Jakarta, Gizmologi – Sony akhirnya mulai menggulirkan pembaruan PSSR 2.0 untuk PlayStation 5 Pro secara global per 27 Februari. Update ini sebelumnya sudah diumumkan pada Januari dan diklaim akan membuka potensi penuh hardware PS5 Pro lewat teknologi upscaling terbaru.
PSSR, atau PlayStation Spectral Super Resolution, adalah teknologi berbasis AI yang dirancang untuk meningkatkan kualitas gambar tanpa mengorbankan performa. Versi 2.0 disebut membawa pendekatan berbeda, baik dari sisi neural network maupun algoritma secara keseluruhan.
Game pertama yang memanfaatkan PSSR 2.0 adalah Resident Evil Requiem. Ke depan, Sony juga menjanjikan lebih dari 50 game yang sebelumnya memakai PSSR versi awal akan bisa mengakses model baru ini melalui pembaruan sistem di bulan Maret.
Baca Juga: CEO Gaming Baru Microsoft Janji Tak Banjiri Industri dengan “AI Slop”
Algoritma Baru, Janji Visual Lebih Tajam

Menurut Sony, PSSR generasi terbaru tidak sekadar pembaruan minor. Pendekatan terhadap neural network dan proses rekonstruksi gambar dirombak untuk menghasilkan detail yang lebih presisi, terutama pada elemen kompleks seperti rambut dan tekstur halus.
Masaru Ijuin dari Capcom menjelaskan bahwa pada Resident Evil Requiem, tiap helai rambut dan janggut karakter utama dirender sebagai poligon terpisah agar bisa bergerak realistis mengikuti angin dan gerakan tubuh. Detail seperti ini memang dikenal sulit di-upscale secara akurat, dan di sinilah PSSR 2.0 diklaim memberi dampak signifikan.
Dampak Nyata atau Sekadar Incremental?


Meski terdengar impresif, efektivitas teknologi upscaling tetap bergantung pada implementasi di tiap game. Tidak semua judul memiliki kompleksitas visual setara Resident Evil Requiem, sehingga peningkatan mungkin terasa berbeda-beda.
Sony juga akan menghadirkan opsi “Enhance PSSR Image Quality” lewat update sistem di Maret, memungkinkan pemain mengaktifkan model baru pada game lama. Langkah ini patut diapresiasi karena memberi fleksibilitas. Namun pada akhirnya, pembuktian tetap ada di tangan gamer: apakah peningkatan ini benar-benar terasa signifikan di layar, atau hanya jadi pembaruan teknis yang lebih terasa di atas kertas.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



