Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Transaksi Naik 50% Selama Pandemi, Social Bella Lengkapi Ekosistem Kecantikan

0 105

Pandemi COVID-19 memang berikan dampak menyeluruh kepada seluruh jenis industri di dunia. Namun dari sekian banyak, yang bisa bertahan atau bahkan semakin berkembang, salah satunya adalah industri kecantikan. Hal tersebut diungkapkan oleh co-founder & CEO Social Bella, John Rasjid, di mana perusahaan tersebut telah memasuki tahun keenam.

Diklaim sebagai beauty tech terdepan di Indonesia, Social Bella sendiri pertama didirikan sejak tahun 2015. Startup yang berdiri di bidang teknologi kecantikan tersebut sebelumnya telah berhasil mendapatkan pendanaan senilai Rp567 miliar pada September 2019 lalu. Saat itu, mereka memiliki target untuk merangkul 100 juta pelanggan ke dalam ekosistemnya pada 2021.

Kini pada tahun tersebut, Social Bella menyampaikan bila jumlah transaksi telah meningkat cukup tinggi. “Industri kecantikan merupakan salah satu industri yang mampu bertahan di tengah tantangan pandemi yang masuk ke Indonesia sejak tahun lalu,” tambah John dalam sebuah rilis yang diterima Gizmologi di Jakarta (29/3).

Baca juga: Startup Kecantikan Social Bella Raih Pendanaan Seri D Rp567,6 miliar

Tren Belanja Daring Tingkatkan Pemasukan Social Bella

Ia menambahkan, dalam satu tahun ke belakang, permintaan akan produk perawatan diri dan kecantikan telah mencatatkan pertumbuhan positif. “Secara internal, hingga saat ini kami mencatatkan peningkatan transaksi di ekosistem kami sebesar 50%, dibandingkan sebelum pandemi.”

Pergeseran perubahan perilaku konsumen yang lebih memilih platform daring juga berikan pengaruh penting dalam layanan yang diberikan oleh Social Bella. Selain itu, pihaknya juga perkuat inovasi teknologi dengan meluncurkan versi aplikasi terbarunya, SOCO sebagai one stop beaty app. Bakal manjakan para beauty enthusiast dalam penuhi kebutuhan perawatan diri dan kecantikan.

Data internal Social Bella juga menyebutkan bila pengguna SOCO telah naik hampir empat kali lipat selama dua tahun terakhir. Agar tetap terus naik, Sociolla ingin hadirkan ekosistem kecantikan dalam genggaman. Di aplikasi SOCO terbaru, pengguna bisa berikan ulasan dan membaca jutaan ulasan tiap produk dari pengguna lainnya.

Telah Melakukan Ekspansi Hingga ke Vietnam

Toko Sociolla - Social Bella
Gerai luring Sociolla di Bintaro Exchange.

Tak hanya itu, tentunya mereka juga bisa membeli produk secara langsung dari aplikasi, hingga fitur lainnya seperti artikel rekomendasi serta video tutorial make up. Aplikasi SOCO juga bisa dipakai untuk scan barcode produk yang ditemukan di toko luring Sociolla, yang saat ini telah tersebut di 5 kota dengan 19 toko luring.

Saat ini, Social Bella telah berhasil menjangkau jutaan pecinta kecantikan dengan hadirkan lebih dari 330 brand, baik lokal maupun internasional. Sociolla sendiri juga sudah memperluas jangkauannya, di mana tahun lalu konsumen di Vietnam bisa mengakses situs khusus vn.sociolla.com, atau pun melalui toko luring yang berada di kawasan strategis Kota Ho Chi Minh.

President & co-founder Social Bella, Christopher Madiam mengatakan bila pihaknya optimis akan adanya geliat di industri kecantikan. “Pemulihan ekonomi yang secara gencar digalakkan oleh pemerintah serta berbagai upaya yang ditempuh untuk memulihkan kondisi saat ini, menjadi bekal utama bagi kami untuk bersiap melayani pasar lebih optimal di tahun ini,” tutupnya.

 

Tinggalkan komen