Jakarta, Gizmologi โ nubia Fold resmi diumumkan di pasar Eropa dan Jepang. Banyak yang mengatakan nubia Fold akan menjadi pesaing langsung Galaxy Z Fold7. Menariknya, nubia bukan cuma menawarkan desain lipat ala buku, tapi juga harga yang jauh lebih terjangkau.
Dengan banderol sekitar US$1.150 setelah konversi mata uang, nubia Fold terpaut cukup jauh dari Galaxy Z Fold7 yang hampir menyentuh US$2.000. Selisih harga yang besar ini langsung menempatkan nubia Fold sebagai salah satu ponsel lipat paling โmasuk akalโ secara harga di kelas layar besar.
Nah, untuk pasar Jepang sendiri nubia Fold ini dibanderol dengan harga ยฅ178,560 atau sekitar Rp19.900.000. Namun, perlu ditekankan itu adalah harga yang bukan resmi untuk pasar Indonesia. Bahkan, pengguna nubia di Indonesia tidak terlalu berharap untuk nubia Fold atau nubia Flip akan hadir di Tanah Air.
Bukan hanya murah, nubia juga berani menyuguhkan kapasitas baterai yang sangat besar untuk ukuran ponsel lipat. Di atas kertas, kombinasi harga lebih rendah dan baterai jumbo ini terdengar menggoda. Namun seperti biasa, ada beberapa kompromi yang tetap perlu dicermati.
Baca Juga: nubia Flip3 Resmi Meluncur di Jepang, Penjualan Dimulai Januari 2026
Layar Besar dan Baterai Jadi Senjata Utama

nubia Fold membawa layar utama AMOLED lipat berukuran 8 inci dengan resolusi 2.480 x 2.200 piksel. Layar sekundernya berukuran 6,5 inci dengan resolusi 2.748 x 1.172 piksel. Keduanya mendukung refresh rate 120 Hz, meski nubia belum membeberkan tingkat kecerahan maksimalnya.
Yang paling mencolok justru baterainya yang berkapasitas 6.560 mAh. Angka ini sekitar 49 persen lebih besar dibandingkan Galaxy Z Fold7. Baterai tersebut juga mendukung pengisian cepat 55 watt lewat USB C. Dari sisi desain, ketebalan 5,4 mm saat terbuka dan 11,1 mm saat terlipat masih tergolong ramping untuk ukuran ponsel lipat.
nubia mengklaim bahwa dengan layar ini bisa mendapatkan pengalaman yang maksimal ketika pengguna ingin menonton film atau menikmati hiburan. Hadirnya kualitas layar AMOLED ini menjadi salah satu faktor yang membuat nubia Fold memiliki kesan yang imersif dari sisi visual.
Performa Kencang, Tapi Tetap Ada Catatan


Untuk sektor performa, nubia Fold sudah dibekali Snapdragon 8 Elite yang menjanjikan kinerja kelas flagship. Kamera utamanya mengusung dua sensor 50 MP yang secara spesifikasi cukup menjanjikan untuk kebutuhan fotografi harian maupun konten.
Namun di sisi lain, nubia masih kalah dalam hal ekosistem, optimasi software, serta dukungan pembaruan sistem jangka panjang jika dibandingkan dengan Samsung. Selain itu, detail seperti tingkat kecerahan layar, kualitas engsel, hingga ketahanan jangka panjang masih menjadi tanda tanya.
Pada akhirnya, nubia Fold adalah alternatif menarik bagi pengguna yang ingin merasakan ponsel lipat layar besar tanpa harus membayar semahal Galaxy Z Fold7. Tapi untuk pengguna yang mengutamakan kematangan sistem dan layanan purna jual, Samsung masih menawarkan rasa aman yang sulit disaingi.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



