Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Luncurkan Pusat Informasi COVID-19, WhatsApp Gelontorkan USD1 Juta

0 488

Walau hanya sekadar aplikasi pesan instan, ternyata WhatsApp memiliki kepedulian terkait upaya global dalam melawan pandemi COVID-19. Hari ini, platform milik Facebook tersebut mengumumkan dua inisiatif yakni meluncurkan Pusat Informasi COVID-19 WhatsApp dan penyaluran donasi USD1 juta untuk Jaringan Internasional Penguji Fakta (IFCN) asuhan Poynter Institute.

Pusat Informasi COVID-19 WhatsApp berkolaborasi dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Dana Anak-anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF), dan Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP). WhatsApp menghadirkan pusat informasi ini karena pentingnya pengguna untuk memperoleh informasi akurat di tengah banyaknya rumor yang beredar.

Will Cathcart, Head of WhatsApp, mengatakana bahwa selama periode ini, timnya mengamati banyak yang mengandalkan WhatsApp, baik dalam komunikasi antarteman dan orang yang dicintai, antara dokter dan pasiennya, maupun guru dan siswanya. Oleh karena itu, pihaknya menyediakan Pusat Informasi COVID-19 WhatsApp yang dapat membantu menghubungkan orang-orang di saat yang penuh kewaspadaan ini.

“Kami senang karena bisa bekerja sama dengan Poynter Institute untuk membantu menumbuhkan sejumlah organisasi penguji fakta di WhatsApp serta mendukung pekerjaan mulia mereka dalam mematahkan rumor. Kami juga akan terus bekerja sama secara langsung dengan kementerian kesehatan di seluruh dunia agar mereka dapat memberikan informasi terkini secara langsung melalui WhatsApp,” ujar Will.
Baca juga: Tips Efektif Work from Home dengan Memanfaatkan Teknologi

Pusat Informasi COVID-19 WhatsApp

Pusat Informasi COVID-19 WhatsAppTerlepas dari adanya anjuran social distancing, WhatsApp berupaya terus menyediakan layanan perpesanan yang sederhana, terpercaya, dan aman untuk berkomunikasi antarpengguna. Pusat Informasi COVID-19 WhatsApp yang diluncurkan hari ini dapat ditemukan di laman whatsapp.com/coronavirus.

Di laman tersebut, terdapat panduan sederhana bagi para petugas kesehatan, tenaga pengajar, tokoh masyarakat, organisasi nirlaba, jajaran pemerintah, serta pelaku bisnis yang senantiasa mengandalkan WhatsApp untuk berkomunikasi. Situs ini juga menawarkan tips dan konten umum bagi pengguna di seluruh dunia demi mengurangi penyebaran rumor dan membuka akses terhadap informasi kesehatan yang akurat.

Rekomendasi Pusat informasi COVID-19 ini memberikan panduan cepat kepada grup-grup kecil sehingga mereka dapat memanfaatkan fitur WhatsApp secara maksimal, yang akan disebarluaskan juga oleh UNDP kepada koordinator komunitas-komunitas lokal terkait.

Selain itu, WhatsApp juga bekerja sama dengan WHO untuk menyediakan layanan hotline perpesanan yang bisa langsung digunakan orang-orang di seluruh dunia. Hotline ini akan menyediakan informasi terpercaya dan akan terdaftar dalam Pusat Informasi COVID-19 WhatsApp.

Sampai saat ini, WhatsApp telah bekerja sama dengan sejumlah kementerian kesehatan nasional dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)  untuk memberikan informasi faktual kepada pengguna melalui perpesananan singkat di berbagai negara, termasuk Indonesia. Seiring upaya ini berlanjut, pusat informasi ini akan terus diperbarui sesuai situasi terkini.

Donasi USD1 Juta

Pendanaan sebesar USD1 juta dari WhatsApp kepada IFCN akan mendukung upaya pengujian fakta oleh aliansi #CoronaVirusFacts dan menjangkau lebih dari 100 organisasi lokal yang sejauh ini tersebar di 45 negara.

Selama setahun terakhir, WhatsApp terus berupaya mendatangkan berbagai organisasi penguji fakta langsung di platform WhatsApp agar mereka dapat melakukan crowdsource dan melaporkan rumor yang beredar dalam berbagai layanan perpesanan termasuk WhatsApp atau SMS.

Pendanaan ini bertujuan untuk mendukung pelatihan cara menggunakan fitur-fitur canggih dalam WhatsApp Business, termasuk WhatsApp Business API. Perluasan kehadiran organisasi-organisasi penguji fakta tersertifikasi IFCN ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menanggapi potensi rumor yang berbahaya.

Baybars Orsek, Director of IFCN, menambahkan bahwa donasi yang diberikan oleh WhatsApp pada periode penting ini akan membantu pengujian fakta yang diterbitkan oleh aliansi #CoronaVirusFacts untuk menjangkau lebih banyak orang serta membantu mereka membedakan antara fakta dan fiksi di tengah arus informasi yang tak terbendung seperti sekarang, yang mana disebut sebagai ‘infodemic’ oleh WHO.”

IFCN juga berharap dapat menemukan cara untuk memahami penyebaran informasi palsu terkait kesehatan dalam berbagai format di WhatsApp serta menyediakan alat bagi para penguji fakta untuk mendeteksi dan mematahkan misinformasi di dalam aplikasi perpesanan.