Jakarta, Gizmologi โ Penggemar game The Last of Us harus berhati-hati, sebab penjahat siber memanfaatkan hype atau momentum perilisan serial adaptasi dari game tersebut untuk menyebarkan scam. Kaspersky mencatat adanya aktivitas phising dengan embel-embel The Last of Us di Internet.
Seperti diketahui, serial The Last of Us akan ditayangkan pada saluran HBO mulai 15 Januari. Berdasarkan laporan Kaspersky baru-baru ini mencatat penjahat siber menargetkan hype dari orang-orang yang sebelumnya bukan penggemar dari gameย The Last of Us.
โWaspada dan periksa apakah game yang Anda tunggu-tunggu tersedia di platform yang ditawarkan, unduh game hanya dari toko aplikasi resmi dan jangan lupa untuk menggunakan solusi keamanan tepercaya,โ ujarย Olga Svistunova, pakar keamanan di Kaspersky, Sabtu (14/1/2023).
Dijelaskan Olga, penjahat siber memanfaatkan ketidaktahuan penggemar dengan merilis game dalam versi PC. Di mana kenyataannya, game The Last of Us hanya dirilis eksklusif di PlayStation.
Jadi alih-alih mengunduh permainan, file tersebut berisi malware berbahaya yang dapat bersembunyi dan bekerja diam-diam di komputer korban. Mereka akan melancarkan misinya tanpa diketahui pemilik perangkat, karena file berbahaya ini tidak menyebabkan kerusakan yang terlihat.
Baca Juga: Kaspersky: Robot Hadirkan Bantuan Sekaligus Ancaman bagi Karyawan Perusahaan
Scam The Last of Us versi PC
Selain itu, Olga juga menemukan situs web yang menawarkan kode aktivasi The Last of Us. Sebelum mengunduh kode, calon korban akan diminta untuk memilih salah satu dari โhadiahโ yang akan mereka terima, seperti Gift Card PlayStation dan Roblox USD100.
Namun setelah itu, situs akan meminta kredensial dan data rekening bank untuk pembayaran biaya komisi. Dan di sini lah kejahatan dimulai, dengan memberikan data tersebut kepada penjahat dunia maya, uang dalam rekening akan dengan mudah dicuri dan digunakan untuk skema penipuan lainnya.
Oleh karena itu, penting bagi Sahabat Tek untuk menghindari tautan yang menjanjikan penayangan awal film atau serial TV. Jangan lupa periksa keaslian situs web sebelum memasukkan data pribadi dan hanya gunakan halaman web resmi tepercaya untuk menonton atau mengunduh film.
Untuk mengetahui keabsahan sebuah situs, kalian bisa periksa ulang format URL dan ejaan nama perusahaan. Perhatikan juga ekstensi file sebelum mengunduh. Perlu diketahui, file video tidak akan pernah memiliki ekstensi .exe atau .msi.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



