Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

RedDoorz dan OYO Sediakan Akomodasi Gratis Bagi Tenaga Medis COVID-19

0 1.911

Gotong-royong untuk mendukung tenaga medis yang menangani pasien Covid-19 terus mengalir. Kali ini dari platform pemesanan hotel yakni RedDoorz dan OYO. Meski tidak dilakukan berbarengan, keduanya menyediakan tempat penginapan gratis bagi tenaga medis yang berada di garda terdepan penanganan virus corona.

Penyebaran virus SARS-Cov-2 ini memang terus menunjukkan peningkatan dari hari ke hari. Berdasarkan data per tanggal 3 April, telah ditemukan lebih dari 1.986 kasus yang terkonfirmasi positif, 181 orang meninggal dunia dan yang berhasil sembuh mencapai 134. Dari angka positif tersebut, lebih dari 50 persen berasal dari ibukota Jakarta.

Hal itulah yang menggerakkan pelaku perhotelan, yang pasti okupansinya juga sepi, untuk menyediakan akomodasi. Untuk menggelar fasilitas ini, RedDoorz bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Wishnutama, Menteri Parekraf, yang pada akhir Februari sempat berencana memberikan insentif untuk menggenjot sektor pariwisata dari dampak global Corona, menarik rencananya setelah virus masuk Indonesia.

Mantan bos NET T ini mengatakan pemerintah melakukan berbagai upaya untuk melawan penyebaran virus COVID-19 dengan memprioritaskan kesehatan dan keselamatan seluruh masyarakat Indonesia. Di mana para tenaga medis terus bekerja keras untuk memberikan pelayanannya.

“Dalam kapasitas Kemenparekraf, kami ingin memfasilitasi tenaga medis dan gugus tugas yang memerlukan akomodasi. Kerja sama dengan RedDoorz ini adalah satu bentuk fasilitasi dimaksud.Tentunya mitra yang dipilih adalah yang menerapkan SOP terkait pelayanan tamu sebagaimana yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan yang sesuai dengan prosedur penanganan COVID-19,” ujar Wishnutama di Jakarta (03/04).
Baca juga: Tips Mencegah Penyebaran Virus Corona Melalui Smartphone

Program Red Heroes RedDoors

RedDoorz menyediakan tempat penginapan gratis bagi para tenaga medis yang menangani kasus COVID-19. Inisiatif ini merupakan bagian dari program terbaru “Red Heroes” yang diluncurkan di kawasan Asia Tenggara untuk memberikan bantuan dan dukungan terhadap perlawanan pada wabah COVID-19.

‘Red Heroes’ menyediakan total 102 kamar hotel yang tersedia di dua hotel, yaitu RedDoorz Plus Near Plaza Blok M dan RedDoorz Plus @ Thamrin. Kedua hotel ini dipilih karena kedekatannya dengan dua rumah sakit yang menangani cukup banyak kasus COVID-19 di Jakarta, yaitu RSPAD Gatot Subroto dan RS Cipto Mangunkusumo.

Untuk pelaksanannya, Kemenparekraf akan bekerja bersama dengan berbagai unit di pemerintahan untuk mengelola para tenaga medis yang dapat mengakses penginapan yang RedDoorz sediakan selama program berlangsung. RedDoorz juga akan membantu dan bekerja sama secara erat dengan unit-unit pemerintahan di level nasional dan daerah.

Platform hotel online ini akan melanjutkan program Red Heroes tergantung dengan perkembangan situasi di masa datang. Termasuk ke berbagai daerah lain yang membutuhkan dalam upaya membantu daerah-daerah lain yang paling membutuhkan dan terdampak terhadap pandemik ini.

Amit Saberwal, CEO dan Founder RedDoorz, mengatakan pihaknya memantau terus perkembangan situasi di Indonesia dan sadar akan kuatnya tekanan  yang diakibatkan oleh wabah COVID-19 ini terhadap sektor kesehatan dan juga bagi para tenaga medis yang menangani.

