Jakarta, Gizmologi – Tidak terasa, kini sudah lebih dari satu tahun setelah Apple secara resmi memperkenalkan “spatial computer” mereka yakni Apple Vision Pro. Dibanderol sangat mahal, perangkat tersebut menjadi produk paling ambisius Apple. Dan kini telah muncul rumor bila Apple Vision Pro generasi kedua siap membawa sejumlah peningkatan, termasuk Apple Intelligence.
Saat pertama kali debut, Apple Vision Pro disebut mengusung cip Apple M2, yang memang pada masanya bisa dibilang masih yang terbaik. Namun lepas satu tahun kemudian, Apple hadirkan iPad Pro sebagai produk Apple pertama dengan cip M4, yang kabarnya bakal disematkan ke jajaran perangkat Mac akhir tahun ini. Analis Ming Chi Kuo, sebutkan bila Apple kini tengah mengembangkan perangkat AR/VR generasi keduanya.
Bocoran informasi terbaru dari Ming Chi Kuo, sejalan dengan apa yang sempat Mark Gurman dari Bloomberg sebutkan sejak Juni lalu. Saat itu, dikatakan bila Apple memang ingin menghadirkan perangkat tercanggihnya dulu, baru diikuti dengan alternatif lebih terjangkau yang bisa disebut “Apple Vision”. Sekaligus mengembangkan generasi kedua dari versi Pro.
Baca juga: Mantan Desainer Apple, Jony Ive Kolaborasi Bersama OpenAI
Apple Intelligence Meningkatkan Pengalaman Menggunakan Vision Pro

Lewat sebuah postingannya pada platform Medium (27/9), Ming Chi Kuo mengatakan bila Apple Vision Pro terbaru dengan cip Apple M5 siap diproduksi massal pada kisaran semester kedua tahun depan—tidak menutup kemungkinan akan diperkenalkan akhir 2025, dan mulai dijual di awal tahun berikutnya, seperti pada generasi pertama. Lalu apa saja prediksi peningkatan yang siap dibawa?
Kalau cip M4 saja sudah jauh lebih baik dari M2, Apple M5 disebut bakal meningkatkan kemampuan komputasi Apple Vision Pro generasi berikutnya, dan bisa memberikan pengalaman integrasi Apple Intelligence secara mulus. Sementara aspek hardware lainnya termasuk desain tidak mengalami banyak perubahan, agar harga perangkat tak menjadi lebih mahal.

Melalui Apple Intelligence, diharapkan pengguna nantinya bisa berinteraksi dengan UI Vision Pro secara lebih intuitif, mengombinasikan eye tracking serta kendali gestur. Menariknya, Ming Chi sebutkan bila “penurunan biaya dan harga, berat perangkat, serta peningkatan daya tahan baterai dan lainnya bakal terjadi.”
Apple bakal menarik supplier baru yakni Zhaowei, yang disebut bakal mampu menarik minat investor lebih baik. Ketika Apple Intelligence terintegrasi ke dalam Apple Vision Pro, kecanggihan AI model terbaru seperti text-to-video bakal lebih terasa impresif, dibandingkan ketika diakses dari gadget mainstream lainnya seperti smartphone.
Sudah Dikembangkan Sejak Tahun Ini

Seolah setuju dengan apa yang sudah dibocorkan oleh Ming Chi Kuo, Mark Gurman mengutip postingannya di Medium tersebut, dengan mengutip dua artikel bikinannya beberapa waktu lalu yang juga membocorkan informasi serupa. Di mana internal Apple sedang menguji sebuah produk dengan kode nama “N109”, yang ditujukan sebagai Vision Pro generasi kedua. Terlihat mirip, namun dengan prosesor baru dan peningkatan kamera eksternal.
Apple juga terus mencari cara agar Vision Pro memiliki bobot lebih ringan, dan lebih nyaman untuk digunakan. Seperti yang kita tahu, dalam pembelian Apple Vision Pro generasi pertama, diberikan dua jenis head band alias ikat kepala. Di mana salah satunya memiliki strap yang melintas di atas kepala, agar bobot perangkat terasa lebih merata dan nyaman.
Dalam prediksi Mark Gurman, ia juga menyebutkan purwarupa seri “N107” yang ditujukan sebagai Apple Vision versi terjangkau. Kabarnya bakal membutuhkan sambungan dari iPhone atau Mac agar bisa berfungsi, menjadi cara lain supaya hardware di dalam perangkat bisa dibuat lebih sederhana, menekan harga jual.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



