Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Skater XL Menuju Konsol Game di Juli 2020

0 90

Game bertema skateboarding menjadi suatu hal yang belum pernah terbayang sampai munculnya seri fenomenal Tony Hawk Pro Skater di konsol Playstation. Setelah itu banyak muncul game bertema sama mencoba mengikuti kesuksesan THPS. Sampai kini pun,  game skateboarding terus hadir memenuhi daftar pilihan di konsol maupun mobile. Dan kini ada satu judul yang siap mencuri perhatian di konsol,  Skater XL.

Skater XL awalnya berangkat dari sebuah game mobile populer berjudul Skater pada 2015. Untuk kemudian menjadi salah satu game nominasi Game Of The Year tahun tersebut. Kesuksesan yang membawa Easy Day Studios, developer Skater, terlecut untuk membuat game lanjutan pada perangkat yang lebih luas. Maka terwujudlah Skater XL pada 2018, yang rilis secara lewat early access di Steam.

Kini  hampir satu setengah tahun kemudian, setelah dimainkan oleh banyak gamer. Skater XL bersiap jadir sebagai full-game di Windows, Xbox One, Playstation 4, dan Nintendo Switch. Skater XL menjadi sebuah game “baru” yang hadir dari proses panjang, demi mengakomodasi keinginan gamer di seluruh dunia.

Baca Juga: Tetap bugar saat karantina dengan game olahraga favorit ini!

Area Bermain Super Luas di Skater XL

Evan Smith di Skater XL
Evan Smith sedang beraksi pada salah satu spot di Skater XL.

Gameplay Skater XL memilih pendekatan tipe street atau flatground dalam mode bebas. Tipe permainan tersebut memang membuat gamer leluasa sekaligus menantang saat dimainkan. Berbeda dengan tipe vert atau bowl yang memerlukan tempat tertentu untuk dapat menciptakan trik yang tersegmentasi.

Tipe street juga membuat area bermain pada Skater XL dapat dimaksimalkan. Tidak lagi hanya berputar di skatepark. Gamer akan mendapati area bermain super luas kota Los Angeles, di wilayah California Selatan. Jalanan utama, pedestrian, bangku taman di antara gedung-gedung menjulang hadir dalam permainan. Pemilihan kota ini juga didasari pada anggapan bahwa di sinilah sub-kultur skaterboarding menjadi besar.

Ada lebih dari 60 spot untuk bermain mirip aslinya di Skater XL. Sehingga gamer dapat membuat rekaman ulang dari “penaklukan” tempat atau gap legendaris oleh para pro-skater di tempat-tempat tersebut.

Bagi yang pernah memainkan game Skate atau Session, mungkin sudah tidak asing dengan gameplay di Skater XL. Gamer serasa diberi kebebasan lewat kombinasi arah pada thumbstick agar karakter bisa melakukan kickflip, laserflip, dan berbagai trik skate lainnya.

Menariknya, Skater XL menawarkan mode sandbox  dalam permainan, sehingga semakin leluasa mengeksplorasi tempat-tempat ikonik di dalam kota. Beberapa nama pro-skater seperti Tiago Lemos, Brandon Westgate, Evan Smith, dan Tom Asta turut serta di game ini. Agak asing bagi yang tak terbiasa mengikuti perkembangan dunia skateboard global. Tapi siapa peduli, karena gamer juga dapat membuat karakter custom di dalamnya.

Kostumisasi tidak hanya ditemukan pada karakter skater. Masih ada papan luncur yang dapat diberi berbagai sentuhan agar lebih personal. Mulai dari pemilihan deck, grip tape, truck, maupun wheel dari berbagai macam brand skateboard. Belum lagi beragam modifikasi dari modder yang sepertinya akan disuntikan pada versi konsol.

Berhubung Skater XL dapat dimainkan online. Maka gamer juga dapat membuat komunitas dalam game agar tetap hidup. Caranya dengan membagikan kreasi skatepark, membuat brand, ataupun online zine. Hal-hal yang terdengar remeh namun dapat membuat ekosistem komunitas game ini tetap solid.

Dengan vakumnya seri Skate dan THPS terbaru, satu-satunya rival potensial dari Skater XL datang dari game Session. Hadir dengan nuansa sama, namun memiliki karakteristik sedikit berbeda. Session telah hadir dalam mode early access sejak September 2019 lalu. Serta dianggap memiliki tingkat simulasi dan efek fisik lebih baik dari Skater XL. Semoga Easy Day Studios dapat membuat game ini lebih baik saat rilis pada Juli 2020 nanti.

Yang patut diingat, Skater XL sebenarnya telah dirilis dalam versi beta sejak lama. Di mana waktu tersebut digunakan untuk menerima input dari seluruh pemain di seluruh dunia. Sebelum akhirnya dirilis dalam versi konsol, yang tentunya sudah lebih matang. Kita nantikan saja.

Beberapa Screenshot di Skater XL

Skater XL

Skater XL