Jakarta, Gizmologi – Xiaomi kembali melanjutkan ekspansinya di dunia otomotif, kali ini lewat jalur yang tidak biasa. Xiaomi SU7 Ultra, sedan listrik performa tinggi andalan Xiaomi EV, resmi hadir di Gran Turismo 7. Kehadirannya menandai debut Xiaomi di salah satu franchise simulasi balap paling prestisius di dunia gaming.
Masuknya Xiaomi SU7 Ultra ke Gran Turismo 7 jelas bukan sekadar soal hiburan. Bagi Xiaomi, ini adalah etalase teknologi. Gran Turismo dikenal ketat dalam proses kurasi kendaraan, dengan fokus pada akurasi data dan karakter berkendara. Fakta bahwa SU7 Ultra lolos seleksi memberi sinyal bahwa Xiaomi ingin menempatkan diri sejajar dengan brand otomotif mapan, setidaknya dari sisi performa dan engineering.
Namun, di balik pencapaian tersebut, langkah ini juga memunculkan pertanyaan. Sejauh mana kehadiran di lintasan virtual benar-benar berdampak pada persepsi publik terhadap mobil listrik Xiaomi di dunia nyata? Apalagi, pasar EV global saat ini semakin kompetitif.
Baca Juga: Road to EWC Resmi Diluncurkan, Upaya Menyatukan Esports Global dalam Satu Musim Kompetisi
Dari Lintasan Nyata ke Dunia Simulasi

Xiaomi SU7 Ultra hadir di Gran Turismo 7 melalui update 1.67, dan bisa langsung dikendarai pemain di berbagai sirkuit ikonik. Polyphony Digital menyebut proses digitalisasi mobil ini melibatkan uji langsung dan pertukaran data teknis mendalam dengan tim Xiaomi EV, demi memastikan karakter berkendara yang realistis.
Secara spesifikasi, Xioami SU7 Ultra memang punya modal kuat. Sistem Hyper Tri-Motor dengan konfigurasi dual V8s dan V6s menghasilkan tenaga 1.548 hp, akselerasi 0–100 km/jam di bawah dua detik, serta arsitektur 800V untuk efisiensi dan pengisian daya cepat. Data ini menjadi fondasi penting dalam membangun pengalaman simulasi yang kredibel.
Di sisi lain, Gran Turismo tetaplah dunia virtual. Meski akurasi fisika jadi prioritas, pengalaman bermain tidak selalu mencerminkan kompleksitas kepemilikan EV performa tinggi di dunia nyata, mulai dari biaya, infrastruktur, hingga konsistensi performa jangka panjang.
Jadi Strategi Branding Terbaru Bagi Xiaomi SU7 Ultra
Masuknya Xiaomi SU7 Ultra ke Gran Turismo 7 juga bisa dibaca sebagai strategi branding global. Xiaomi membawa mobilnya ke hadapan audiens gamer dan petrolhead yang biasanya skeptis terhadap pemain baru di industri otomotif, apalagi dari latar belakang teknologi konsumen.
Langkah ini efektif untuk membangun awareness, terutama di pasar internasional yang belum tentu mengenal Xiaomi sebagai produsen mobil. Tantangan lap-time resmi dan eksposur global memberi nilai tambah yang sulit dicapai lewat pameran otomotif konvensional.
Namun, eksposur digital tetap perlu dibuktikan dengan produk nyata. Rekor Nürburgring memang impresif, tapi konsumen pada akhirnya akan menilai dari kualitas produksi massal, layanan purna jual, dan konsistensi teknologi di jalan raya. Gran Turismo 7 memberi Xiaomi panggung besar, tetapi pembuktian sesungguhnya tetap terjadi di dunia nyata.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



