Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Xiaomi Mi 10T & Mi 10T Pro, Flagship Terbaru dengan Layar 144Hz

0 4.344

Seolah tak cukup merilis beberapa Mi 10 series, Xiaomi kembali perkenalkan lini seri flagship jelang penghujung akhir kuartal ketiga di tahun 2020 ini. Melalui sebuah acara daring yang fokus untuk wilayah Eropa, selain smartphone, Xiaomi juga perkenalkan perangkat smart TV premium serta hadirkan sebuah smartwatch.

Untuk smartphone flagshipnya, diperkenalkan Xiaomi Mi 10T series dalam tiga varian. Varian biasa dan Pro punya spesifikasi yang identik, hanya berbeda di sensor utama serta konfigurasi memori saja. Keduanya sama-sama memiliki layar paling canggih dari Xiaomi, dengan refresh rate 144Hz. Teknologi tersebut bisa dibilang jarang, kecuali pada smartphone gaming seperti ROG Phone 3.

Baca juga: Generasi Ketiga Smartphone Kamera Bawah Layar Xiaomi Siap Meluncur di 2021

Keunggulan Xiaomi Mi 10T & Mi 10T Pro

Xiaomi Mi 10T

Desainnya sekilas menyerupai Mi10 Ultra, dengan sensor kamera utama yang tak diletakkan sejajar layaknya Mi10 biasa maupun Pro. Yang berbeda adalah bagian depan Mi 10T Pro, dibuat flat alias tidak melengkung di sisi kiri dan kanannya. Layarnya punya diagonal 6,67 inci, beresolusi 1080p dan sudah mendukung sertifikasi HDR10.

Dengan refresh rate mencapai 144Hz, Mi 10T dan Mi 10T Pro mendukung adaptive refresh rate layaknya flagship Samsung seperti Note20 Ultra. Ketika sedang tidak diperlukan, layarnya akan gunakan refresh rate rendah sampai 30Hz untuk menghemat daya. Oh ya, panelnya masih LCD dan bukan AMOLED, sehingga sensor sidik jari diletakkan menyatu dengan tombol power.

Keduanya menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon 865 tanpa Plus, menjalankan MIUI 12 berbasis Android 10. Mi 10T hadir dengan varian standar 6GB/128GB, sementara Mi 10T Pro di 8GB/128GB. Disediakan dua slot kartu SIM, sensor NFC serta sensor inframerah yang jadi ciri khas banyak smartphone Xiaomi.

Xiaomi Mi 10T Pro punya tiga kamera utama, tidak sebanyak Mi Note 10 dengan dua sensor telefoto. Selain sensor utama 108MP f/1.7 yang dilengkapi dengan OIS, terdapat sensor 13MP f/2.4 ultra wide-angle, dan sensor 5MP macro. Jika di modul kameranya terlihat seperti ada empat, yang satu hanyalah hiasan saja. Mungkin supaya terlihat simetris.

Sementara Mi 10T punya sensor utama 64MP f/1.9, dan tidak dilengkapi OIS. Namun keduanya sama-sama punya kamera depan 20MP, dan mampu rekam video hingga resolusi 8K. Xiaomi berikan fitur gimmick menarik, seperti Video Clones, Dual Video untuk rekam dengan kamera depan dan belakang, serta enam mode khusus untuk foto long exposure.

Kapasitas baterai 5,000 mAh di Mi 10T diklaim bisa digunakan hingga dua hari pemakaian. Sementara pengisian dayanya sudah mencapai 33 watt, dan Xiaomi sudah menyertakan charger 33 watt dalam paket penjualannya. Setup speaker stereo ditingkatkan dengan sertifikasi Hi-Res Audio, serta X-axis linear vibration untuk efek getar lebih imersif.

Harga Xiaomi Mi 10T Mulai Rp8 Jutaan

Mi 10T Pro

Keduanya bakal hadir dengan harga yang relatif terjangkau untuk ukuran sebuah smartphone flagship. Xiaomi Mi 10T dijual mulai dari 499 Euro (Rp8,7 jutaan), sementara Mi 10T Pro mulai dari 599 Euro (Rp10,4 jutaan). Tersedia mulai besok di situs resmi, belum ada informasi mengenai ketersediaan secara global.

Yang pasti, ini bukanlah seutuhnya suksesor dari Mi 10 yang juga sudah hadir di Indonesia. Jika dibandingkan, Xiaomi Mi 10T punya desain dan bezel lebih tebal, belum gunakan AMOLED 3D curved, tanpa in-display fingerprint sensor serta setup kamera belakang yang lebih sedikit.