Jakarta, Gizmologi – Microsoft mulai menguji tampilan web baru untuk Xbox Cloud Gaming sejak 26 Januari. Pembaruan ini masih bersifat preview dan ditujukan untuk pengguna yang ingin mencoba lebih awal arah baru pengembangan layanan cloud gaming milik Xbox. Uji coba ini menjadi fondasi bagi Microsoft untuk mempercepat pengembangan fitur dan pengalaman bermain ke depannya.
Selama beberapa tahun terakhir, Xbox Cloud Gaming berkembang cukup pesat sebagai solusi bermain tanpa konsol. Namun, dari sisi antarmuka web, pengalaman pengguna cenderung terasa fungsional saja dan belum sepenuhnya optimal. Melalui pembaruan ini, Microsoft tampaknya ingin merapikan alur navigasi sekaligus menyegarkan tampilan agar lebih modern dan intuitif.
Karena masih berstatus preview, pembaruan ini belum sepenuhnya matang. Beberapa fitur lama belum tentu tersedia, dan potensi bug masih bisa ditemui. Artinya, pengalaman yang ditawarkan saat ini lebih cocok bagi pengguna yang penasaran dan siap menerima keterbatasan.
Baca Juga: GTA 6 Berpotensi Meluncur Tanpa Versi Fisik di Awal
Tampilan Baru dan Alur Navigasi yang Lebih Sederhana

Dalam versi preview ini, pengguna bisa saja melihat perubahan pada navigasi serta tampilan visual Xbox Cloud Gaming di browser. Desainnya dibuat lebih segar dengan alur penggunaan yang diklaim lebih jelas, mulai dari pemilihan game hingga proses bermain. Microsoft menyebut pembaruan ini sebagai langkah awal untuk membangun pengalaman web yang lebih fleksibel ke depan.
Namun, karena masih tahap uji coba, tidak semua fungsi berjalan sempurna. Beberapa menu bisa terasa berbeda dari versi lama, dan sebagian fitur mungkin belum aktif. Microsoft secara terbuka mengakui bahwa perubahan akan terus dilakukan selama masa preview, sehingga pengalaman pengguna bisa berubah sewaktu-waktu.
Masukan Pengguna Jadi Kunci Pengembangan
Microsoft membuka akses preview ini secara opsional melalui pengaturan Preview Features di xbox.com/play. Pengguna juga bisa kembali ke tampilan lama kapan saja, sehingga risiko mencoba versi baru relatif kecil. Pendekatan ini memberi ruang bagi Microsoft untuk mengumpulkan masukan tanpa mengganggu seluruh basis pengguna.
Di sisi lain, ketergantungan pada umpan balik pengguna juga menunjukkan bahwa arah pengembangan belum sepenuhnya final. Bagi sebagian pemain, pendekatan “coba dulu” ini bisa terasa kurang meyakinkan, terutama jika stabilitas menjadi prioritas utama. Jika Microsoft tidak cepat merespons masukan, pembaruan ini berisiko hanya menjadi perubahan kosmetik.
Secara keseluruhan, uji coba tampilan web baru Xbox Cloud Gaming menunjukkan niat serius Microsoft untuk memperbaiki pengalaman cloud gaming di browser. Potensinya menjanjikan, tetapi keberhasilannya sangat bergantung pada seberapa cepat dan konsisten Microsoft menyempurnakan fitur yang masih terasa setengah jadi.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



