Jakarta, Gizmologi – Operator seluler Smartfren melakukan perluasan jaringannya, dengan menambah 1.000 tower tower base transceiver station atau BTS 4G baru di sejumlah kota di Jawa Timur. Penambahan BTS ini dilakukan untuk peningkatan kualitas layanan telekomunikasi dan data kepada pelanggan seiring dengan meningkatnya kebutuhan digital pelanggan.
“Perluasan jaringan ini juga dilakukan agar cakupan sinyal menjadi lebih merata serta meningkatkan kualitas layanan dari sisi kecepatan internet,” kata Chief Commercial Officer Smartfren, Andrijanto Muljono, dalam keterangannya, Rabu (22/2/2023).
Penambahan BTS baru ini merupakan kerja sama antara Smartfren dengan Protelindo (PT Profesional Telekomunikasi Indonesia). Ada pun perluasan jaringan smartfren meliputi sejumlah kecamatan di Bojonegoro yaitu Bubulan, Dander, Kalitidu, dan Trucuk. Penambahan BTS juga dilakukan di sejumlah kecamatan di Tuban, yaitu Bancar, Bangilan, Jenu, Kerek, Merakurak, Montong, Palang, Parengan, Plumpang, Semanding, Tambakboyo, Tuban, serta Widang.
“Untuk Kabupaten Bojonegoro dan Tuban, ada penambahan 68 BTS baru sehingga total BTS Smartfren di dua kabupaten ini menjadi 450 BTS,” imbuhnya.
Baca Juga: Smartfren Perkuat Jaringan di Jawa Barat dan Jawa Tengah, Tapi Belum 5G
Perluasan BTS 4G

Per 2022 lalu, Smartfren telah mengoperasikan lebih dari 43.000 BTS di seluruh Indonesia yang mencakup lebih dari 285 kota. Seluruhnya merupakan BTS 4G dengan teknologi mutakhir guna mendukung berbagai kebutuhan digital pelanggan.
Sejauh ini, Smartfren jadi satu-satunya operator seluler yang masih belum merilis layanan 5G. Mengingat sejumlah operator besar seperti Telkomsel, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), dan XL Axiata telah meluncurkan layanan 5G komersial.
“Kami sedang menanti momentum yang tepat untuk launching 5G,” kata President Director Smartfren Merza Fachys yang merasa kebutuhan masyarakat akan layanan 5G belum cukup.
Kendati begitu Smartfren bukannya tertinggal dalam penerapan teknologi jaringan ke-lima, operator ini juga telah melakukan beberapa kali pengujian 5G sejak 2019. Meski cakupannya masih terbatas, Smartfren berhasil menggelar uji coba 5G di frekuensi 28GH millimeter wave (mmWave) bertempat di Galeri Smartfren Sabang, Jakarta pada 2021 silam.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




