Jakarta, Gizmologi – Telkomsel kembali mendorong strategi beyond connectivity lewat kolaborasi dengan Topgolf. Melalui paket Telkomsel x Topgolf, operator seluler ini memadukan kuota internet dengan pengalaman hiburan offline, sebuah pendekatan yang makin sering dipakai industri telekomunikasi untuk menjaga relevansi di luar perang tarif data.
Paket ini menggabungkan kuota internet 30 GB dengan voucher bermain Topgolf selama dua jam di Regular Bay, yang ditujukan khusus untuk pelanggan SIMPATI dan Halo di wilayah Jabodetabek. Secara konsep, Telkomsel ingin memosisikan konektivitas sebagai bagian dari gaya hidup, bukan sekadar kebutuhan utilitarian.
Namun, seperti banyak bundling lifestyle lain, pendekatan ini juga menimbulkan pertanyaan soal jangkauan dan relevansi. Kolaborasi ini menarik, tapi jelas tidak menyasar semua segmen pelanggan Telkomsel yang sangat beragam.
Baca Juga: Sisa Kuota Nggak Hangus Lagi! Telkomsel Hadirkan Fitur Akumulasi untuk Pelanggan Prabayar
Konektivitas dan Hiburan dalam Satu Paket

Dari sisi penawaran, paket Telkomsel x Topgolf cukup straightforward. Dengan harga mulai Rp175.000, pelanggan mendapatkan kuota 30 GB yang berlaku 30 hari, plus voucher bermain golf selama dua jam di hari kerja. Aktivasi dan penukaran voucher dilakukan sepenuhnya lewat aplikasi MyTelkomsel, membuat prosesnya relatif simpel.
Kuota 30 GB sendiri terbilang besar untuk kebutuhan konsumsi digital harian, mulai dari media sosial hingga streaming ringan. Dalam konteks ini, Telkomsel memosisikan internet sebagai enabler pengalaman, mulai dari berbagi momen hingga koordinasi hangout di lokasi.
Di sisi lain, manfaat hiburan dari Telkomsel x Topgolf ini sangat kontekstual. Voucher hanya berlaku di weekday dan di satu lokasi Topgolf Jabodetabek. Artinya, nilai tambah paket akan sangat bergantung pada gaya hidup dan fleksibilitas waktu pelanggan.
Strategi Lifestyle, tapi Bukan untuk Semua
Kolaborasi Telkomsel x Topgolf juga mencerminkan arah Telkomsel yang ingin masuk lebih dalam ke ranah lifestyle urban. Topgolf sendiri dikenal sebagai destinasi hiburan berbasis teknologi, dengan sistem pelacakan bola, gim interaktif, dan konsep social-first yang ramah untuk pemula.
Dari sudut pandang brand, kolaborasi ini terasa sejalan. Telkomsel membawa konektivitas, Topgolf membawa pengalaman. Keduanya sama-sama menyasar konsumen urban yang mencari aktivitas sosial berbasis pengalaman.
Namun, tantangannya ada pada inklusivitas. Golf, meski dikemas kasual, tetap identik dengan segmen tertentu. Pelanggan di luar Jabodetabek atau yang tidak tertarik dengan golf praktis tidak mendapat manfaat dari bundling ini.
Telkomsel x Topgolf menunjukkan bagaimana operator seluler mencoba memperluas peran di luar jaringan. Sebagai eksperimen lifestyle, paket ini menarik dan relevan untuk segmen urban. Tapi ke depan, Telkomsel masih perlu memastikan bahwa strategi beyond connectivity juga menyentuh kebutuhan pelanggan yang lebih luas, bukan hanya yang punya gaya hidup tertentu.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



