Jakarta, Gizmologi – Apple berencana menghadirkan teknologi AI (Artificial Intelligence) generatif di perangkat mereka pada akhir tahun 2024 mendatang. Keputusan itu disampaikan Chief Executive Office Apple, Tim Cook dalam pertemuan pemegang saham hari Rabu (28/2) lalu. Cook menyebut bahwa teknologi dari mereka akan menjadi sebuah gebrakan dalam dunia AI generatif.
“Potensi gebrakan luar biasa pada generatif AI, itulah mengapa kami berinvestasi secara signifikan dalam bidang ini. Kami yakini ini akan membuka peluang transformatif bagi pengguna dalam hal produktivitas, penyelesaian masalah, dan banyak hal lainnya,” ujar Tim Cook, dikutip dari Reuters.
Rencana kehadiran AI generatif dari Apple disinyalir akan mulai tersedia di dalam sistem operasi baru iOS 18. Bila mengikuti kalender perilisan iOS dalam 10 tahun terakhir, maka kehadiran generasi terbaru nanti akan hadir pada September 2024.
Bila prediksi tersebut terjadi, maka pengguna Apple sudah dapat mulai menggunakan fitur AI generatif di bulan yang sama. Dan pada ajang Worldwide Developers Conference (WWDC) di bulan Juni 2024 nanti, ada peluang bahwa perusahaan akan melepas versi developer beta. Disusul versi Public Beta pada awal Juli, sebelum akhirnya mencapai versi final di bulan yang ditentukan.
Baca juga: Proyek Mobil Listrik Apple Dihentikan, Pekerjanya Terancam Diberhentikan
AI Generatif dari Apple Akan Hadir Lebih Baik dari Pesaing

Langkah Apple untuk terjun ke dunia teknologi AI sebenarnya telah dilakukan sejak lama. Kita mengenal Siri sebagai fitur asistensi yang membantu pengguna dalam memanfaatkan teknologi dalam perangkat iPhone. Namun belum secara spesifik menggunakan AI generatif dalam menyelesaikan kebutuhan kerja penggunanya.
Berbeda dengan Google maupun Microsoft yang telah memperkenalkan teknologi AI generatif mereka. Itulah sebabnya Apple merasa perlu untuk terjun dalam persaingan jika tidak ingin tertinggal dengan para kompetitor.
Meski dianggap terlambat tapi Cook tetap yakin dengan kemampuan perangkat AI yang mereka kembangkan. “Setiap perangkat Mac merupakan perangkat AI yang kapabel. Faktanya, tidak ada komputer yang lebih untuk AI di pasaran saat ini,” ujar Cook yakin.
Sementara itu dalam rapat pemegang saham diputuskan bahwa perusahaan tidak akan membagikan informasi mengenai pengembangan AI yang tengah dilakukan. Hal itu berkaitan dengan kepentingan bisnis dan petunjuk etis dalam teknologi. Perusahaan beranggapan bahwa pengembangan tertutup merupakan bagian dari strategi untuk bersaing dengan para rival mereka dan dapat mendorong pengembangan jauh lebih cepat.
Keputusan tersebut mendapat tentangan dari federasi pekerja (AFL-CIO) di Amerika Serikat yang menginginkan agar Apple dapat turut membagikan bentuk pengembangan yang mereka lakukan terkait teknologi AI seperti halnya perusahaan-perusahaan lain. Apalagi AI generatif ini dianggap sebagai teknologi yang semestinya berguna untuk publik secara terbuka.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




