Jakarta, Gizmologi – Pameran video game internasional Electronic Entertainment Expo (E3 2022) harus kembali digelar secara online. Pasalnya lonjakan kasus COVID-19 dan varian Omnicron membuat vendor dan penyelenggara event khawatir.
“Karena risiko kesehatan seputar COVID-19 dan potensi dampak terhadap keamanan eksibitor dan pengunjung, E3 tidak akan diadakan secara langsung pada 2022,” kata operator E3, Entertainment Software Association (ESA), dalam keterangan tertulis, dikutip dari The Verge, Jumat (7/1/2022).
Semula pameran video game ini dijadwalkan berlangsung pada Juni di Los Angeles Convention Center, California, Amerika Serikat. Melansir laporan VentureBeat memperkirakan acara E3 2022 akan diadakan secara online, seperti tahun lalu.
Baca Juga: CES 2022 Tetap Berlangsung Offline Meski Tanpa Google & Facebook
E3 2022 Digelar Online

Mengingat ajang E3 2020 juga dibatalkan karena pandemi virus corona. Adapun peningkatan kasus baru COVID-19 akibat varian Omicron di Amerika Serikat menyebabkan sejumlah acara dibatasi, ditunda dan bahkan dibatalkan.
Bahkan ajang pameran elektronik CES 2022 terpaksa selesai lebih awal, sementara Grammy Awards akan ditunda. Sundance Film Festival membatalkan acara pertemuan langsung dan menggantinya dengan program virtual.
Rata-rata kasus COVID-19 per minggu di Amerika Serikat berjumlah 540.000. Negara tersebut bahkan pernah mengalami lonjakan satu juta kasus dalam 24 jam. Peningkatan kasus COVID-19 juga menyebabkan kenaikan jumlah rawat inap.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




