Valuasi Perusahaan Induk Google Tembus US$2 Triliun

California, Gizmologi – Nilai valuasi perusahaan induk Google, Alphabet menembus angka US$ 2 triliun atau setara Rp 28.445 triliun. Dengan kata lain, nilai kapitalisasi pasar Alphabet meningkat dua kali lipat dari sebelumnya US$ 1 triliun sejak Januari 2021.

Melansir The Verge, nilai saham Alphabet per lembarnya adalah US$ 2,987 atau setara Rp 42,4 juta. Hal ini membawa Alphabet, menyusul Apple dan Microsoft sebagai perusahaan dengan nilai valuasi mencapai US$ 2 triliun.

Tercatat selama kuartal ketiga 2021, Alphabet menghasilkan US$ 65,1 miliar atau setara dengan Rp927,1 triliun. Perusahaan melaporkan, pendapatannya melonjak sebesar 41%.

Peningkatan tajam ini diyakini terjadi selama pandemi COVID-19. Di mana banyak perusahaan yang beralih bekerja dari kantor ke rumah atau lokasi lainnya.

Terlebih aktivitas internet dan kerja jarak jauh berbasis cloud. Alhasil Google pun diuntungkan dalam bentuk langganan cloud storage dan iklan digital.

Nilai Kapitalisasi Alphabet

Valuasi Alphabet
Nilai kapitalisasi Alphabet (Yahoo Finance)

Sementara keuntungannya meningkat hampir 69% bila dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2020 (YoY). Di antara produk-produk Alphabet, Google Search mengalami peningkatan laba cukup tinggi.

Tercatat laba dari bisnis mesin pencarian itu meningkat menjadi US$ 37,9 miliar (sekitar Rp 509,9 triliun) pada kuartal II-2021, naik menjadi US$ 37,9 miliar (kira-kira Rp 539,8) di kuartal III-2021.

unit bisnis Alphabet lainnya, yakni YouTube juga mencetak kenaikan pendapatan dari iklan senilai US$ 7,2 miliar (sekitar Rp 102,5 triliun) pada kuartal III-2021, Di periode yang sama tahun lalu, pendapatan iklan YouTube tercatat US$ 5,04 miliar (kira-kira Rp 71,8 triliun).

Tinggalkan komen