Jakarta, Gizmologi – vivo X300e kabarnya akan segera muncul di pasaran karena bocoran ini datang dari GSMA IMEI database yang menghadirkan kode dari vivo X300e. Selain itu, GSMA IMEI database juga menghadirkan XFold 6. Maka dari itu, laporan ini berhasil menarik perhatian para penggemar dan pengamat.
Kemunculan nama X300e menarik perhatian karena menjadi pertama kalinya vivo menggunakan “e” di lini X series. Selama ini, seri X dikenal sebagai etalase teknologi vivo, baik dari sisi kamera maupun performa. Kehadiran varian baru ini memunculkan spekulasi soal arah segmentasi yang ingin dituju.

Di sisi lain, bocoran ini juga hadir tanpa konteks spesifikasi sama sekali. Artinya, untuk saat ini X300e masih sebatas nama. Belum jelas apakah perangkat ini akan menjadi versi lebih terjangkau, versi eksperimen, atau justru hanya strategi branding untuk pasar tertentu.
Baca Juga: vivo X200T Hadir di India sebagai Opsi Flagship yang Lebih Terjangkau
vivo X300e dan Pola Baru di X Series

Jika mengacu pada pola sebelumnya, vivo kerap menggunakan varian tambahan untuk memperluas jangkauan pasar. Model FE biasanya hadir dengan spesifikasi lebih ringkas, sementara varian T mencoba menawarkan keseimbangan harga dan performa. X300e berpotensi mengikuti pendekatan serupa, meski huruf “e” sendiri belum pernah dipakai di X series.
Namun, tanpa bocoran spesifikasi atau positioning harga, sulit menilai seberapa relevan X300e nantinya. Ada risiko bahwa penambahan varian justru membingungkan konsumen, terutama jika perbedaan antar model tidak dikomunikasikan dengan jelas. Ini bukan pertama kalinya produsen Android dikritik karena terlalu banyak varian dengan perbedaan tipis.
X Fold6 Ikut Terendus, Tapi Masih Minim Informasi

Menariknya, vivo X Fold6 juga terdeteksi di database yang sama. Meski tidak membawa informasi baru, kemunculan ini menguatkan indikasi bahwa vivo memang sedang menyiapkan beberapa produk besar sekaligus. Rumor sebelumnya menyebut X Fold6 akan dibekali Snapdragon 8 Gen 5 dan kamera 200MP, dengan peluncuran sekitar pertengahan 2026.
Di atas kertas, spesifikasi tersebut terdengar ambisius. Namun pasar ponsel lipat masih menghadapi tantangan harga dan daya tahan. Jika vivo tidak mampu menekan harga atau menawarkan keunggulan nyata, X Fold6 berisiko hanya menjadi etalase teknologi, bukan produk massal.
Untuk saat ini, baik vivo X300e maupun X Fold6 masih berada di wilayah spekulasi. vivo punya rekam jejak kuat di inovasi hardware, tetapi eksekusinya tetap akan menentukan apakah penambahan model ini benar benar dibutuhkan pasar atau sekadar menambah panjang daftar produk.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



