Gizmologi.idGizmologi.id
  • NEWS
    NEWSShow More
    LG WhiteGlove Service.jpg
    LG Perluas WhiteGlove Service, Kini Mencakup TV OLED hingga WashTower
    1 November 2026 23:46
    GSMA
    GSMA Dapat Dana US$1,2 Juta dari NOAA, Perkuat Sistem Peringatan Dini Berbasis Seluler di Pasifik
    31 Oktober 2026 21:04
    GoTo
    GoTo Cetak Laba Bersih Rp441 Miliar di Kuartal 3-2026, Tiga Kuartal Berturut-turut
    31 Oktober 2026 15:55
    Telkomsel
    Telkomsel DigiAds Ungkap Tiga Ritme Ramadan 2027, Brand Diminta Pahami Waktu Tayang Konsumen
    31 Oktober 2026 14:17
    FLOQ
    Analisis FLOQ: Ekspansi Aset Digital Syariah Berpeluang Hadirkan Ragam Inovasi di Indonesia
    31 Oktober 2026 12:13
  • REVIEW
    REVIEWShow More
    Lenovo IdeaTab Plus
    Review Lenovo IdeaTab Plus: Tablet Rasa Laptop yang Nyaman dan Ringan
    Review Dune: Awakening
    Review Dune: Awakening, Arrakis Memikat tapi Bikin Penat
    The Blood of Dawnwalker
    Review Game The Blood of Dawnwalker: RPG Vampire dengan Konsep Waktu Unik
    ASUS ROG Azoth X
    Review ASUS ROG Azoth X: Keyboard Gaming Premium dengan Layar LCD, Nyaman Untuk Harian
    realme16ProHarryPotterEdition
    Review realme 16 Pro Harry Potter Edition: Ketika Dunia Hogwarts Masuk ke Smartphone
  • GADGET
    GADGETShow More
    Nothing Headphone (1) Pro - V
    Nothing Headphone (1) Pro Resmi Hadir di Indonesia, Harga Rp6 Jutaan dengan Triple-Driver dan Desain Transparan
    31 Oktober 2026 16:57
    Unboxing iPhone Duo
    Unboxing iPhone Duo, Smartphone Lipat Pertama Apple Harga Mulai Rp46 Jutaan
    30 Oktober 2026 19:55
    POCO X8 POCO C95 Pro
    POCO C95 Pro dan POCO X8 Resmi di Indonesia, Smartphone Gaming Terbaru Harga Mulai Rp3 Jutaan
    30 Oktober 2026 18:35
    Desain Galaxy Z Fold8
    Galaxy Z Fold8 Berbobot 201 Gram, Lebih Ringan dari iPhone Duo
    30 Oktober 2026 16:46
    Motorola Signature 27
    Motorola Signature 27 Meluncur 5 November, Andalkan Kamera 200MP dan Dukungan Update 7 Tahun
    30 Oktober 2026 12:15
  • PC
    PCShow More
    GEEKOM Indocomtech 2026
    GEEKOM Ramaikan Indocomtech 2026, Pamerkan AI Mini PC A9 Mega Berperforma Andal Serta Laptop Super Ringan
    31 Oktober 2026 13:35
    MacBook Pro PROLED
    Apple Rilis MacBook Pro PROLED, Membawa Layar Sentuh dan Profil Lebih Ringan
    29 Oktober 2026 11:15
    Logitech MX Master 4
    Logitech MX Master 4 Developer Edition Hadir dengan Desain Khusus Programmer
    28 Oktober 2026 14:09
    Acer Nitro V15
    Acer Nitro V15 Bisa Jadi Pilihan Laptop untuk Kerja dan Kuliah
    28 Oktober 2026 11:40
    MacBook Pro M6
    MacBook Pro M6 Meluncur, Apple Tambah Tenaga untuk AI Lokal
    28 Oktober 2026 09:10
  • GAMES
  • AUTO
  • MORE
    • Speed Test
    • Gizmopedia
    • Rekomendasi
    • Tips
    • Interview
    • Apps
    • Opini
    • Versus
    • Awards
    • PRNEWSWIRE
Mesin pencari
Quick Link
  • Home
    • Speed Test
    • Rekomendasi
    • Tips
    • Insight
    • Gizmopedia
  • Awards
  • Networks
    • Gadgetdiva
    • Otodiva.id
    • Traveldiva.id
Reading: Insurtech Rey Raih Pendanaan Tambahan Rp54,8 Miliar
Share
Font ResizerAa
Gizmologi.idGizmologi.id
Font ResizerAa
  • News
  • Review
  • Gadget
  • Gizmoplay
  • Automotive
  • Gizmotalk Podcast
Mesin pencari
  • Home
    • Speed Test
    • Rekomendasi
    • Tips
    • Insight
    • Gizmopedia
  • Awards
  • Networks
    • Gadgetdiva
    • Otodiva.id
    • Traveldiva.id
Follow US
  • Home
  • Tentang Gizmologi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • PRNewswire

