Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Pelajar Desa Pasiah Laweh Tak Lagi ke “Kelok HP” untuk Cari Sinyal

2 1.287

Sejak pandemi Covid-19 aktivitas belajar mengajar dilakukan secara daring. Bagi yang tinggal di perkotaan mungkin tak terlalu bermasalah karena infrastruktur yang memadai. Tetapi di Dewa Pasia Laweh, Kecapatan Palupuah, Kabupaten Agam, pelajar harus menempuh jarak sekitar 9 km dari pemukiman untuk menuju ke bukit HP atau kelok HP.

Dinamakan seperti itu karena menjadi satu-satunya tempat yang bisa menangkap sinyal telekomunikasi, yang memungkinkan anak-anak belajar daring. Untuk mencapai lokasi Kelok HP, pelajar harus berjalan atau menggunakan sepeda motor.

“Bukit itu bermama Pakan Selasa namun kami menyebutnya dengan kelok HP. Disebut demikian karena di belokan itulah satu-satunya tempat yang bisa menangkap sinyal hand phone” ujar Masril, Wali Jorong Sungai Guntuang, Nagari Palupuah dilansir dari laman FixPadang (28/7).

Lokasi yang berada di pinggir jalan puncak bukit tersebut menghubungkan Kabupaten Agam dan Kabupaten Lima Puluh Kota. Kelok HP menjadi titik favorit pelajar melakukan aktivitas belajar daring pada periode waktu pukul 8 hingga 11 pagi.

Baca juga: Samsung Dukung Pembelajaran Jarak Jauh Melalui Program SSLC

Telkomsel Hadirkan Mobile BTS 4G LTE di “Kelok HP”

Adalah Telkomsel yang mengetahui permasalah tersebut, kemudian menghadirkan layanan jaringan broadband 4G LTE dengan memanfaatkan infrastruktur Compact Mobile BTS (COMBAT). Mereka berharap adanya infrastruktur ini dapat mendukung aktivitas pembelajaran jarak jauh masyarakat khususnya pelajar dengan memaksimalkan aktivitas belajar daring dari rumah.

Menurut Iswandi, Vice President Network Operation and Quality Management Area Sumatera Telkomsel, hadirnya jaringan  broadband 4G LTE Telkomsel di wilayah Desa Pasiah Waleh ini dapat terwujud berkat kolaborasi dan koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Agam, Wali Nagari, Wali Jorong serta seluruh pihak terkait.

“Dalam masa pendemi COVID-19 yang penuh tantangan ini, Telkomsel senantiasa untuk terus bergerak maju memastikan ketersediaan infrastuktur jaringan broadband yang merata di seluruh pelosok negeri serta mengupayakan kualitas layanan komunikasi terbaik bagi masyarakat terutama pelajar yang memang saat ini harus melakukan aktivitas pembelajaran jarak jauh,” kata Iswandi dalam siaran pers yang diterima Gizmologi (3/10).

Iswandi lebih lanjut menambahkan, Telkomsel menyadari di masa darurat pandemi seperti saat ini terjadi perubahan perilaku masyarakat yang mulai memaksimalkan pemanfaatan teknologi guna mendukung mendukung adaptasi kebiasaan baru, terutama dalam menjalankan aktivitas belajar mengajar secara daring. Dengan hadirkan jaringan 4G LTE Telkomsel di Desa Pasiah Waleh, kini masyarakat tidak perlu lagi menempuh perjalanan yang jauh untuk mendapatkan kualitas jaringan broadband yang memadai.

Jaringan 4G LTE Telkomsel

Telkomsel BTS USO
BTS USO Telkomsel

Layanan 4G LTE yang dihadirkan oleh Telkomsel pun langsung disambut antusias oleh para pelajar di Desa Pasiah Laweh yang kini dapat melaksanakan aktivitas pembelajaran jarak jauh dari rumah. Sejak beroperasi, terjadi peningkatan trafik layanan data setiap harinya, seiring dengan semakin mudahnya para pelajar menjalankan aktivitas belajar daring dengan dukung jaringan broadband 4G LTE dari Telkomsel.

Selain memastikan ketersediaan akses jaringan broadband yang merata, sejak diberlakukannya status darurat pandemi COVID-19 di Indonesia, Telkomsel juga meluncurkan beragam produk dan layanan penunjang aktivitas digital di sektor pendidikan. Di antaranya adalah paket data Ilmupedia, Conference, dan paket Kuota Belajar 10GB senilai Rp10. Paket ini memberikan kemudahan akses bagi masyarakat dalam mengakses sejumlah aplikasi e-learning, ratusan situs sekolah/kampus yang terdaftar, serta sejumlah layanan konferensi video seperti Zoom, Google Meet, Cisco Webex, UMeetMe, Microsoft Teams, dan CloudX.

Telkomsel juga telah memastikan dukungan dalam kelancaran penyaluran program Bantuan Kuota Data Internet dari Pemerintah RI melalui Kemdikbud RI. Iswandi menambahkan, Telkomsel akan terus berupaya memastikan keharidan akses jaringan broadband yang merata di seluruh wilayah di Indonesia. Belum lama di Propinsi Sumatera Barat, Telkomsel juga telah menghadirkan jaringan broadband 4G LTE pertama di Kecamatan Tigo Lurah, Kabupaten Solok.

“Ke depannya kami akan terus berupaya maksimal untuk memberikan layanan terbaik dengan kualitas jaringan broadband terdepan hingga pelosok negeri, terutama dalam mendukung masyarakat untuk beradaptasi dengan kebiasaan baru melalui pemanfaatan teknologi,” pungkas Iswandi.