alexa

Senasib dengan Twitter Fleets, LinkedIn Hilangkan Fitur Stories

Jakarta, Gizmologi – Tahun lalu, LinkedIn memperkenalkan fitur Stories yang populer digunakan pada platform sosial media seperti Instagram, Facebook hingga WhatsApp. Sayangnya, LinkedIn justru memutuskan untuk menghilangkan fitur tersebut dari platformnya.

Liz Li, Senior Director of Product LinkedIn mengatakan, fitur berbagi video pendek yang akan menghilang dalam waktu 24 jam dinilai tidak cocok di LinkedIn. Rencananya fitur Stories tersebut akan dihapus pada 30 September mendatang.

“Dalam mengembangkan Stories, kami berasumsi bahwa orang tidak ingin video informal dilampirkan ke profil mereka, dan hal itu akan mengurangi hambatan yang dirasakan orang untuk memposting,” tulis Liz Li, seperti dilansir dari Techcrunch, Jumat (3/9/2021).

Langkah ini seakan mengikuti jejak Twitter yang beberapa waktu lalu memutuskan untuk menutup Fleets, fitur berbagi video atau foto singkat persis Stories. Alasan penghapusan fitur ini dikarenakan fitur stories atau Fleets tidak terlalu berfungsi di platformnya.

“Ternyata, pengguna ingin membuat video abadi yang menceritakan kisah profesional Anda dengan cara yang lebih pribadi dan yang menunjukkan kepribadian dan keahlian Anda,” lanjutnya.

Bersamaan dengan pengumuman itu, LinkedIn akan memberikan slot tersebut untuk kolom iklan yang sebelumnya berada di feed pengguna. Meski begitu pengguna masih bisa membuat konten atau iklan dari halaman stories mereka sendiri.

Baca Juga: Jarang Dipakai, Twitter Matikan Fitur Fleets

Dengan demikian, LinkedIn akan kembali fitrahnya sebagai platform sosial media dalam menghubungkan jejaring kerja profesional. “Ada lebih banyak cara untuk menyempurnakan konten dalam konteks profesional, dan pengguna ingin melakukannya di seluruh LinkedIn.”

Seperti diketahui, hampir semua jejaring media sosial kerap meniru kesuksesan platform kompetitor lain, baik Youtube, dan Facebook pun juga memiliki fitur serupa. Tak hanya Stories, beberapa perusahaan media sosial dilaporkan juga sedang gencar membuat fitur serupa Clubhouse, dan salah satunya adalah LinkedIn.

Tinggalkan komen