Jakarta, Gizmologi โ Perubahan iklim kerap jadi perbincangan banyak orang di seluruh penjuru dunia. Bertepatan dengan Hari Bumi atau Earth Day 2022, Google Doodle menampilkan potret linimasa Bumi yang terus mengalami perubahan sejak 1986 hingga 2020.
Seperti kita ketahui, peringatan Hari Bumi atau Earth Day menjadi cara bagi para aktivis lingkungan untuk mengajak semua orang menjaga kelestarian dan beradaptasi dengan cara yang lebih baik agar planet ini bisa bertahan lebih lama.
Mengingat gambaran perubahan iklim di sejumlah tempat yang semakin mencemaskan, dampak dari perubahan iklim di Bumi. Setiap GIF yang ditampilkan Google memperlihatkan linimasa dari suatu wilayah perlahan mengalami perubahan.
Seperti potret Google Earth yang menunjukkan gletser di puncak Gunung Kilimanjaro di Tanzania mencair antara Desember 1986 hingga 2020. Kemudian kawasan retret glasial di Sermersooq, Greenland dari Desember 2000 hingga 2020.
Hingga pemutihan karang yang mengejutkan di sekitar Pulau Kadal Great Barrier Reef dari Maret 2016 hingga Oktober 2017; dan perusakan Hutan Harz di Elend, Jerman antara Desember 1995 dan 2020.
Potret Perubahan Iklim dalam Jepretan Foto Google Earth Day 2022
ย 
Sebagian besar gambar di Google Doodle diambil dari Google Earth, namun rekaman pemutihan karang Australia berasal dari The Ocean Agency, sebuah organisasi konservasi nirlaba. Doodle akan ditayangkan di AS pada 21 April pukul 9 malam.
โPada Hari Bumi Google Doodle secara khusus mengajak semua orang untuk turut ambil bagian menjaga lingkungan dan berupaya menghentikan perubahan iklim yang terjadi. Sehingga keajaiban dan keindahan alam yang tersebar luas di permukaan bumi tidak menghilang begitu saja,โ tulis Google.
Adapun sejarah Hari Bumi diperingati pada 22 April, lahir pada tahun 1986. Ide tentang Hari Bumi lahir ketika, seorang Senator AS bernama Gaylord Nelson, menyaksikan efek dari tumpahan minyak besar-besaran di Santa Barbara.

Kala itu, dia menyerukan agar semua orang Amerika mengambil sikap untuk lingkungan pada tahun 1970, dan ribuan perguruan tinggi dan universitas di seluruh AS menuntut Bumi yang sehat dan berkelanjutan. Aksi tersebut kemudian melahirkan Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat dan tindakan Udara Bersih, Air Bersih, dan Spesies Terancam Punah menjadi undang-undang.
Sejak saat itu, kesadaran masyarakat dunia menyadari bahwa planet bumi yang kini ditinggali tak selamanya bertahan. Bagaimana Gizmofriends, mari kita jaga planet Bumi ini agar bisa dinikmati hingga anak-cucu kita mendatang.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



