Jakarta, Gizmologi – Bocoran terbaru datang dari tipster kawakan Digital Chat Station di Weibo yang menyebut bahwa iQOO 15 Ultra akan resmi diperkenalkan pada awal Februari, atau sebelum perayaan Imlek yang jatuh pada 17 Februari. Menariknya, pihak iQOO sendiri sudah mengonfirmasi bahwa peluncuran memang akan dilakukan sebelum libur panjang tersebut.
iQOO 15 sudah lebih dulu meluncur di China sejak Oktober lalu dan menyusul ke pasar global pada November. Namun, bagi para mobile gamer, model tersebut tampaknya belum cukup ekstrem. Kini, perhatian tertuju pada iQOO 15 Ultra yang disebut bakal menjadi varian paling kencang di seri ini.
Sayangnya, satu hal yang masih menggantung adalah ketersediaan global. Hingga kini belum ada sinyal apakah iQOO 15 Ultra akan keluar dari pasar China. Ini jadi catatan penting, mengingat banyak ponsel gaming eksklusif yang akhirnya hanya jadi “barang pameran” bagi pengguna di luar Tiongkok.
Baca Juga: iQOO 15 Resmi Meluncur di Indonesia, Ini Spesifikasi Lengkap dan Harganya!
Fokus Gaming dengan Kipas Pendingin Aktif

Hal paling mencolok dari iQOO 15 Ultra adalah kehadiran active cooling fan terbesar yang pernah ada di smartphone. Kipas ini diklaim mampu menjaga suhu chipset tetap stabil saat sesi gaming berat, sesuatu yang selama ini menjadi titik lemah ponsel berbasis Snapdragon kelas atas.
Di sektor dapur pacu, ponsel ini akan memakai Snapdragon 8 Elite Gen 5, sama seperti iQOO 15 reguler. Layarnya juga identik, yakni panel LTPO AMOLED 6,85 inci beresolusi 1440×3168 piksel, refresh rate 144Hz, dan tingkat kecerahan puncak hingga 6.000 nits. Kombinasi ini jelas menargetkan gamer kompetitif yang butuh visual tajam dan responsif.
Dijanjikan Ada Peningkatan yang Signifikan
Selain kipas, iQOO 15 Ultra juga disebut bakal memiliki shoulder button fisik, mempertegas orientasinya sebagai ponsel gaming. Fitur ini jarang ditemui di flagship mainstream, dan bisa menjadi nilai jual kuat bagi pemain FPS atau MOBA.
Namun, pendekatan ekstrem ini juga membawa risiko. Kipas aktif berpotensi menambah bobot, konsumsi daya, serta menimbulkan suara. Belum lagi soal durabilitas jangka panjang, karena komponen mekanis jelas lebih rentan dibanding sistem pendingin pasif.
Dengan peluncuran yang tinggal hitungan minggu, iQOO 15 Ultra terlihat menjanjikan di atas kertas. Tapi tanpa kepastian rilis global dan dengan sejumlah kompromi desain, ponsel ini masih terasa seperti produk niche yang belum tentu relevan untuk semua pengguna.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



