Jakarta, Gizmologi – vivo mulai memamerkan pendekatan berbeda untuk flagship terbarunya, vivo X300 Ultra. Lewat video teaser, perangkat ini terlihat hadir dengan paket penjualan yang jauh lebih lengkap dibanding smartphone pada umumnya.
Di tengah tren industri yang justru mengurangi isi boks penjualan, vivo mengambil arah sebaliknya. Tidak hanya menyertakan charger 100W dan casing standar, perusahaan juga menyiapkan paket tambahan khusus untuk fotografi.
Langkah ini jelas menarik perhatian, terutama bagi pengguna yang serius di bidang mobile photography. Namun di sisi lain, muncul pertanyaan apakah semua aksesori ini benar-benar dibutuhkan, atau hanya sekadar diferensiasi di atas kertas.
Paket Fotografi vivo X300 Ultra yang Mendekati Kamera Profesional

Dalam vivo X300 Ultra Photography Edition Kit, vivo menghadirkan berbagai aksesori tambahan yang cukup lengkap. Mulai dari casing khusus yang berfungsi sebagai mounting point, hingga camera grip dengan kontrol fisik yang membuat pengalaman memotret terasa lebih “kamera”.
Selain itu, ada juga beberapa ring tambahan yang bisa dipasang di modul kamera. Salah satunya berfungsi sebagai pelindung, sementara lainnya digunakan untuk memasang lensa eksternal dan filter tambahan.
Yang paling menarik, vivo menyertakan dua lensa teleconverter G2 Ultra, yang mampu memperpanjang focal length hingga 200mm dan bahkan 400mm. Di atas kertas, ini membuka potensi fotografi jarak jauh yang jarang ditemukan di smartphone.
Namun, penggunaan lensa eksternal seperti ini biasanya memiliki tantangan tersendiri, mulai dari kualitas optik hingga kemudahan penggunaan. Tidak semua pengguna akan merasa praktis membawa dan memasang aksesori tambahan dalam penggunaan sehari-hari.
Ambisi Besar, Tapi Tidak untuk Semua Orang



Selain lensa, paket ini juga mencakup dudukan tripod untuk stabilitas, serta filter ND 67mm untuk pengaturan exposure. Bahkan, vivo menyertakan strap khusus untuk membawa seluruh perlengkapan ini, menandakan bahwa ekosistemnya memang dirancang serius.
Pendekatan ini menunjukkan bahwa vivo ingin mendorong smartphone sebagai alat fotografi yang lebih serius, bukan sekadar point-and-shoot. Ini bisa jadi langkah menarik untuk menjangkau niche pengguna yang lebih spesifik.
Namun, kompleksitas ini juga bisa menjadi kelemahan. Semakin banyak aksesori, semakin besar pula potensi friksi dalam penggunaan. Bagi pengguna umum, pengalaman sederhana dan praktis sering kali lebih penting dibanding fleksibilitas ekstrem.
Pada akhirnya, vivo X300 Ultra dengan Photography Kit menawarkan sesuatu yang berbeda di pasar smartphone. Tapi seperti banyak inovasi niche lainnya, keberhasilannya akan sangat bergantung pada seberapa besar pengguna benar-benar membutuhkan.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



