tiga di bawahnya adalah Samsung, realme dan Xiaomi, di mana masih ada yang gunakan seri Android 9 Pie bahkan Oreo.

Counterpoint - Security Patch Frequency Q3 '19 - Q2 '20
Tak seperti Nokia, brand seperti Samsung dan OPPO umumnya hadirkan pembaruan keamanan setiap tiga bulan sekali.

Sementara untuk pembaruan keamanan atau security patch, Nokia kembali mengungguli chart dengan skor 100%. Karena masuk dalam program Android One, seluruh smartphone rilisan HMD tersebut mendapatkannya tiap bulan. Lalu disusul oleh OnePlus, Lenovo, realme dan Xiaomi. Dengan Samsung dan OPPO menjadi salah satu yang terendah, karena update setiap 3 bulan sekali.

Selain perangkat lunak, faktor penting yang dilakukan proses uji oleh Counterpoint Research adalah build quality atau ketahanan fisik. Ada beberapa kriteria yang digunakan, seperti tes tekanan, drop (jatuh) impact), suhu, goresan serta ketahanan dari cairan (liquid). Dari rata-rata skor 3 dari 5, smartphone Nokia raih skor 4 dari 5.

Faktor Keamanan & Pembaruan Jadi Daya Tarik Selama Pandemi

Dalam laporan yang dirilis, VP & Research Director, Peter Richardson mengatakan bila pandemi Covid-19 membuat masyarakat lebih terhubung daripada sebelumnya. Meningkatnya serangan siber membuat pembaruan software dan keamanan di smartphone Android menjadi lebnih penting. Terutama organisasi atau perusahaan yang menerapkan sistem kerja baru.

Otomatis, mereka lebih memilih perangkat yang aman digunakan bagi pekerja atau karyawannya. “Selama dua tahun berturut-turut, smartphone Nokia menduduki peringkat teratas kami dalam menyediakan pembaruan perangkat lunak dan keamanan terlengkap, dan memiliki porsi portofolio tertinggi yang direkomendasikan untuk penggunaan perusahaan,” jelas Peter.

Sementara, 98% merk lainnya masih hadirkan smartphone dengan pembaruan software maupun keamanan yang belum konsisten. Namun kembali lagi, tak semua masyarakat dapat melihat diferensiasi yang ditawarkan HMD sebagai daya tarik untuk membeli. Terutama bagi mereka yang tidak merasa menyimpan banyak data penting pribadi, dan memilih smartphone dengan spesifikasi lebih tinggi.