Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Samsung Dukung Pembelajaran Jarak Jauh Melalui Program SSLC

2 1.400

Pada 2017 yang lalu, Samsung Electronics Indonesia (SEIN), bersama Ikatan Guru Indonesia (IGI) meluncurkan program “Dari Samsung untuk Guru Indonesia”. Salah satu fasilitasnya adalah Samsung Smart Learning Class, yaitu sebuah ruang kelas berbasis ICT (Information and Communication Technology) yang hadir untuk memberikan pelatihan penggunaan gawai dan teknologi bagi para guru di seluruh Indonesia.

Tahun 2020, terjadi perubahan signifikan di berbagai sektor termasuk dunia pendidikan, akibat pandemi Covid-19. Sebagai tindakan preventif mencegah penyebarluasan pandemi, pemerintah menerapkan kebijakan pembelajaran jarak jauh atau daring dari rumah. Pembelajaran daring tentu membawa tantangan tersendiri khususnya bagi guru dan juga siswa yang menjalani.

Survei yang dilakukan UNICEF melalui kanal U-Report bahkan menyatakan 69% siswa merasakan kejenuhan selama periode learn from home. Sementara bagi para guru, berdasarkan hasil survei yang dibagikan oleh SMERU Research Institute, 28,2% tenaga pengajar belum dapat optimal memanfaatkan teknologi.
Baca juga: Dukung Pembelajaran Jarak Jauh, Telkomsel Perkuat Jaringan Broadband

Samsung Smart Learning Class

Guru SMA Plus Negeri 17 Palembang memanfaatkan Samsung Galaxy Tab A8 with S pen untuk PJJ

Samsung memahami tantangan mengenai pentingnya pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Kemudian kembali menggerakkan program Samsung Smart Learning Class (SSLC) yang telah dirintis sejak 2017. Memang masih belum masif, program ini baru bekerjasama dengan sejumlah sekolah pilihan di Indonesia. Salah satunya SMA Plus Negeri 17 Palembang untuk mengoptimalkan penggunaan teknologi pada kegiatan belajar mengajar.

Menurut Ennita Pramono, Head of Corporate Citizenship SEIN, jauh sebelum pandemi, SSLC hadir dengan tujuan awal memperkenalkan cara baru dalam proses belajar mengajar. Juga agar guru dan siswa dapat meningkatkan kemampuan serta membiasakan diri pada teknologi dan perangkat digital.

“Kami sangat senang, ketika pemerintah menerapkan kebijakan pembelajaran jarak jauh, bekal pemanfaatan teknologi yang kami berikan melalui program SSLC ini, khususnya kepada para guru di SMA Plus Negeri 17 Palembang, bisa membantu mereka dan juga siswa melaksanakan proses belajar mengajar yang tetap efektif meski tidak dilakukan secara luring,” ujar Ennita Pramono, dalam siaran pers yang diterima Gizmologi (6/9).

Kepala SMA Plus Negeri 17 Palembang, Dr. Parmin, S.Pd., M.M. pun mengamini bahwa kegiatan SSLC yang selama ini telah dilakukan Samsung di sekolah yang dipimpinnya, bisa membantu guru lebih cepat beradaptasi dengan teknologi dan memanfaatkannya di era pembelajaran jarak jauh.

Menurut Dr. Parmin, Dalam kegiatan pembelajaran jarak jauh, bukan hanya murid yang perlu untuk menyesuaikan dengan teknologi, tetapi juga kami para guru. “Memang tidak mudah, tapi karena kami sudah terbiasa memanfaatkan fasilitas SSLC dari Samsung, alhamdulillah proses belajar mengajar kami dengan 1.030 orang siswa dapat berjalan dengan baik dan efektif”, ujar Dr. Parmin.

Galaxy Tab A di Samsung Smart Learning Class

Samsung Galaxy Tab A with S Pen

Untuk mendukung program SSLC dalam mendukung pembelajaran jarak jauh di SMA Plus Negeri 17 Palembang, Samsung menyediakan tablet Samsung Galaxy Tab A with S Pen. Perangkat S Pen serta layar besar berukuran 8 incinya sangat memberi kemudahan dalam proses belajar mengajar.

Menurut Dr. Parmin, para guru matematika terbantu dengan hadirnya S Pen. Karena cukup masuk ke aplikasi video conference dan mereka tinggal share screen dari tab yang digunakannya. Kemudian bisa langsung mencoret-coret rumus sehingga siswa lebih mengerti dibandingkan hanya dengan verbal saja. Layarnya yang berukuran 8 inci membuat video conference laksanakan lebih nyaman

“Jika dibandingkan dengan laptop, menggunakan Galaxy Tab dirasa lebih fleksibel. Karena, ketika guru olah raga kami ingin mencontohkan suatu gerakan tertentu, tab ini bisa dibawa ke luar ruangan dan gerakan yang akan dikirimkan ke para siswa dapat direkam dengan memanfaatkan kamera utama 8 Mp-nya,” ujar Dr. Parmin.

Program SSLC juga membekali para guru dan siswa dengan aplikasi e-book dari pesona edu. Hadirnya e-book ini membantu guru mempertahankan konsentrasi para siswa. Karena e-book dari pesona edu memiliki program interaktif dengan video dan gambar. Tak hanya itu, e-book tersebut sangat bermanfaat bagi guru yang mengajar mata pelajaran kimia karena dilengkapi dengan tabel dan juga rumus yang tersaji dengan menarik.

Ennita menambahkan, kunci keberhasilan kegiatan pembelajaran jarak jauh memang secara garis besar terletak pada guru sebagai penggerak dalam perubahan masa depan pendidikan, namun peran serta dari berbagai pihak juga cukup penting.

“Kami berharap, melalui teknologi dan pembekalan yang diberikan oleh SSLC, proses pembelajaran jarak jauh dapat secara optimal membekali kemampuan siswa untuk berpikir kritis, bekerjasama, berkomunikasi, serta berpikir kreatif dan inovatif. Tak hanya itu, interaksi guru dan siswa juga diharapkan dapat semakin baik,” tutup Ennita.