Arek Surabaya Kini Sudah Bisa Nikmati Jaringan 5G Indosat di Area Ini

Surabaya, Gizmologi – Secara perlahan-lahan, Indosat Ooredoo terus memperluas jaringan 5G di Indonesia. Operator seluler milik Ooredoo Qatar ini pertama kali meluncurkan 5G di kota Surakarta pada 22 Juni 2021. Dua bulan kemudian, pada 26 Agustus baru masuk ke wilayah Jakarta, itu pun areanya masih terbatas di area Monas.

Hari ini, Indosat meluncurkan layanan 5G di kota besar yang ketiga, Surabaya. Peluncuran 5G Indosat ini disebut untuk mendorong inovasi dan pengembangan konten dan use case 5G lokal yang meningkatkan kehidupan masyarakat.

Untuk menghadirkan teknologi seluler generasi kelima tersebut, operator ini bermitra dengan Nokia, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), dan Universitas Oulu Finlandia. Mereka meluncurkan Nokia 5G Experience Center untuk mendorong inovasi dan mendukung talenta digital lokal.

Fasilitas ini akan fokus menyediakan pendidikan, pengembangan, dan kemampuan pengujian di bidang 5G, dalam rangka membantu memperkuat talenta digital lokal, mempercepat pengembangan konten dan use case 5G lokal, dan mendorong pembangunan ekonomi dengan memanfaatkan keunggulan teknologi 5G.

5G Experience Center dan Forum 5-IONE Buka Potensi Berbagai Use Case Unik

Indosat Nokia 5G SurabayaAhmad Al-Neama, President Director and CEO of Indosat Ooredoo, mengaku bangga bisa meluncurkan layanan 5G di Surabaya yang sejalan dengan komitmen untuk terus menjadi yang terdepan dalam revolusi 5G di Indonesia. Teknologi ini akan membantu membuka banyak peluang bagi pendidikan, masyarakat, dan ekonomi daerah.

“Sebagai hasil kolaborasi kami dengan ITS, Nokia, dan Universitas Oulu Finlandia, kami hadirkan 5G Experience Center yang canggih untuk melengkapi inovasi dan pengembangan konten use case lokal yang relevan dengan kebutuhan kota ini. Dengan dukungan penuh dari Pemerintah, Indosat Ooredoo terus mempercepat transformasi Indonesia menjadi bangsa digital dan berkemampuan 5G,” ujar Al-Neama.

Mengomentari pembukaan 5G Experience Center, President Director Nokia Indonesia, KP Goh, mengatakan, layanan 5G akan memunculkan berbagai use case unik. Layanan ini menawarkan potensi untuk merevolusi industri, layanan publik, dunia mode, dan sektor kesehatan di Surabaya. Sekaligus memenuhi pertumbuhan permintaan konten digital dan layanan hiburan melalui jaringan seluler. “Kami senang dapat bekerja sama dengan Indosat Ooredoo, ITS, Universitas Oulu Finlandia, dan Kota Surabaya untuk mewujudkan kekuatan transformatif 5G menjadi kenyataan di kawasan ini,” imbuhnya.

5G Experience Center ini akan menjadi katalisator pengembangan ekosistem 5G di Indonesia dengan terbentuknya Forum 5-IONE (5G – Indonesia Institution of Innovation ITS Indosat Oulu Nokia Ecosystem). Forum 5-IONE yang dibentuk telah berhasil membuat dua program percontohan di Jawa Timur untuk pembuatan use case 5G dengan cetak biru untuk konseptualisasi dan pengembangan Smart City & Smart Corridor untuk kota Surabaya & Kabupaten Jember.

Terciptanya program 5-IONE akan memberikan kontribusi positif bagi perkembangan generasi muda dan mahasiswa ITS dalam memberikan akses terhadap fasilitas dan komunitas penelitian dan pengembangan global, menyediakan program sertifikasi untuk menjadi authorized ahli 5G profesional, serta menyediakan saluran untuk pengembangan karir dan kewirausahaan global.

Indosat Ooredoo juga meluncurkan program IDCamp Mobile Application Research yang akan memberikan beasiswa pelatihan coding online kepada mahasiswa ITS untuk mengembangkan aplikasi mobile yang mendukung use case 5G yang mereka kembangkan di 5G Experience Center.

Teknologi 5G menawarkan kemampuan untuk mewujudkan berbagai use case unik yang mencakup semua industri serta bermanfaat bagi pemerintah dan pelanggan bisnis. Beberapa use case paling canggih yang ditampilkan pada peluncuran ini termasuk Remote Classroom Education, 5G Security Operations, Collaborative Robot Demo, 5G Immersive Gaming, VR-enabled Fashion Experience, dan 5G Robotic and Manufacturing.

Area Indosat 5G di Surabaya

indosat 5g surabaya coverageMeski sudah komersial, namun layanan 5G ini baru bisa dicoba dalam perangkat dan jangkuan yang terbatas. Berbeda dengan peluncuran 4G LTE beberapa tahun silam yang bisa digelar secara masif. Berdasarkan penelusuran kami di website resmi Indosat Ooredoo, hanya kota Surakarta yang jaringan 5G-nya paling luas yakni mencapai inner city (dalam kota). Sedangkan di Jakarta sendiri hanya mencakup kawasan Monumen Nasional (Monas).

Bagaimana dengan kota ketiga yang dirilis hari ini? Para mahasiswa yang ingin melakukan riset dengan memanfaatkan 5G bisa mencobanya di Nokia 5G Experience Center yang berlokasi di kampus ITS. Sedangkan bagi masyarakat umum terutama arek-arek Surabaya, untuk saat ini hanya bisa mencoba jaringan 5G di Genteng.

Bukan, maksudnya bukan naik ke genteng biar bisa menikmati sinyal 5G. Melainkan sebuah kecamatan di pusat kota Surabaya yang memang lokasinya cukup strategis. Genteng adalah lokasi berbagai bangunan terkenal seperti Masjid Muhammad Cheng Hoo dengan fasad bergaya Tionghoa dan Hotel Majapahit era kolonial. Juga terdapat Museum Surabaya (Gedung Siola), Monumen Kapal Selam, hingga Pasar Genteng yang dipenuhi kios produk segar, toko oleh-oleh, dan kuliner kaki lima.

Setelah peluncuran di Surabaya dan dua kota sebelumnya, Indosat Ooredoo akan terus melanjutkan revolusi 5G di Indonesia, dengan memperluas peluncuran komersial layanan 5G ke kota-kota besar lainnya di Indonesia dengan permintaan yang tinggi terhadap layanan data.

Tinggalkan komen