alexa

Serial Animasi Arcane, Adaptasi League Of Legends Segera Tayang Akhir 2021

Diperkenalkan pada 2019, disiapkan tayang tahun 2020, kemudian ditunda akibat pandemi, serial animasi Arcane akan berusaha mendapatkan momentumnya saat rilis di akhir 2021 nanti. Selaku pengembang dan pembuat Arcane, Riot Games menggandeng Fortiche Productions untuk memproduksi serial tersebut. Sementara Netflix dipilih sebagi rumah untuk menayangkan Arcane.

Serial animasi Arcane sendiri merupakan adaptasi langsung dari game MOBA (Multiplayer Online Battle Arena) terkenal League Of Legends. Mengambil latar belakang dunia League, serial ini menampilkan sosok champion dari game yang sama. Wilayah utopia Pitlover dan daerah bawah tanah Zaun secara spesifik akan menjadi lokasi tempat cerita berlangsung.

“Bagi kami, Arcane merupakan surat cinta untuk memenuhi harapan gamer dan fans kami untuk pengalaman sinematik yang melibatkan champion di dunia League of Legends,” ujar Shauna Spenley, Global President of Entertainmet Riot Games.

Sementara pemilihan Netflix sebagai rumah tempat Arcane bernaung, tidak lepas dari misi penayangan serial ini dalam skala global. “Netflix, dengan merek dan misi globalnya untuk menyediakan konten premium berkualitas tinggi menjadi mitra sempurna untuk membantu kami mempersembahkan Arcane kepada gamer di seluruh dunia,” lanjut Shauna.

Sayangnya baik Riot Games maupun Netflix belum memberikan detail waktu penayangan serial Arcane. Dan hanya memberikan informasi periode waktu di akhir 2021 nanti. Namun bila melihat potensi tayangan yang menyasar pada rentang usia 14+, bisa saja Arcane akan mulai hadir saat liburan akhir tahun di bulan Desember.

Baca juga: Sekuel Dragon Ball Super Akan Menyapa Fans Tahun 2022!

Arcane Jadi Senjata Hadapi Serial Dota

arcane
Tren saat ini menjadikan game sebagai basis cerita untuk cerita dalam serial televisi, film, hingga novel.

Munculnya Arcane sebagai perpanjangan cerita yang ada dalam game League of Legends, makin memperkuat tren saat ini. Dimana banyak pengembang game yang melirik media lain seperti film, serial televisi, hingga novel dan komik, sebagai sarana bercerita dari judul game yang ada. Di genre serial animasi, kehadiran serial Arcane akan head-to-head dengan judul Dota: Dragon’s Blood.

Dota: Dragon’s Blood mengambil basis cerita dari game MOBA DOTA 2. Serial ini ditulis oleh Ashley Miller dan diproduksi oleh Netflix Animation bersama Valve. Dota: Dragon’s Blood sudah menyelesaikan season 1, dan ada kemungkinan dilanjutkan ke season berikutnya. Namun meski hadir dalam bentuk animasi, serial ini memiliki rating 18+ karena bobot cerita yang lumayan berat.

Dengan genre game dan model tayangan yang sama, maka wajar apabila kita beranggapan bahwa Arcane merupakan senjata Riot Games untuk melawan seri Dota dari Valve. Persaingan kedua judul game dalam meraih popularitas global di dunia e-sports terus berlangsung hingga kini. Meski saat ini Dota 2 cenderung lebih unggul, ada pula prediksi bahwa League of Legends akan berjaya beberapa tahun ke depan.

Tinggalkan komen