Home » Insurtech Rey Raih Pendanaan Tambahan Rp54,8 Miliar

Startup

Insurtech Rey Raih Pendanaan Tambahan Rp54,8 Miliar

Bambang Dwi Atmoko
By
Bambang Dwi Atmoko - Chief Editor
5 Oktober 2024 18:51
Share
6 Min Read
Rey Founders
SHARE

Jakarta, Gizmologi – Rey, startup yang mengembangkan insurance technology mengumumkan mendapatkan tambahan pendanaan sebesar 3,5 juta dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp54,8 miliar untuk kurs saat ini. Pendanaan ini dimotori oleh beberapa investor baru, yaitu CyberAgent Capital, Arthazen Capital, dan PT Gametraco Tunggal. Hal ini disampaikan oleh CEO & Co-founder Rey, Evan Tanotogono.

Pendanaan yang diperoleh Rey ini, selain dari investor baru, juga diikuti kembali oleh semua investor Rey dari tahap sebelumnya. Para investor tersebut adalah Trans Pacific Technology Fund (TPTF), Genesia Ventures, dan Reycom Document Solusi (RDS).

Sebelumnya, setahun yang lalu mereka juga mendapatkan gelontoran dana, namun dengan angka yang sedikit lebih besar yaitu USD4,2 juta. Baca juga: Raih Pendanaan Rp62,3 Miliar, Startup Insurtech Rey Rilis Membership Kesehatan

Rey merupakan platform insurtech kesehatan yang bervisi mentransformasi proteksi kesehatan menjadi layanan kesehatan ujung ke ujung (Prevention to Protection Integrated). Visi ini diwujudkan Rey dengan meluncurkan Membership kesehatan untuk individu dan kumpulan yang diklaim mendisrupsi proteksi kesehatan dari berbagai aspek: holistik, terjangkau, serta pengalaman yang serba digital dan mudah. Hingga saat ini, layanan Rey telah digunakan oleh lebih dari 50 ribu orang dan di lebih dari 100 organisasi

Platform insurtech kesehatan Rey Siap lebarkan sayap

Rey CEO Co Founder Rey Evan Tanotogono Resize

Rey juga berhasil menjaga Rasio klaim (claim loss ratio) produk asuransi yang diintegrasikan dengan Rey tercatat masih berada di sekitar 50%. Angka ini lebih rendah dari rasio klaim asuransi kesehatan konvensional yang pada semester 1-2024 dari data AAJI mencapai 105,7%. Sesifikasi produknya yang kompetitif serta premi belum pernah mengalami kenaikan sejak tahun 2022.

More Read

Fabelio Harbolnas 12.12
Fabelio Ramaikan Harbolnas 12.12 Lewat Festival Tutup Tahun
Transaksi UMKM di Wehelpyou Bisa Bayar Lewat LinkAja
Google Buka Program Startup Academy Indonesia, ini Link Pendaftarannya

Rey juga tercatat sebagai salah satu perusahaan penyelenggara Inovasi Digital Kesehatan (IDK) dalam Regulatory Sandbox Kementerian Kesehatan 2024 pada September 2024. Sebelumnya, Rey yang adalah anggota kluster Insurtech dalam Asosiasi Fintech Indonesia juga telah menyelesaikan program Regulatory Sandbox Inovasi Keuangan Digital (IKD) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada paruh pertama tahun ini.

Kini, mereka melebarkan sayap guna turut mendukung transformasi industri asuransi kesehatan secara menyeluruh. Rey membantu perusahaan asuransi konvensional dari menghadirkan proteksi kesehatan yang sebelumnya sekadar sebuah polis menjadi sebuah end-to-end health solution dengan memanfaatkan teknologi, pendekatan, dan ekosistem yang telah dikembangkan serta diuji oleh Rey.

Inovasi yang dihadirkan Rey ini membawa angin segar bagi model administrasi pihak ketiga (TPA). Layanan TPA selama ini masih konvensional, cenderung administratif, dan transaksional hanya saat ada klaim kesehatan saja. Kini, dengan bantuan teknologi, ekosistem Rey menawarkan proposisi baru yang mengungguli model bisnis TPA konvensional. Melalui active health management, Rey menyediakan tidak sebatas layanan administrasi klaim, tetapi juga berfokus pada keterlibatan layanan kesehatan yang berkelanjutan baik secara preventif maupun kuratif.

Inovasi ekosistem Rey juga menjadi tawaran solusi untuk kondisi industri asuransi kesehatan yang saat ini tengah menghadapi tantangan serius karena memburuknya performa klaim.

“Di Rey, kami membangun ekosistem kesehatan holistik, dari telekesehatan sebagai primary care, ajudikasi klaim, dan care management hingga fitur kebugaran yang berfokus pada wellbeing pengguna sekaligus optimalisasi klaim. Kedua hal ini belum pernah menjadi prioritas bagi model TPA konvensional,” sebut Evan.