“Sebagai perusahaan yang telah beroperasi di Indonesia selama lebih dari lima tahun, kami ingin ikut berkontribusi dalam penanganan wabah ini. Hal inilah yang mendasari kami meluncurkan program Red Heroes di Jakarta. Ini sebagai upaya mendukung pemerintah Indonesia dan sistem kesehatan di masa-masa paling menentukan ini. Kami berharap lebih banyak perusahaan dapat berpartisipasi dalam upaya ini,” jelasnya.

Untuk meminimalisir penyebaran virus dan menekan kurva penyebaran, RedDoorz juga melakukan berbagai langkah untuk memastikan keselamatan dan kesehatan para pelanggan dan para karyawan hotel. Mereka telah meningkatkan frekuensi pembersihan dan penyemprotan disinfektan di area-area publik hotel, seperti lobi, lift, ruang serba guna, dan toilet. Hand sanitizer juga disediakan di berbagai area publik di seluruh properti hotel.

OYO

Sebagaimana yang dilakukan RedDoorz, OYO Hotels and Homes Indonesia juga secara khusus mengalokasikan salah satu hotelnya sebagai tempat tinggal bagi para tenaga medis. Hal ini ditegaskan oleh Alfian Lim, Country Head OYO Hotels and Homes Indonesia, yang mengatakan, pihaknya secara khusus mengalokasikan sejumlah kamar di hotel bagi para dokter, perawat dan petugas medis lainnya.

“Ini guna mempermudah akses mereka untuk menginap, membersihkan diri, ataupun hanya sekedar melepas lelah. Kami berharap kontribusi ini setidaknya dapat membantu mereka untuk tetap dapat menjaga kondisi fisik dengan beristirahat yang cukup dan nyaman di tengah padatnya aktivitas,” kata Alfian.

Ia juga menekankan bahwa fasilitas ini diharapkan dapat menjadi salah satu solusi di tengah kekhawatiran para tenaga medis yang terpaksa menjaga jarak dengan keluarga atau kerabat karena berinteraksi langsung dengan pasien positif COVID-19. Inisiatif penyediaan akomodasi ini ditargetkan untuk staf dan tenaga medis di salah satu rumah sakit rujukan penanganan COVID-19, yaitu Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto.

Inisiatif ini sebelumnya juga telah diberlakukan di berbagai wilayah operasional OYO yang terdampak COVID-19 seperti India, Malaysia, dan Amerika Serikat. Supaya para staf hotel dapat bekerja dengan tenang selama masa sulit, OYO juga memberikan pembekalan informasi oleh tenaga ahli medis untuk memastikan pemahaman yang tepat terkait virus corona.

Selain itu, untuk memastikan keselamatan dan kesehatan para karyawan dan tamu tetap terjaga, OYO juga telah menerapkan standar prosedur operasional sesuai dengan protokol kesehatan seperti pengecekan suhu tubuh sebelum check-in, penggunaan masker, penyediaan cairan hand sanitizer, mencuci tangan secara rutin serta melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh kamar hotel sebelum tamu check-in dan setelah check-out, demi menjaga kamar tetap higienis.

Sebagai informasi, pada Februari 2020 lalu, OYO juga telah mengalokasikan dana sebesar USD 200 ribu (Rp 2,7 miliar) di Asia Tenggara dan lebih dari 1 juta RMB (Rp 1,9 miliar) khusus untuk wilayah Tiongkok untuk turut menanggulangi COVID-19. Dana tersebut dialokasikan untuk membantu para mitra pemilik aset dan anggota keluarga mereka di daerah-daerah yang terkena dampak COVID-19. Sejumlah jajaran senior manajemen OYO juga turut menyumbangkan sebagian dari gaji mereka di bulan Februari 2020 untuk menyokong tujuan tersebut.