Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Indosat Gandeng Ericsson, Tingkatkan Kinerja Jaringan Berbasis AI

0 1.765

Indosat Ooredoo bersama dengan perusahaan telekomunikasi multinasional, Ericsson baru saja menandatangani perjanjian kerja sama untuk luncurkan Ericsson Operations Engine, sebuah model yang didorong oleh data kecerdasan buatan (AI) serta berfokus pada konsumen di Indonesia. Perjanjian tersebut akan dijalankan dalam kurun waktu lima tahun, dan mulai Juli 2020, Ericsson bakal menerapkan teknologi otomatisasi, machine learning dan AI.

Vikram Sinha, Chief Operation Officer, Indosat Ooredoo mengatakan melalui kerja sama dengan Ericsson, pihaknya akan dapat membangun pengaturan operasi jaringan yang efisien dan sepenuhnya otomatis dengan teknologi AI terbaru, sistem analitik berbasis data serta platform machine learning yang fokus pada mutu layanan serta pengalaman pengguna. “Kami yakin model baru ini akan membantu kami mengelola peningkatan kebutuhan dan harapan pelanggan dengan lebih baik,” tambahnya.

Selain itu, Ericsson juga akan kelola pusat operasi jaringan Indosat Ooredoo dan kegiatan pemeliharaan lapangan di seluruh Indonesia. Kerja sama ini dinilai akan meningkatkan investasi global Ericsson dalam pemutakhiran teknologi jaringan terotomatisasi guna mendorong daya saing Indosat Ooredoo, dan semakin meningkatkan efisiensi dalam hal operasional, energi dan biaya, serta kemampuan jaringan yang lebih kuat.

Kerjasama Ericsson Tingkatkan Efisiensi Jaringan Indosat Ooredoo

Kontrak baru ini merupakan perluasan dari kerja sama antara Ericsson dengan Indosat Ooredoo di Indonesia yang sudah terjalin lama. Dengan mengadopsi keahlian tingkat global dan praktik terbaik Ericsson, pelanggan Indosat Ooredoo dapat terus menikmati layanan kelas dunia. Sementara operator telekomunikasi dapat fokus berikan nilai lebih besar kepada para pemegang sahamnya.

Jerry Soper, Country Head Ericsson Indonesia menyatakan jika Ericsson Operations Engine mengonsolidasikan posisinya sebagai pemimpin industri di jaringan managed services. Ericsson telah buktikan kemampuannya secara global dalam mengelola dan menjalankan jaringan multi-vendor dan multi-teknologi.

“Kontrak ini adalah bukti kepercayaan yang berkelanjutan pada produk dan solusi end-to-end kami untuk operasi jaringan Indosat Ooredoo. Kam akan terus mendorong pengetahuan (insights) berbasis data untuk memberikan kinerja lebih baik, yang berfokus pada pengalaman pengguna,” tutup Jerry.

Indosat & Ericsson Telah Bekerja Sama Sejak Jaringan 2G

Pihak Indosat Ooredoo bersama Ericsson Indonesia dalam perayaan ulang tahun Indosat ke-51, 2018 lalu.
Pihak Indosat Ooredoo bersama Ericsson Indonesia dalam perayaan ulang tahun Indosat ke-51, 2018 lalu.

Di Indonesia sendiri, Ericsson dengan Indosat Ooredoo telah bekerja sama dalam hal teknologi jaringan, mulai 2G sampai uji coba 5G secara langsung baru-baru ini. Sebagai pemimpi ICT bertaraf global, solusi Ericsson adalah sediakan akses ke pemutakhiran dan peningkatan teknologi berkelanjutan bagi pelanggan di seluruh dunia.

Sementara Indosat sendiri telah mengawali tahun 2020 dengan momentum positif. Pendapatannya tumbuh sebesar 7,9% dibandingkan tahun lalu, meraih total pendapatan sebesar Rp6,5 triliun. Jumlah pelanggan seluler yang menggunakan jaringan Indosat tercatat sebanyak 56,2 juta pada akhir Maret 2020. Ada total 133 ribu BTS yang dioperasikan setidaknya pada 31 Maret 2020, meningkat lebih dari 51 ribu BTS dalam kurun waktu satu tahun.