Jakarta, Gizmologi โ Siapa sangka kalau industri gim dan eSports turut membantu bangkitnya ekonomi kreatif di Indonesia? Ya, adanya pandemi COVID-19 membuat masyarakat lebih memilih untuk bermain gim daring sebagai pilihan hiburan sehari-hari. Dan di dalam gim, tak sedikit yang lakukan pengeluaran uang agar proses bermainnya lebih menyenangkan.
Sebagai penyedia layanan dompet digital di Indonesia, DANA juga memiliki komitmen untuk berikan dukungan terhadap pengembangan industri gim dan eSports. Salah satunya dengan menyediakan platform pembelian voucher gim yang aman dan mudah. Dan tak sampai di situ saja, juga perluas kemitraan dengan distributor gim hingga pembentukan komunitas pecinta gim.
Diselenggaranya DANA Mabar juga menjadi salah satu usahanya, di mana pada pekan ini, diangkat tema โTransaksi Digital untuk Bangkitkan Potensi e-Sports Indonesiaโ. Acara yang dilangsungkan secara virtual tersebut turut dihadiri oleh Sandiaga Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Ia juga menyampaikan beberapa perkembangan terkait industri gim dalam beberapa tahun terakhir.
Baca juga:ย Pengguna DANA Tumbuh 43% Selama Kuartal III/021
Indonesia Masuk 3 Besar Jumlah Unduhan Gim Mobile Terbanyak

Menurut Kemenparekraf, industri gim masuk dalam salah satu industri yang tetap tumbuh kala pandemi, menyumbang hingga Rp24,88 triliun alias 2,19% dari PDB Indonesia sepanjang 2020. Masuk ke dalam program prioritas nasional 2021, industri gim telah menempati posisi ke-7 sebagai penyumbang terbesar PDB ekonomi kreatif Indonesia.
Pihak Kemenparekraf sendiri juga terus berkomitmen dalam mengembangkan subsektor gim Tanah Air, termasuk lewat serangkaian program untuk membangun ekosistem subsektor gim seperti Baparekraf Game Prime dan Game Lokal Kreasi Indonesia (Gelora). โHarapannya, pelaku ekonomi kreatif digital subsektor gim dapat menambah wawasan, saling berbagi pengalaman dan menjadi langkah awal kolaborasi,โ tambah Sandiaga terkait diadakannya DANA Mabar.
Selain dari pihak Kementerian, hasil riset dari sejumlah lembaga internasional juga paparkan besarnya potensi industri gim Tanah Air. Statista menyebutkan bila jumlah pemain gim online di Indonesia mencapai 54,7 juta di 2020, naik sebanyak 24% dari tahun lalu. Sementara Newzoo menyebutkan bila Indonesia masuk posisi ke-3 dunia dalam jumlah unduhan gim online.
Terkait hal tersebut Vince Iswara, CEO & co-founder DANA menyebutkan, โDANA sebagai dompet digital berbasis gaya hidup senantiasa mendukung dengan menyediakan pembayaran voucher gim online yang aman, mudah dan nyaman. Lewat pembelian voucher gim online di dompet digital DANA, masyarakat kini bisa menikmati dan mengakses gim online dengan mudah.โ
Perbanyak Kemitraan dengan Distributor Gim

Pengguna aplikasi DANA yang ingin membeli voucher gim dan digital bisa masuk ke kategori Entertainment โ subkategori โItem Digitalโ. Ada beberapa voucher gim dan digital favorit, termasuk PUBG Mobile, Mobile Legends dan Ragnarok. Juga bermitra dengan beberapa distributor gim ternama seperti UniPin, Moonton dan CODA.
Pembelian voucher gim di aplikasi DANA sendiri tunjukkan tren yang positif, didukung dengan rata-rata pengguna aktif bulanan terus meningkat sampai 127,33% di 2021. Lonjakan transaksi terjadi hingga 103,95% pada bulan Oktober, dan bila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu, juga meningkat 28,42%. Inisiatif DANA untuk mendorong industri gim juga disambut oleh pengembang gim lokal.
Salah satunya Anantarupa Studio dengan gimnya yang bernama Lokapala. Sang CEO, Ivan Chen turut hadir dalam DANA Mabar, memaparkan bila sinergi antar industri dibutuhkan untuk mudahkan fasilitas dan akses bagi masyarakat dalam menikmati gim dan eSports. Supaya bisa merasakan pengalaman bermain yang utuh, dan industri dapat melaju pesat.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