Menurut Evan, Rey melakukan inovasi di bidang kesehatan dengan memosisikan diri dari mindset dan perspektif penanggung/asuransi untuk membuktikan bahwa pendekatan integrasi kesehatan ujung ke ujung mampu mengoptimalkan rasio klaim (claim loss ratio). Pemanfaatan teknologi layanan kesehatan dari mindset yang tepat dapat memberikan dampak positif.

“Kami percaya bahwa penyediaan proteksi kesehatan dapat sustainable jika penanggungnya tidak dirugikan. Kami pun percaya tidak mungkin memecahkan masalah yang dihadapi penanggung kesehatan tanpa melakukan inovasi di bidang teknologi layanan kesehatan itu sendiri,“ imbuh Evan.

Rey terus berkomitmen menjadi pelopor inovasi di bidang kesehatan yang utamanya ditujukan bagi keberlanjutan asuransi dan pembiayaan kesehatan (health financing).

Kembangkan sistem pakar berbasis Generative AI

Salah satu terobosan yang sedang dikembangkan adalah pengembangan sistem pakar berbasis generative AI dan rekam medis elektronik (RME) untuk klaim dan underwriting kesehatan. Terobosan ini telah menjadikan Rey sebagai pionir di industri ini.

Teknologi generative AI dari Rey ini telah dipaparkan juga oleh Evan saat Indonesia Underwriting Summit 2024 yang diadakan oleh Perkumpulan Underwriting Jiwa Indonesia (PERUJI) pada bulan Agustus 2024. Teknologi tersebut mendapat respon positif dan telah diadopsi oleh beberapa perusahaan asuransi di Indonesia.

Tahun 2024 menjadi tahun yang sibuk bagi Rey. Selain mendapatkan pendanaan dan menjadi penyelenggara IDK Kemenkes dan menyelesaikan program Regulatory Sandbox IKD OJK, Rey juga meraih prestasi internasional dengan masuk sebagai Top 4 di ajang Fintech Elevator Pitch Competition di Hong Kong pada April 2024, dari lebih dari 600 startup dari 70 negara, setelah sebelumnya mewakili Indonesia di ajang Startup World Cup 2023.

“Kami bangga dengan sejumlah pencapaian yang sudah kami raih pada tahun 2024. Keberhasilan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk lebih berinovasi pada tahun depan, yakni inovasi yang mengedepankan sustainabilitas proteksi kesehatan secara menyeluruh,” tutup Evan.

Author
c613c8b42d749d9405bf2c02971a901dbb91a98862f8f510463583c1ff5136e6?s=80&d=mm&r=g

Bambang Dwi Atmoko

Chief Editor Gizmologi. Tech journalist & blogger. Mobile photography enthusiast. Living in dangerously beautiful Indonesia.


Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Dapat Suntikan Modal Rp50 M, FishLog Perkuat Ekosistem Bisnis Perikanan
Startup Crowdfunding Udana Siapkan Rp40 miliar untuk Pendanaan 20 UMKM
Alibaba Cloud Dukung Perkembangan Startup Indonesia
Menjelajahi Kuliner Halal Saat Travelling di Luar Negeri Bareng Chatbot Sofia di Have Halal, Will Travel
Raih Pendanaan USD 15 juta dari Salesforce dkk, Darwinbox Siap Ekspansi ke Indonesia
TAGGED:InsurtechRey
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Threads Bluesky Email Copy Link Print
Share
What do you think?
Love0
Cry0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Surprise0

Latest Stories

LG WhiteGlove Service.jpg
LG Perluas WhiteGlove Service, Kini Mencakup TV OLED hingga WashTower
News
GSMA
GSMA Dapat Dana US$1,2 Juta dari NOAA, Perkuat Sistem Peringatan Dini Berbasis Seluler di Pasifik
News Teknologi
The Elder Scrolls
Bethesda The Elder Scrolls VI Siap Beri Info Baru di November?
Gizmoplay
Nothing Headphone (1) Pro - V
Nothing Headphone (1) Pro Resmi Hadir di Indonesia, Harga Rp6 Jutaan dengan Triple-Driver dan Desain Transparan
Audio Gadget

Latest Review

Lenovo IdeaTab Plus
Review Lenovo IdeaTab Plus: Tablet Rasa Laptop yang Nyaman dan Ringan
Review Dune: Awakening
Review Dune: Awakening, Arrakis Memikat tapi Bikin Penat
The Blood of Dawnwalker
Review Game The Blood of Dawnwalker: RPG Vampire dengan Konsep Waktu Unik
ASUS ROG Azoth X
Review ASUS ROG Azoth X: Keyboard Gaming Premium dengan Layar LCD, Nyaman Untuk Harian
realme16ProHarryPotterEdition
Review realme 16 Pro Harry Potter Edition: Ketika Dunia Hogwarts Masuk ke Smartphone
Gizmologi.idGizmologi.id
Follow US
© 2025 Gizmologi by PT Konten Cipta Kreatif. All Rights Reserved.

Our Family: Gadgetdiva - Otodiva - Traveldiva

  • Home
  • Tentang Gizmologi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • PRNewswire
Memuat Komentar...
icon gizmologi icon gizmologi
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?