alexa

BEKUP 2021 Digelar, Percepat Perkembangan Ekonomi Digital di Masa Pandemi

Berlangsungnya pandemi selama lebih dari satu tahun membawa banyak sekali perubahan di seluruh lini kehidupan, salah satunya adalah perputaran ekonomi global. Di Indonesia, ekosistem ekonomi digital sedang digalakkan, baik untuk pengusaha, pebisnis hingga UMKM. Salah satunya lewat BEKUP 2021 alias program Baparekraf for Startup.

BEKUP 2021 sendiri hadir sebagai acara tahunan yang sejatinya sudah dimulai sejak 2016 lalu, atas inisiasi dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf). Tahun ini, upaya diadakannya program tersebut adalah demi bangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di tengah pandemi COVID-19.

Selain itu, juga sekaligus dalam rangka mendukung pertumbuhan startup digital di Indonesia, untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Pada tahun ke-enam ini, BEKUP 2021 bakal diadakan di 5 kota, yaitu Jakarta, Malang, Manado, Pekanbaru dan Yogyakarta. Menggandeng Coworking Indonesia untuk bangun ekossitem digital yang berkelanjutan, lewat rangkaian program “BEKUP Academy & Mentor Training Program”.

Baca juga: Startup Edutech dan Healthtech Bakal Terus Mendominasi di 2021

Pelatihan BEKUP 2021 Hadir Untuk Beragam Golongan

BEKUP 2021 Sandiaga Uno

BEKUP Academy sendiri adalah kegiatan inkubasi untuk pengembangan startup digital dari beragam tahap. Pada umumnya, dibagi dalam tiga tingkatan yaitu Create, Accelerate & Scale-up. Sementara BEKUP Mentor Training Program lebih ditujukan untuk Startup Enthusiast, Startup Founders, praktisi serta pakar untuk kembangkan skill mereka. Tujuannya, agar dapat menjadi mentor andalan untuk pengembangan startup.

Kegiatan seleksi, bootcamp dan mentoring pada BEKUP 2021 dilakukan secara daring. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno menyambut positif program tahunan ini. “Sebuah ekosistem ekonomi digital yang saling menguatkan satu sama lain menjadi hal yang teramat penting,” jelasnya lewat sebuah acara peresmian yang diadakan Selasa (27/4).

Sandiaga menambahkan, pemerintah terus mendukung perkembangan startup digital di Tanah Air,m tidak hanya sebagai regulator, namun juga sebagai fasilitator dan akselerator. “Sejak 2016, BEKUP telah hadir di lebih dari 20 kota dan hasilkan lebih dari 750 pre-startup.” Di BEKUP 2021, kesempatan dibuka untuk semua wirausahawan Indonesia.

Peluang Besar Investor Berinvestasi ke Startup Indonesia

BEKUP 2021

Coworking Indonesia dipilih sebagai rekan kerja sama, telah empat tahun berdiri dan berpengalaman membimbing komunitas bisnis, kreatif dan startup di Indonesia. Sementara data dari Google & Temasek proyeksikan ekonomi digital Indonesia menjadi yang terbesar di Asia Tenggara. Punya nilai pasar meningkat tiga kali lipat dari 40 miliar dolar AS di 2019, menjadi 124 miliar dolar AS di 2025.

Peluang tersebut mendorong semakin banyak investor untuk melakukan investasi di startup digital Indonesia. Sementara into, Cento Ventures menyebutkan bila investasi modal startup Indonesia selama semester pertama 2020 merupakan yang terbesar di Asia Tenggara. Bagian modal atau share of capital yang diinvestasikan mencapai 74%, sementara Singapura hanya 12% di posisi selanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama, Andi Saptari, Pengurus Inti Coworking ID & Ketua Pelaksana BEKUP 2021 menyebutkan bila pihaknya telah melihat sendiri pelaku startup Tanah Air yang terus berjuang di tengah krisis pandemi. “Dengan program BEKUP 2021 ini, kami yakin upaya kolaborasi di era disrupsi ini akan menambah pertumbuhan kewirausahaan dan ekonomi Indonesia,” tutup Andi.

Tinggalkan komen